Viral! Pernikahan di Pinrang Batal, Pengantin Wanita Bercadar Ternyata Pria Langsung Babak Belur Diamuk Massa

Ket. Cadar Dibuka, Mempelai Wanita Ternyata Pria, Emosi Warga Meledak!

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kisah pernikahan viral dari Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, murni drama yang tak diduga siapa pun. Acara ijab kabul yang telah mencapai puncak emosional berubah menjadi momen kehebohan begitu identitas "pengantin wanita" terungkap karena ternyata dirinya adalah seorang pria. Video peristiwa ini menyebar cepat, memicu gelak, kecaman, dan keprihatinan di kalangan netizen.

Awal Cerita dan Modus Penyamarannya

Mempelai wanita, berinisial S (25), muncul dengan cadar tebal dan suaranya pun sengaja dibuat lembut sehingga cukup meyakinkan sebagai perempuan. Ia dan sang calon suami, R (25), pertama kali bertemu via TikTok pada Juni 2025. R tertarik hingga hubungan dilanjutkan lewat WhatsApp. S bahkan memakai identitas palsu sebagai “Widya Musdalifah”, mengaku yatim piatu dan hidup sebatang kara menjadi cerita yang membuat R iba dan mengirim total Rp30 juta kepada S selama berkencan.

Kecurigaan Memuncak Jelang Akad

Semua berjalan mulus hingga tiba di momen sakral yakni akad nikah pada 12 Agustus 2025. Saat penghulu meminta KTP pelaku, S tak mampu menunjukkannya, memicu kecurigaan keluarga R. Permintaan untuk membuka cadar ditolak S, hingga akhirnya keluarga membuka cadar secara paksa dan baru terungkap bahwa “Widya” adalah pria. Wajah asli S yang berkumis dan berjenggot mengejutkan semua yang hadir.

Reaksi Massa: Kekerasan di Tengah Publik

Sejurus setelah penyamaran terungkap, kemarahan membuncah. S dipukuli oleh keluarga R dan warga setempat, terluka dan bahkan tangan terikat sebelum polisi tiba. Aksi penduduk itu terekam video dan ramai diperbincangkan, meski sempat menimbulkan kekhawatiran soal proporsionalitas penggunaan kekerasan.

Penanganan Kepolisian

Tak lama kemudian pihak Polres Pinrang turun tangan. S ditangkap dalam keadaan luka dan tangan terikat, lalu dibawa ke Mapolres untuk pemeriksaan lanjutan. Kapolsek Lembang, Iptu Ridwan Mustari, mengonfirmasi bahwa S diamankan sejak Selasa siang. Status hukum hingga kini masih dalam tahap penyidikan lanjutan. Motif penyamaran semakin jelas yakni untuk menikahi R dan meraih keuntungan materi. Polisi pun berjanji akan mendalami kemungkinan adanya korban lain.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN