Kenali Ciri dan Gejala Borderline Personality Disorder yang Pernah Dialami Ariel Tatum
JAKARTA,KUCANTIK.COM - Borderline Personality Disorder (BPD) adalah gangguan kepribadian yang memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, dan berinteraksi dengan orang lain.
Gangguan ini sering ditandai oleh ketidakstabilan emosi, citra diri yang goyah, serta pola hubungan yang intens namun tidak stabil.
Di Indonesia, BPD mulai dikenal publik setelah beberapa selebritas, salah satunya Ariel Tatum, secara terbuka mengaku mengidapnya.
Apa itu BPD?
BPD termasuk dalam kategori gangguan kepribadian pada Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5).
Penderitanya cenderung memiliki emosi yang sangat intens, berubah-ubah secara cepat, dan sulit mengelola perasaan tersebut. Hal ini bisa memengaruhi hubungan sosial, pekerjaan, hingga kualitas hidup sehari-hari.
Gejala Umum BPD
Meski gejala dapat bervariasi pada setiap orang, beberapa tanda umum BPD meliputi:
Perubahan emosi yang cepat dan intens. Perasaan bisa berubah dari bahagia menjadi sangat sedih atau marah hanya dalam hitungan menit.
Takut ditinggalkan. Penderita BPD sering kali merasa cemas berlebihan terhadap kemungkinan ditinggalkan, bahkan dalam hubungan yang sehat.
Rekomendasi juga buat kamu:
Hubungan yang tidak stabil. Pola hubungan sering berubah antara idealisasi (menganggap orang sangat baik) dan devaluasi (menganggap orang buruk).
Citra diri yang tidak konsisten. Kesulitan mengenali jati diri atau tujuan hidup yang jelas.
Perilaku impulsif. Termasuk menghamburkan uang, makan berlebihan, menyetir ugal-ugalan, atau tindakan berisiko lainnya.
Perasaan kosong yang kronis yang ditandai dengan sering merasa hampa atau tidak berarti.
Kesulitan mengontrol amarah, seperti amarah meledak-ledak atau perasaan kesal yang terus menerus.
BPD dan Ariel Tatum
Ariel Tatum, aktris dan penyanyi Indonesia, pernah secara terbuka mengaku mengidap BPD. Ia mengatakan bahwa kondisinya membuat ia mengalami kesulitan mengendalikan emosi dan sering kali merasa kelelahan secara mental.
Untuk menjaga stabilitas, Ariel menjalani terapi profesional dan mempraktikkan meditasi sebagai bagian dari manajemen emosinya. Keberaniannya berbicara tentang BPD membantu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Hingga kini, penyebab pasti BPD belum diketahui.
Namun untuk kasus di luaran, para ahli percaya bahwa kombinasi faktor biologis, genetik, dan lingkungan berperan, seperti riwayat trauma masa kecil atau pelecehan, ketidakstabilan lingkungan keluarga, faktor keturunan, dan ketidakseimbangan zat kimia otak yang mengatur emosi.
Borderline Personality Disorder adalah kondisi serius yang membutuhkan perhatian medis dan dukungan sosial. Kisah Ariel Tatum menjadi pengingat bahwa gangguan ini bisa dialami siapa saja, termasuk figur publik.
Dengan diagnosis yang tepat, dukungan keluarga, dan terapi yang konsisten, penderita BPD dapat hidup lebih stabil dan produktif. Masyarakat pun diharapkan lebih peduli terhadap isu kesehatan mental, agar stigma terhadap penderita semakin berkurang.***
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Kenali Ciri dan Gejala Borderline Personality Disorder yang Pernah Dialami Ariel Tatum .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!