Airlangga: Tak Ada Perubahan Regulasi Ketenagakerjaan atas Permintaan Trump
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menjadi pimpinan delegasi Indonesia saat bernegosiasi mengakui kalau seluruh poin dalam berkas Joint Statement terkait Perjanjian Perdagangan Timbal Balik (Agreement on Reciprocal Trade) antara Indonesia dan AS telah melalui proses kesepakatan bersama.
Pernyataan itu disampaikan Airlangga di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta,Rabu (23/7), menanggapi dokumen resmi Joint Statement AS-RI yang dirilis Gedung Putih, Selasa (22/7), waktu setempat.“Semua sudah disepakati kedua belah pihak,” sebagaimana diakui Airlangga.
Menanggapi isu bahwa Amerika Serikat meminta Indonesia mengubah regulasi ketenagakerjaan, Airlangga membantah adanya perubahan.
“Semua sudah dalam pembahasan, itu juga tidak ada perubahan. Hanya minta complied (patuh) dengan regulasi dan itu sudah kita lakukan,” katanya.
Berkaitan dengan isu perlindungan data pribadi, Airlangga mengatakan mekanisme transfer data pribadi sudah berjalan dengan prinsip tanggung jawab negara.
“Itu sudah. Tranfer data pribadi yang bertanggung jawab dengan negara yang bertanggung jawab,” katanya.
Rincian Kesepakatan
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (23/7) mengumumkan rincian kesepakatan negosiasi tarif dengan Indonesia. Dia menyatakan kesepakatan tarif itu dapat membawa terobosan besar bagi sektor manufaktur, pertanian, serta digital AS.
“Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan perdagangan penting dengan Indonesia yang akan memberi warga Amerika akses pasar di Indonesia yang dulunya dianggap mustahil,” sebut Gedung Putih, dalam pengumuman resminya Rabu (23/7).
Trump telah menyampaikan kesepakatan perdagangan yang tangguh akan menguntungkan para pekerja, eksportir, petani, dan inovator digital AS. Menurut Trump, kesepakatan itu menjadi tanda kemenangan yang akan dirasakan oleh seluruh warga AS.
Dalam kesepakatan tarif itu, Indonesia akan meringankan pembatasan ekspor mineral kritis dari negara ke AS.
Trump juga menyebut Indonesia sepakat untuk menjadi pasar terbuka bagi produk industri, teknologi, dan pertanian asal AS dengan menghapus 99 persen hambatan tarif.
Sebagai imbalannya, produk asal Indonesia yang masuk ke pasar AS akan dikenakan tarif sebesar 19 persen, sementara produk buatan Amerika akan masuk ke Indonesia tanpa tarif alias nol persen.
“AS kini akan menjual produk buatan Amerika ke Indonesia dengan tarif 0 persen, sementara Indonesia akan membayar 19 persen untuk semua produk mereka yang masuk ke AS. Pasar Terbaik di Dunia!” tegas Trump.
Selain itu, Indonesia juga disebutkan akan memasok mineral-mineral kritis ke AS dan menandatangani kontrak besar senilai puluhan miliar dollar AS, termasuk pembelian pesawat Boeing, produk pertanian Amerika, dan energi asal AS.
“Kesepakatan ini adalah kemenangan besar bagi produsen mobil, perusahaan teknologi, pekerja, petani, peternak, dan manufaktur kita. make America, great again!” pungkas Trump.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Airlangga: Tak Ada Perubahan Regulasi Ketenagakerjaan atas Permintaan Trump .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!