Netizen Panik Temukan Bumbu Rasa Babi di Dapur, Fakta Sebenarnya Mengejutkan!

Ket. Netizen Heboh Bumbu Kaldu Rasa Babi.

Doc: Instagram/TikTok @halalcorner

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Jagat maya kembali dihebohkan dengan kabar kontroversial yang bikin banyak orang salah paham. Seorang wanita membagikan video saat dirinya memasak ayam menggunakan bumbu instan dengan label “Pork Savor” alias kaldu rasa babi. 

Seketika unggahan itu viral dan memicu kepanikan publik, terlebih karena produk tersebut mirip dengan merek bumbu populer yang sudah melekat di hati masyarakat Indonesia.

Dalam video yang beredar, tampak jelas kemasan bumbu berwarna kuning dengan tulisan besar “Pork Savor.” Banyak yang mengira bahwa itu adalah produk Masako, merek bumbu dari PT Ajinomoto Indonesia yang selama ini dipercaya masyarakat. 

Netizen pun langsung ramai menanyakan keaslian produk tersebut. Apakah benar ada bumbu varian rasa babi yang beredar di Indonesia?

Menanggapi keresahan tersebut, PT Ajinomoto Indonesia akhirnya angkat bicara. 

Dilansir dari akun Instagram @halalcorner dan @aishamaharani, pihak Ajinomoto menegaskan bahwa “Pork Savor” bukan produk Indonesia, melainkan produk Ajinomoto Filipina. Produk tersebut tidak diproduksi dan tidak dijual di pasar Indonesia.

Pihak Ajinomoto Indonesia juga memastikan bahwa semua produknya telah mendapat sertifikasi halal dari BPJPH, termasuk bumbu Masako yang selama ini dikenal masyarakat luas. 

Di Indonesia, varian Masako hanya tersedia tiga rasa, yaitu ayam, sapi, dan jamur. Tidak ada satupun produk dengan kandungan atau varian babi yang dipasarkan di Tanah Air.

Lebih lanjut, mereka juga meluruskan kesalahpahaman publik. Meski kemasan “Pork Savor” sekilas mirip dengan Masako berwarna kuning, namun faktanya produk itu bukan Masako dan tidak pernah diproduksi di Indonesia. 

Dengan kata lain, masyarakat tidak perlu khawatir akan kehalalan produk bumbu dapur yang ada di pasaran lokal.

Kontroversi ini menimbulkan beragam komentar netizen. Ada yang mengaku sempat kaget dan takut menggunakan bumbu instan lagi, namun banyak juga yang akhirnya lega setelah klarifikasi resmi keluar.

“Alhamdulillah, akhirnya terjawab. Soalnya sempat panik lihat videonya di FYP TikTok,” tulis seorang warganet.

“Syukurlah semua produk Ajinomoto di Indonesia halal. Kalau pun ada varian babi, pasti produksinya dipisahkan,” sahut lainnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa informasi yang viral di media sosial seringkali menimbulkan kesalahpahaman. Untungnya, pihak Ajinomoto cepat memberikan klarifikasi sehingga kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN