Imbas Banyak Kecelakaan, Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara Mulai 1 Agustus 2025, Ini Cara Refund Tiketnya
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pemerintah resmi mengumumkan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Rinjani mulai 1 Agustus hingga 10 Agustus 2025. Keputusan ini diambil sebagai tindak lanjut dari serangkaian insiden kecelakaan yang terjadi belakangan ini di jalur wisata pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi @btn_gn_rinjani dan @ayoketamannasional_official di Instagram. Dalam keterangan resminya, Balai TNGR menyatakan bahwa penutupan sementara ini merupakan hasil rekomendasi dari dua rapat koordinasi penting yang diadakan pada 18 Juli dan 22 Juli 2025. Rapat tersebut dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) bersama pemangku kepentingan lainnya.
“Destinasi Wisata Pendakian TN Gunung Rinjani DITUTUP SEMENTARA terhitung mulai tanggal 1 Agustus 2025 sampai dengan 10 Agustus 2025,” tulis pengumuman tersebut, dikutip Rabu (23/7/2025).
Opsi Refund dan Reschedule untuk Pendaki
Bagi para pendaki yang telah membeli tiket masuk untuk periode penutupan tersebut, pihak Taman Nasional memberikan dua opsi: reschedule atau refund.
Pendaki dapat menjadwalkan ulang pendakian selama musim pendakian 2025 masih berlangsung, atau mengajukan klaim pengembalian biaya tiket dan asuransi jika memilih membatalkan perjalanan.
Permintaan Khusus dari Menko Polkam
Penutupan jalur pendakian ini juga merupakan respons terhadap permintaan langsung dari Menko Polkam Budi Gunawan, yang menegaskan pentingnya keselamatan pengunjung.
Dalam keterangan persnya pada Sabtu (19/7), Budi menyampaikan bahwa pemerintah mengambil langkah tegas menyusul rentetan kecelakaan yang melibatkan pendaki.
“Hari ini (Jumat, 18 Juli 2025) Kemenko Polkam bersama Basarnas, Balai TNGR, TNI, Polri, Pemprov NTB, Dinas Pariwisata, dan pihak terkait lainnya telah menggelar rapat koordinasi untuk merespons rentetan insiden jatuhnya pendaki. Kami sepakat jalur pendakian Gunung Rinjani ditutup sementara secara total hingga pemberitahuan lebih lanjut,” ujar Budi.
Rekomendasi juga buat kamu:
Perbaikan SOP dan Fasilitas Keselamatan
Selama masa penutupan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pendakian dan evakuasi darurat. Perbaikan juga akan dilakukan terhadap fasilitas keamanan dan sarana darurat di sepanjang jalur pendakian.
Sebelum jalur dibuka kembali, akan dilakukan verifikasi kelayakan oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan Mountaineering Indonesia. Pembukaan jalur hanya akan dilakukan apabila semua pihak menyatakan jalur tersebut aman untuk digunakan kembali.
“Keselamatan jiwa pendaki adalah prioritas. Jalur hanya dibuka kembali jika seluruh standar keamanan telah terpenuhi melalui koordinasi lintas instansi,” tegas Menko Polkam.
Langkah ini diambil untuk memastikan Gunung Rinjani tetap menjadi destinasi pendakian yang aman dan layak bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Imbas Banyak Kecelakaan, Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara Mulai 1 Agustus 2025, Ini Cara Refund Tiketnya .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!