- Home
-
- Entertainment
-
- Jennifer Lawrence Ngaku ...
Jennifer Lawrence Ngaku Operasi Payudara demi Jadi Ibu Seksi, Ingin Facelift hingga Radiofrekuensi!
Jum'at, 30 Okt 2026, 10:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Jennifer Lawrence kembali mencuri perhatian setelah blak-blakan membahas keinginannya untuk tetap tampil seksi setelah menjadi ibu. Aktris pemeran The Hunger Games tersebut mengungkap bahwa dirinya telah menjalani operasi pembesaran payudara demi mendapatkan penampilan yang diinginkan.
Pengakuan ini menjadi sorotan karena Jennifer secara terbuka membicarakan prosedur kecantikan yang dijalaninya maupun perawatan yang masih ingin dicoba. Bagi bintang Hollywood tersebut, menjadi ibu bukan berarti harus mengesampingkan keinginan untuk merawat diri dan mempertahankan penampilan yang membuatnya percaya diri.
Dalam wawancara dengan The Cut, Jennifer bahkan mengungkapkan keinginannya untuk terlihat menarik ketika menjalani rutinitas sehari-hari bersama anak-anaknya.
"Aku ingin menjadi ibu yang seksi. Saat mengantar anak ke sekolah, aku ingin terlihat seperti perempuan yang hidupnya tertata, meskipun baru bangun tidur dan sebenarnya belum siap menghadapi hari," ungkap Jennifer.
Pernyataan tersebut memperlihatkan sisi lain Jennifer yang dikenal lewat kemampuan aktingnya. Di tengah kesibukan sebagai aktris sekaligus ibu dua anak, ia tetap memiliki perhatian terhadap penampilan dan bagaimana dirinya ingin terlihat di depan orang lain.
Jennifer Lawrence Ingin Tetap Seksi Setelah Punya Dua Anak
Jennifer Lawrence menikah dengan Cooke Maroney dan kini menjalani kehidupan sebagai ibu dari dua anak laki-laki. Putra pertamanya, Cy, berusia empat tahun, sementara anak keduanya lahir pada awal 2025.
Menjalani kehidupan sebagai ibu dua anak rupanya tidak membuat Jennifer kehilangan keinginannya untuk tampil menarik. Ia justru secara terbuka membicarakan bagaimana perubahan kehidupan setelah menjadi ibu turut memengaruhi pandangannya terhadap penampilan.
Keputusan Jennifer menjalani operasi pembesaran payudara pun menjadi bagian dari pembicaraan tersebut. Ia tidak segan mengungkapkan prosedur yang dijalaninya, termasuk keinginannya untuk tetap merasa nyaman dengan penampilan sendiri.
Bagi sebagian orang, perubahan tubuh setelah kehamilan dan persalinan dapat memunculkan berbagai pertimbangan mengenai penampilan. Namun, setiap perempuan memiliki pilihan dan pandangan berbeda dalam menyikapi perubahan tersebut.
Jennifer sendiri memilih bersikap terbuka mengenai prosedur kecantikan yang menarik perhatiannya. Pengakuannya sekaligus menunjukkan bahwa pembahasan mengenai kecantikan dan kehidupan setelah menjadi ibu masih menjadi topik yang dekat dengan kehidupan banyak perempuan.
Bukan Cuma Operasi Payudara, Jennifer Juga Tertarik Facelift
Ketertarikan Jennifer terhadap prosedur kecantikan sebenarnya bukan hal baru. Pada Oktober 2025, ia pernah membicarakan kemungkinan menjalani sejumlah prosedur estetika dalam wawancara dengan The New Yorker.
Salah satu perawatan yang menarik perhatiannya adalah facelift, yakni prosedur bedah yang bertujuan mengurangi tanda-tanda penuaan pada wajah.
Ketika membicarakan kemungkinan menjalani prosedur tersebut pada masa mendatang, Jennifer memberikan jawaban yang cukup tegas.
"Percayalah, aku pasti akan melakukannya!" ujar Jennifer.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa aktris peraih Oscar tersebut tidak sepenuhnya menutup diri terhadap prosedur bedah estetika. Meski begitu, keinginan untuk mencoba suatu perawatan tidak selalu berarti seseorang akan langsung menjalaninya.
Jennifer juga mempertimbangkan bagaimana prosedur kecantikan dapat memengaruhi ekspresi wajahnya. Ia mengaku tidak ingin melakukan terlalu banyak perawatan hingga menghilangkan kemampuan wajahnya untuk bergerak secara alami.
Jennifer Lawrence Akui Jalani Baby Botox
Selain operasi pembesaran payudara dan ketertarikannya terhadap facelift, Jennifer juga pernah membahas penggunaan Botox dalam dosis kecil.
Dalam wawancara dengan Vogue, ia menjelaskan bahwa dirinya memilih membatasi prosedur kecantikan karena ingin mempertahankan ekspresi wajah.
"Aku tidak bisa melakukan terlalu banyak perawatan. Aku perlu wajahku tetap bisa bergerak. Aku memang melakukan baby Botox, tetapi tidak bisa berlebihan," jelasnya.
Baby Botox merupakan istilah populer untuk penggunaan Botox dalam dosis relatif kecil. Perawatan ini biasanya dipilih oleh orang yang menginginkan efek penghalusan kerutan tanpa terlalu banyak mengubah ekspresi wajah.
Meski demikian, hasil perawatan Botox dapat berbeda pada setiap orang. Penggunaan dosis kecil pun tetap perlu mempertimbangkan kondisi individu dan konsultasi dengan tenaga medis yang kompeten.
Bagi Jennifer, mempertahankan kemampuan wajah untuk menampilkan berbagai ekspresi menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilih prosedur kecantikan.
Ingin Buccal Fat Removal, Tetapi Takut Perubahannya Terlihat
Hal menarik lainnya, Jennifer ternyata juga pernah mengungkapkan ketertarikannya terhadap buccal fat removal.
Prosedur ini merupakan operasi pengangkatan sebagian lemak pada area pipi bagian dalam yang bertujuan mengubah kontur wajah agar terlihat lebih tegas.
Jennifer mengaku tertarik mencoba prosedur tersebut, tetapi menyadari bahwa perubahan bentuk wajahnya berpotensi menarik perhatian publik.
"Aku ingin sekali melakukan buccal fat removal. Kenapa aku tidak melakukannya? Karena semua orang pasti akan tahu. Tapi ketahuilah, aku memang menginginkannya," kata Jennifer.
Pengakuan tersebut memperlihatkan dilema yang mungkin dihadapi seorang selebritas ketika mempertimbangkan perubahan penampilan. Di satu sisi, ada keinginan untuk mencoba prosedur tertentu. Di sisi lain, perubahan fisik yang terlihat jelas dapat memicu berbagai komentar dan spekulasi dari publik.
Buccal fat removal sendiri bukan prosedur yang cocok untuk semua orang. Pengangkatan lemak pipi dapat menghasilkan perubahan kontur wajah yang sulit dibalikkan dan berpotensi membuat wajah terlihat lebih cekung seiring bertambahnya usia.
Karena itu, keputusan menjalani prosedur tersebut perlu mempertimbangkan manfaat, risiko, dan kondisi wajah masing-masing individu.
Kini Jennifer Lawrence Tertarik Perawatan Radiofrekuensi
Untuk saat ini, Jennifer mengaku tertarik mencoba perawatan radiofrekuensi sebagai salah satu pilihan untuk merawat penampilan wajahnya.
Ia merasa memiliki pipi yang cukup berisi dan tertarik dengan perawatan yang dapat membantu memberikan tampilan kulit lebih kencang.
Perawatan radiofrekuensi menggunakan energi gelombang elektromagnetik untuk memanaskan jaringan kulit. Metode ini kerap digunakan dalam perawatan estetika untuk membantu memperbaiki tampilan kekencangan kulit, meskipun hasilnya dapat berbeda-beda pada setiap orang.
Berbeda dari facelift yang merupakan prosedur bedah, sejumlah perawatan radiofrekuensi dapat dilakukan tanpa operasi. Namun, efektivitas dan risiko tetap bergantung pada jenis perangkat, metode yang digunakan, serta kondisi pasien.
Keterbukaan Jennifer Lawrence mengenai operasi payudara, Botox, hingga berbagai prosedur kecantikan lainnya kembali memancing perhatian publik. Ia menunjukkan bahwa di balik kehidupan glamor seorang bintang Hollywood, ada pula pertimbangan pribadi mengenai penampilan, perubahan tubuh, dan kepercayaan diri.
- Jennifer Lawrence
- Operasi Payudara
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.