Tren Suplemen Kecantikan 2027: Kenali Kolagen, Glutathione hingga Astaxanthin
Senin, 26 Okt 2026, 13:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Tren suplemen kecantikan diperkirakan terus berkembang pada 2027. Konsumen kini tidak hanya berfokus pada kulit cerah, tetapi juga mulai memperhatikan kesehatan kulit secara menyeluruh, termasuk menjaga fungsi skin barrier atau lapisan pelindung kulit.
Perkembangan ini mendorong industri kecantikan menghadirkan beragam produk dengan kandungan yang semakin bervariasi. Jika sebelumnya kolagen, glutathione, dan astaxanthin lebih dikenal masyarakat, kini perhatian mulai meluas ke bahan-bahan lain yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan kulit.
Selain kandungan produk, kesadaran terhadap gaya hidup sehat juga menjadi bagian dari perkembangan tren kecantikan. Konsumen semakin mempertimbangkan perawatan dari luar dan dukungan nutrisi dari dalam untuk menjaga kesehatan kulit.
Ekstrak Biji Anggur (Grape Seed Extract)
Ekstrak biji anggur menjadi salah satu bahan yang mulai mendapat perhatian dalam perkembangan suplemen kecantikan. Bahan ini dikenal mengandung oligomeric proanthocyanidins (OPC), yaitu kelompok senyawa polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan.
Antioksidan berperan membantu melindungi sel dari stres oksidatif. Dalam konteks kesehatan kulit, stres oksidatif merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap kerusakan kulit akibat paparan lingkungan.
Minat terhadap ekstrak biji anggur juga berkembang di sejumlah negara Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura. Tren tersebut menjadi salah satu gambaran meningkatnya perhatian konsumen terhadap alternatif bahan dalam produk suplemen kecantikan.
Meski demikian, manfaat suplemen bergantung pada formulasi, dosis, dan kondisi masing-masing individu. Penggunaan ekstrak biji anggur juga tidak dapat menggantikan perlindungan kulit dari sinar matahari maupun pola perawatan yang sesuai.
Vitamin C
Vitamin C menjadi salah satu kandungan yang banyak digunakan dalam produk suplemen kecantikan. Nutrisi ini memiliki peran penting dalam pembentukan kolagen, protein yang membantu menjaga struktur kulit.
Selain itu, vitamin C merupakan antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Kecukupan vitamin C juga penting untuk mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan.
Dalam produk suplemen, vitamin C dapat dikombinasikan dengan bahan lain, termasuk ekstrak biji anggur. Namun, konsumsi suplemen tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh karena asupan vitamin C juga bisa diperoleh dari makanan, seperti jeruk, jambu biji, kiwi, dan sayuran.
Kolagen
Kolagen masih menjadi salah satu bahan yang banyak diperhatikan dalam tren suplemen kecantikan. Protein ini berperan dalam membentuk struktur kulit dan membantu mempertahankan kekuatan serta elastisitasnya.
Suplemen kolagen tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk bubuk dan minuman siap konsumsi. Popularitasnya didorong oleh ketertarikan konsumen terhadap perawatan kulit dari dalam.
Meski sejumlah penelitian menunjukkan potensi manfaat suplemen kolagen terhadap hidrasi dan elastisitas kulit, hasilnya dapat berbeda pada setiap individu.
Konsumsi kolagen juga bukan satu-satunya faktor yang menentukan kondisi kulit, karena asupan nutrisi seimbang dan kebiasaan hidup sehat tetap berperan penting.
Glutathione
Glutathione merupakan senyawa antioksidan yang diproduksi secara alami oleh tubuh. Dalam industri kecantikan, bahan ini kerap dikaitkan dengan upaya memperoleh kulit yang tampak lebih cerah.
Ketertarikan terhadap glutathione membuatnya digunakan dalam berbagai produk suplemen kecantikan. Namun, bukti ilmiah mengenai efektivitas dan keamanan penggunaan glutathione oral untuk mencerahkan kulit dalam jangka panjang masih terbatas.
Karena itu, konsumen perlu berhati-hati terhadap klaim manfaat yang berlebihan dan mempertimbangkan keamanan produk sebelum mengonsumsinya.
Astaxanthin
Astaxanthin merupakan pigmen alami dari kelompok karotenoid yang ditemukan pada sejumlah organisme, termasuk mikroalga. Bahan ini dikenal memiliki aktivitas antioksidan dan menjadi salah satu kandungan yang digunakan dalam produk suplemen kecantikan.
Dalam perawatan kulit, astaxanthin banyak diteliti terkait potensinya membantu menjaga kelembapan dan elastisitas kulit. Meski demikian, hasil penelitian yang tersedia masih perlu dipahami sesuai konteks, termasuk dosis, durasi penggunaan, dan karakteristik peserta penelitian.
Penggunaan astaxanthin sebagai suplemen tidak menggantikan kebutuhan untuk menjaga kulit dari paparan sinar ultraviolet melalui tabir surya dan kebiasaan perlindungan matahari lainnya.
Kombinasi Ekstrak Biji Anggur dan Vitamin C
Salah satu produk yang diperkenalkan dalam perkembangan tren tersebut adalah Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C, yang diluncurkan di Jakarta pada 20 Oktober 2026.
Merek suplemen asal Australia tersebut menggunakan ekstrak biji anggur yang berasal dari Italia dan mengombinasikannya dengan vitamin C. Perpaduan ini menjadi bagian dari pengembangan produk yang ditujukan untuk mendukung perawatan kulit melalui asupan nutrisi.
Kombinasi bahan antioksidan dan vitamin C menjadi salah satu pendekatan yang digunakan industri suplemen kecantikan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Namun, manfaat produk tetap perlu dinilai berdasarkan bukti ilmiah, komposisi, dosis, serta klaim yang telah mendapat izin sesuai ketentuan.
Seiring berkembangnya tren suplemen kecantikan pada 2027, konsumen diharapkan semakin cermat dalam memilih produk.
Selain mempertimbangkan kandungan yang sedang populer, penting untuk memperhatikan keamanan, kebutuhan tubuh, serta menjaga pola makan seimbang dan rutinitas perawatan kulit yang sesuai.
- Tren suplemen kecantikan
- suplemen kecantikan
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.