Gemas! Presiden Peru Tebar Love Sign di Istana Merdeka, Prabowo Cuma Senyum Manis Anak SD Histeris!

Ket. Potret love sign Presiden Peru Dina Ercilia Boluarte Zegarra saat kunjungan ke Istana Negara

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Istana Merdeka mendadak dipenuhi suasana hangat dan penuh keceriaan saat Presiden Republik Peru, Dina Ercilia Boluarte Zegarra, memberikan kejutan manis di tengah prosesi kenegaraan. 

Bukan sekadar pertemuan diplomatik biasa, kunjungan resmi pada Senin, 11 Agustus 2025 ini justru diwarnai gestur unik yang membuat anak-anak SD histeris gembira dan membuat Presiden Prabowo Subianto tersenyum lebar.

Saat Dina berjalan di karpet biru bersama Prabowo untuk melakukan inspeksi pasukan, barisan anak-anak sekolah dasar (SD)  yang sudah siap menyambut sang presiden wanita ini pun dengan sigap langsung mengibarkan bendera Indonesia dan Peru. 

Namun, yang membuat momen ini jadi tak terlupakan adalah ketika Dina, tanpa ragu, mengangkat tangan membentuk love sign ke arah mereka.

Sontak, riuh sorak anak-anak memenuhi udara. Beberapa bahkan tampak membalas dengan lambaian tangan penuh semangat. Prabowo, yang berjalan di sisi Dina, terlihat menahan senyum sambil melirik ke arah kerumunan kecil yang semakin antusias.

Dina tiba di Istana Merdeka tepat pukul 10.08 WIB dengan iring-iringan pasukan bermotor dan berkuda yang melintasi kawasan Monas, memberikan nuansa megah sekaligus khidmat. 

Prabowo, yang sudah menunggu di depan Istana dengan peci hitam khasnya, menyambut Dina yang tampil anggun dalam balutan dress hijau.

Setelah berjabat tangan hangat, keduanya berdiri berdampingan untuk menyanyikan lagu kebangsaan masing-masing negara sebelum memulai inspeksi pasukan. 

Prosesi berlanjut dengan masuknya kedua pemimpin ke dalam Istana Merdeka, yang mana Dina menandatangani buku tamu kenegaraan, disusul pertemuan tête-à-tête yang berlangsung dalam suasana akrab.

Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan formal. Dina datang ke Indonesia sebagai kunjungan balasan setelah sebelumnya Prabowo mengunjungi Peru.

Hubungan diplomatik kedua negara semakin menguat, namun gestur sederhana dari Dina berhasil menunjukkan bahwa politik internasional pun bisa dibungkus dengan sentuhan kemanusiaan.

Bagi banyak yang hadir, momen love sign ini menjadi simbol bahwa diplomasi tak selalu kaku. Kadang, senyum tulus dan sapaan hangat justru mampu menghapus sekat formalitas, menjembatani jarak, dan meninggalkan kesan yang jauh lebih membekas.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN