Mahasiswi FMIPA UI Ajak Warga Kelola Sampah Berkelanjutan Lewat Prinsip 3R
Senin, 26 Okt 2026, 09:20 WIBDEPOK, KUCANTIK.COM - Pengelolaan sampah yang berkelanjutan sudah seyogianya dimulai darilingkungan rumah tangga. Guna mendorong kebiasaan tersebut, Universitas Indonesia (UI) yang dikoordinasi Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA UI) mengajak warga RW 03 Kelurahan Sukmajaya, Kota Depok, menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai langkah sederhana namun penting untuk mengurangi timbulan sampah sejak darisumbernya.
Ajakan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengmas) bertajukâPemberdayaan Masyarakat dalam Mewujudkan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga yang Berkelanjutan melalui Penerapan Prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle)â yang di Posyandu RW 03 Kelurahan Sukmajaya. Kegiatan ini dirancang untukmeningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam mengelola sampah rumah tangga secaramandiri dan berkelanjutan.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Biologi FMIPA UI, Dr. Oriza Savitri Ariantie, M.Si., mengatakan bahwa perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci dalam mengatasipersoalan sampah yang semakin kompleks.
âPengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau petugas kebersihan. Perubahan dapat dimulai dari setiap rumah melalui kebiasaan sederhana, seperti mengurangipenggunaan barang sekali pakai, menggunakan kembali barang yang masih layak, serta memilahsampah sejak dari sumbernya. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan yang praktis dan dapat langsung diterapkan oleh masyarakat,â ujar Dr. Oriza.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur perguruan tinggi, pemerintah daerah, hingga masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Dr. Windri Handayani, S.Si., M.Si., Ketua Departemen Biologi FMIPA UI; Prof. Anom Bowolaksono, Ph.D., Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan FMIPA UI; perwakilan Pemerintah Kota Depok; Totok Tugas Utomo, Ketua RW 03 Sukmajaya; serta Agus Setiawan, S.E. dari Dinas LingkunganHidup dan Kehutanan Kota Depok. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan pentingnyakolaborasi dalam mengatasi persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat perkotaan.
Sebanyak 19 warga RW 03 mengikuti rangkaian edukasi dan diskusi mengenai penerapan prinsip3R. Melalui sesi interaktif, peserta diajak memahami pentingnya pemilahan sampah berdasarkanjenisnya, sekaligus mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan sampahrumah tangga di lingkungan tempat tinggal mereka.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dengan fokus materi yang saling melengkapi. Dr. Dimas Haryo Pradana membahas penerapan prinsip 3R dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Sementara itu, Prof. Dr. rer. nat. Mufti Petala Patria, M.Sc. memaparkan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai alternatif pengolahan limbah organik yang bernilai ekonomi, dan Prof. Wellyzar Sjamsuridzal, Ph.D. menjelaskan pemanfaatan mikroorganisme dekomposer untukmengolah sampah organik menjadi kompos guna mendukung pertanian perkotaan berkelanjutan.
Selain memperoleh materi, peserta juga mengikuti praktik langsung pemilahan sampah dan pembuatan kompos yang dipandu oleh tim Departemen Biologi FMIPA UI. Warga belajar mengenaliberbagai kategori sampah, mulai dari organik, anorganik, limbah B3, hingga residu, sertamenentukan metode pengelolaan yang sesuai agar sampah dapat dimanfaatkan kembali dan tidakseluruhnya berakhir di tempat pembuangan.
Tim pengabdian juga memperkenalkan berbagai alternatif pengolahan sampah organik yang dapatditerapkan di lingkungan rumah tangga, seperti pengomposan, budidaya maggot BSF, dan pemanfaatan biodigester. Pendekatan ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapijuga membuka peluang pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga menerapkanpendekatan ilmiah melalui pelaksanaan pre-test dan post-test. Evaluasi tersebut dilakukan untukmengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan setelah kegiatan berlangsung, sekaligus menjadiindikator efektivitas edukasi yang diberikan kepada masyarakat.
Harapannya, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dalam kegiatan yang dilaksanakan Departemen Biologi FMIPA UI ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sertaditularkan kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Dengan mendorong masyarakat memulaipemilahan sampah dari rumah, UI turut berkontribusi dalam membangun budaya pengelolaansampah yang lebih bertanggung jawab demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
- universitas indonesia
Redaktur:
Penulis: M Zaki Alatas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.