5 Kesalahan Skincare yang Bisa Mempercepat Penuaan Kulit, Apa Saja?

Ket. 5 Kesalahan Skincare yang Bisa Mempercepat Penuaan Kulit, Apa Saja?

Doc: Magnific

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Seiring bertambahnya usia, perubahan pada kulit seperti munculnya garis halus, kerutan, hingga berkurangnya elastisitas merupakan hal yang wajar. Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan sehari-hari juga dapat memengaruhi seberapa cepat tanda-tanda penuaan muncul?

Perawatan kulit ternyata bukan hanya soal menggunakan produk anti-aging yang sedang populer. Memahami kebutuhan kulit dan menghindari kebiasaan yang berpotensi merusaknya juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan kulit.

Dilansir dari American Academy of Dermatology (AAD), paparan sinar matahari dan kebiasaan sehari-hari dapat mempercepat proses penuaan kulit. Hal ini turut didukung penelitian Hughes dan kolega yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Internal Medicine pada 2013.

Studi yang melibatkan 903 orang dewasa tersebut menemukan bahwa penggunaan sunscreen setiap hari berkaitan dengan perkembangan tanda-tanda penuaan kulit yang lebih lambat dibandingkan penggunaan sesekali.

Lantas, apa saja kesalahan perawatan kulit yang sebaiknya dihindari seiring bertambahnya usia? Berikut ulasannya.

1. Melewatkan Sunscreen dalam Rutinitas Harian

Menggunakan sunscreen hanya ketika pergi ke pantai atau beraktivitas di luar ruangan merupakan kebiasaan yang perlu diubah. Paparan sinar ultraviolet dapat memicu photoaging, yaitu penuaan kulit akibat sinar matahari yang ditandai dengan munculnya kerutan, flek hitam, dan tekstur kulit tidak merata.

Oleh karena itu, gunakan sunscreen dengan perlindungan spektrum luas minimal SPF 30 setiap hari sebelum beraktivitas di luar ruangan. Jangan lupa mengaplikasikan ulang sesuai petunjuk produk, terutama setelah berkeringat atau berada lama di bawah sinar matahari.

2. Terlalu Sering Mengganti Produk Skincare

Mencoba produk skincare baru memang menyenangkan, terutama ketika banyak produk menawarkan manfaat untuk membuat kulit lebih cerah dan tampak awet muda.

Namun, terlalu sering mengganti produk justru dapat membuat seseorang kesulitan mengetahui kandungan mana yang cocok atau berpotensi memicu iritasi pada kulit.

Sebaiknya, bangun rutinitas perawatan dasar yang konsisten, seperti membersihkan wajah, menggunakan pelembap, dan mengaplikasikan sunscreen. Jika ingin mencoba bahan aktif anti-aging, masukkan secara bertahap agar kulit memiliki waktu untuk beradaptasi.

3. Mengabaikan Pelembap karena Kulit Berminyak

Memiliki kulit berminyak bukan berarti seseorang boleh melewatkan penggunaan pelembap. Seiring bertambahnya usia, kulit cenderung menjadi lebih kering sehingga membutuhkan perawatan yang dapat membantu mempertahankan kelembapannya.

Menurut AAD, pelembap dapat membantu menahan air di kulit sehingga garis-garis halus tampak lebih samar. Pilih pelembap sesuai jenis kulit. Misalnya, formula ringan dengan label nonkomedogenik dapat menjadi pilihan bagi pemilik kulit yang mudah berjerawat.

4. Menggunakan Bahan Aktif secara Berlebihan

Keinginan mendapatkan hasil anti-aging dengan cepat terkadang membuat seseorang menggunakan terlalu banyak bahan aktif sekaligus.

Padahal, kombinasi produk yang tidak sesuai atau penggunaan berlebihan dapat memicu berbagai masalah, seperti kemerahan, rasa perih, hingga kulit mengelupas.

Jika ingin menggunakan retinol atau retinoid, mulailah dengan frekuensi rendah dan tingkatkan secara bertahap sesuai toleransi kulit. Hentikan sementara penggunaan produk yang menyebabkan iritasi dan konsultasikan dengan dokter kulit apabila keluhan terus berlanjut.

5. Berharap Hasil Instan dari Produk Anti-Aging

Krim anti-aging tidak dapat menghentikan proses penuaan alami. Karena itu, penting untuk berhati-hati terhadap berbagai klaim produk yang menjanjikan hasil instan.

Perubahan kondisi kulit biasanya membutuhkan waktu. Hasilnya juga bergantung pada kandungan produk, kondisi kulit, serta konsistensi pemakaian.

Daripada membeli banyak produk sekaligus, prioritaskan perawatan dasar yang tepat dan perlindungan dari paparan sinar matahari. Tujuan perawatan kulit bukan untuk menghilangkan seluruh tanda penuaan, melainkan menjaga kulit tetap sehat dan terawat.

Merawat kulit seiring bertambahnya usia sebenarnya tidak harus rumit atau mahal. Dengan menghindari kebiasaan yang kurang tepat, memahami kebutuhan kulit, dan menjalani rutinitas secara konsisten, kesehatan kulit dapat terjaga dalam jangka panjang.

Penuaan merupakan proses alami yang tidak bisa dihindari. Namun, kulit yang sehat dan terawat tetap bisa menjadi bagian dari rasa percaya diri pada setiap tahap kehidupan.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN