Miris! Putri Abu Dhabi Teler Usai Pesta Kokain Sambil Bawa Balita 3 Tahun
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kisah mengejutkan datang dari London, Inggris, setelah Mahrah Al Nahyan, perempuan berusia 32 tahun yang masuk ke lingkaran keluarga penguasa Abu Dhabi melalui pernikahan, terseret kasus penelantaran anak. Ia dilaporkan ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di pinggir jalan, sementara putranya yang masih berusia tiga tahun berada di dekatnya tanpa pengawasan.
Peristiwa yang terjadi pada 13 Juni itu belakangan kembali menjadi sorotan setelah potret Mahrah yang bersandar di pagar besi beredar luas. Menurut laporan yang dikutip dari The Telegraph, Mahrah saat itu berada di samping seorang pria yang juga tidak sadarkan diri.
Namun, hal yang paling mengkhawatirkan warga bukan hanya kondisi kedua orang dewasa tersebut. Seorang anak laki-laki berusia tiga tahun terlihat berada di sekitar mereka dan bermain sendirian tanpa alas kaki, di tepi jalan yang ramai kendaraan.
Warga yang melintas akhirnya turun tangan untuk menjaga bocah tersebut hingga polisi tiba. Situasi itu kemudian berujung pada proses hukum yang harus dihadapi Mahrah.
Ditemukan Tak Sadarkan Diri, Balita Jadi Perhatian Warga
Menurut laporan tersebut, Mahrah diduga memiliki riwayat penggunaan kokain pada hari-hari sebelum kejadian. Meski demikian, ia disebut tidak mengonsumsi narkoba pada hari ketika ditemukan di jalan.
Saat petugas datang, Mahrah masih belum sadarkan diri. Ia baru menunjukkan reaksi sekitar 30 menit kemudian. Setelah tersadar, perempuan tersebut dilaporkan berteriak kepada orang-orang di sekitarnya karena merasa terganggu oleh keributan yang terjadi.
"Ini bukan rumah jagal! Kenapa kalian ribut sekali? Kenapa kalian sekhawatir itu?" teriaknya, sebagaimana dikutip dalam laporan tersebut.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkoba. Namun, tidak ditemukan narkoba ilegal pada dirinya saat itu.
Kondisi sang anak menjadi perhatian utama dalam insiden tersebut. Ketika kejadian berlangsung, bocah berusia tiga tahun itu berada di bawah pengasuhan Mahrah. Warga yang melihat situasi tersebut akhirnya memastikan anak itu tetap terjaga sampai petugas datang.
Peristiwa ini kemudian menjadi dasar persoalan hukum yang berkaitan dengan tanggung jawab pengasuhan anak.
Mahrah Al Nahyan Mengaku Bersalah di Pengadilan
Kasus tersebut berlanjut ke Pengadilan Southwark Crown di London. Pada 13 Oktober 2026, Mahrah mengaku bersalah atas satu dakwaan penelantaran anak.
Pengakuan itu menandai perkembangan penting dalam perkara yang bermula dari insiden pada Juni. Kasus tersebut tidak hanya menyoroti dugaan penggunaan narkoba, tetapi juga risiko yang muncul ketika seorang anak kecil berada tanpa pengawasan dalam situasi yang membahayakan.
Pengacara Mahrah, Stephen Vullo KC, menyampaikan bahwa kliennya telah menjalani rehabilitasi untuk mengatasi kecanduan narkoba di klinik Priory, Surrey, sejak insiden tersebut terjadi.
Menurut Vullo, Mahrah menyesali tindakannya dan bertekad untuk pulih dari kecanduan yang dialaminya.
"Hari itu dia membuat kesalahan besar, dan dia sadar betul soal itu," ujar Vullo.
Pernyataan pengacara tersebut disampaikan dalam konteks proses hukum yang sedang dijalani Mahrah. Meski demikian, penyesalan dan upaya rehabilitasi tidak menghapus persoalan hukum terkait keselamatan anak yang menjadi inti perkara.
Dijatuhi Hukuman Kerja Sosial Selama Dua Tahun
Dalam putusannya, hakim menjatuhkan hukuman kerja sosial selama dua tahun kepada Mahrah. Ia juga diwajibkan mengikuti program rehabilitasi.
Hukuman tersebut menjadi konsekuensi hukum atas pengakuan bersalahnya dalam kasus penelantaran anak. Selain menjalani sanksi, Mahrah juga disebut sedang berupaya menangani persoalan kecanduan melalui perawatan profesional.
Kisah Mahrah Al Nahyan pun menjadi perhatian bukan semata karena latar belakang keluarganya, melainkan juga karena kondisi seorang balita yang ditemukan tanpa pengawasan di pinggir jalan. Proses hukum yang berujung pada hukuman kerja sosial dan kewajiban rehabilitasi menegaskan persoalan keselamatan anak menjadi bagian penting dari kasus ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Miris! Putri Abu Dhabi Teler Usai Pesta Kokain Sambil Bawa Balita 3 Tahun .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!