Kemenkes Perluas Vaksin HPV Gratis untuk Anak Laki-Laki, Ini Daftar Provinsinya
Jum'at, 30 Okt 2026, 22:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berencana memperluas program vaksinasi human papillomavirus (HPV) gratis untuk anak laki-laki ke enam provinsi pada 2027.
Perluasan program tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan cakupan imunisasi rutin di masing-masing daerah.
Direktur Imunisasi Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Indri Yogyaswari, menjelaskan bahwa perluasan program vaksinasi HPV harus tetap berjalan tanpa mengganggu pelaksanaan imunisasi rutin lainnya.
Menurutnya, Kemenkes terlebih dahulu mempertimbangkan kesiapan cakupan imunisasi rutin sebelum memperkenalkan maupun memperluas program vaksin baru.
"Jadi, kami tidak ingin meninggalkan yang rutin kemudian mengadopsi imunisasi baru. Takutnya ada kesenjangan, takutnya fokusnya pada yang baru, meninggalkan yang rutin," ujar Indri secara virtual dalam temu media yang diinisiasi RCCE Indonesia bersama Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Kamis (29/10/2026).
Pada 2026, program vaksinasi HPV untuk anak laki-laki baru dilaksanakan di tiga provinsi, yaitu DKI Jakarta, Yogyakarta, dan Bali. Selanjutnya, pada 2027, Kemenkes berencana menambah tiga provinsi lagi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten.
Indri menjelaskan bahwa pemilihan wilayah tersebut bertujuan memastikan perluasan vaksinasi HPV tidak menyebabkan pelayanan imunisasi rutin lainnya terabaikan.
"Itu daerah-daerah (3 provinsi baru) yang cakupan imunisasi rutinnya sudah cukup baik," katanya.
Mengapa Anak Laki-Laki Perlu Mendapatkan Vaksin HPV?
Vaksin HPV selama ini kerap dikaitkan dengan upaya pencegahan kanker serviks pada perempuan. Padahal, virus human papillomavirus juga dapat menginfeksi laki-laki dan meningkatkan risiko sejumlah penyakit, termasuk kanker penis, kanker anus, serta kanker orofaring.
Ahli Konsultan Infeksi dan Penyakit Tropis Anak, Prof. Hinky Hindra Irawan Satari, menjelaskan bahwa HPV tidak hanya menyerang perempuan.
Oleh karena itu, vaksinasi HPV pada anak laki-laki juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan infeksi HPV beserta berbagai penyakit yang dapat ditimbulkannya.
Pemberian vaksin sejak usia anak bertujuan membentuk perlindungan sebelum seseorang berisiko terpapar virus tersebut.
"Vaksinasi HPV yang diberikan pada usia 9â14 tahun dapat menggunakan satu dosis sesuai program yang berlaku. Dan, vaksinasi pada kelompok usia tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam upaya pencegahan sejak dini," ujar Prof. Hinky.
Cakupan Vaksinasi HPV Masih Belum Merata
Meski program vaksinasi HPV terus diperluas, cakupan imunisasi di Indonesia hingga kini masih belum merata.
Indri menyebutkan bahwa cakupan vaksinasi HPV pada anak perempuan secara nasional telah mencapai 83,5 persen. Sementara itu, cakupan vaksinasi pada anak laki-laki di DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Bali mencapai 88 persen.
Namun, masih terdapat sembilan provinsi dengan cakupan vaksinasi di bawah 45 persen. Wilayah tersebut meliputi Maluku Utara, Papua Barat, Sulawesi Barat, Aceh, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua, dan Papua Pegunungan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pemerataan perlindungan kesehatan melalui program imunisasi. Kemenkes perlu memastikan perluasan vaksinasi HPV berjalan beriringan dengan penguatan program imunisasi rutin lainnya.
Melalui perluasan program secara bertahap, pemerintah berharap semakin banyak anak laki-laki mendapatkan perlindungan terhadap HPV sejak dini.
Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan tanpa mengurangi perhatian terhadap pemberian imunisasi dasar lainnya yang juga memiliki peran penting bagi kesehatan anak.
- Vaksin HPV Gratis
- Vaksin HPV Laki Laki
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.