Saipul Jamil Turun Tangan di Tengah Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah, Sampaikan Pesan Menohok

Ket. Saipul Jamil Turun Tangan di Tengah Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah, Sampaikan Pesan Menohok

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan publik. Perseteruan mantan pasangan suami istri tersebut turut mengundang perhatian sejumlah kalangan selebritas, termasuk Saipul Jamil yang berharap keduanya bisa menyelesaikan masalah secara damai.

Mantan suami Dewi Persik itu mengingatkan agar masyarakat, khususnya para penggemar Ruben dan Sarwendah, tidak ikut memperkeruh suasana dengan membentuk kubu masing-masing. Menurutnya, dukungan yang positif jauh lebih dibutuhkan di tengah persoalan yang sedang berlangsung.

Saipul menyampaikan pesannya saat berbincang dengan awak media pada Jumat, 23 Oktober 2026. Ia berharap konflik tersebut tidak semakin meluas dan kedua belah pihak dapat menemukan jalan keluar terbaik.

Saipul Jamil Berharap Ruben Onsu dan Sarwendah Segera Berdamai

Saipul Jamil meminta para penggemar Ruben Onsu dan Sarwendah untuk tidak saling menyerang atau membela salah satu pihak secara berlebihan.

Ia menilai, perselisihan yang terjadi seharusnya menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk mendorong perdamaian, bukan justru memperpanjang pertikaian.

"Jangan berkubu-kubu ya. Kalau ada masalah kita damaikan mereka gitu kan," ujar Saipul Jamil kepada awak media.

Ia juga mengajak para penggemar kedua selebritas tersebut agar tetap memberikan dukungan yang baik. Menurut Saipul, perbedaan pandangan tidak seharusnya membuat hubungan antarpenggemar ikut memanas.

"Apalagi berkaitan dengan sahabat kita ya, RO dan SW ya. Untuk fans-fansnya juga, ya udahlah kita saling support yang baik-baik aja ya," lanjutnya.

Saipul menegaskan bahwa dirinya mengenal Ruben maupun Sarwendah sebagai sosok yang baik. Karena itu, ia berharap persoalan yang tengah dihadapi keduanya dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.

"Ruben orang baik, Sarwendah orang baik, fansnya orang baik, semuanya orang baik. Perdamaian, perdamaian," tuturnya.

Pesan tersebut disampaikan ketika perseteruan Ruben dan Sarwendah kembali ramai diperbincangkan setelah keduanya mengunggah sejumlah konten di media sosial yang berkaitan dengan persoalan mereka.

Ruben Onsu Klarifikasi Soal Foto Ciuman

Di tengah memanasnya konflik, Ruben Onsu juga menjadi sorotan setelah beredarnya rekaman video call yang memperlihatkan dirinya bersama seorang pria berinisial Y. Rekaman tersebut sebelumnya diunggah oleh Sarwendah melalui akun Instagram pribadinya.

Beredarnya video itu memicu berbagai tanggapan dari warganet. Ruben kemudian menyampaikan respons melalui akun Instagram @rubenonsuofficial. Dalam unggahannya, ia meluapkan kekesalan terhadap pihak yang menurutnya berupaya menjatuhkan dirinya melalui cerita yang dianggap tidak benar.

"Gileee gak ada capeknya. Hubungin sana sini minta dibela, hubungin sana sini cerita bohong, hubungin sana sini untuk menjatuhkan," tulis Ruben.

Ia juga menyinggung dugaan pembentukan opini yang dinilainya merugikan dirinya. Ruben meminta pihak yang merasa berkaitan dengan persoalan tersebut untuk menghentikan tindakan yang menurutnya sudah keterlaluan.

"Framingnya udah ah nanti malah watak asli kamu keliatan loh," tulisnya.

Ruben turut menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terus diam menghadapi persoalan tersebut. Ia menyebut akan mengambil sikap terhadap hal-hal yang dianggap telah melampaui batas.

"Serius aku nggak akan tinggal diam seperti dulu untuk hal-hal yang sudah keterlaluan jahat dan serakah. Stop nuduh-nuduh ya dan cuci tangan karena dalang licik itu bukan karakter, itu adalah watak asli," lanjutnya.

Pernyataan Ruben tersebut menjadi bagian dari rangkaian respons di media sosial yang membuat konflik keduanya kembali mendapat perhatian luas.

Meski demikian, pernyataan masing-masing pihak perlu dipahami sesuai konteks dan tidak serta-merta menjadi bukti bahwa tuduhan tertentu telah terbukti.

Praktisi Hukum Soroti Laporan Pencemaran Nama Baik

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah juga mendapat perhatian dari praktisi hukum Toni RM. Ia menyoroti langkah Ruben yang dilaporkan telah membawa persoalan pencemaran nama baik ke ranah hukum melalui laporan ke Polda Metro Jaya.

Persoalan itu berkaitan dengan unggahan Sarwendah yang menampilkan rekaman video call Ruben bersama pria berinisial Y. Peredaran rekaman tersebut memunculkan perdebatan mengenai konteks video, keterangan yang menyertainya, serta kemungkinan adanya tuduhan terhadap pihak tertentu.

Toni menjelaskan bahwa dalam menilai dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik, perlu diperhatikan apakah terdapat unsur penyerangan terhadap kehormatan atau nama baik seseorang melalui tuduhan mengenai suatu hal.

Menurutnya, keberadaan video saja tidak otomatis membuktikan terpenuhinya unsur pidana. Isi rekaman, konteks penyebaran, serta keterangan atau narasi yang menyertai unggahan perlu diperiksa secara menyeluruh.

Ia juga menekankan pentingnya membedakan antara mengunggah rekaman dan menyertakan tuduhan tertentu terhadap seseorang. Penilaian hukum harus didasarkan pada konten secara utuh dan fakta yang dapat diperiksa, bukan semata-mata pada reaksi publik.

Dengan demikian, proses hukum dan penilaian terhadap dugaan pencemaran nama baik perlu mengikuti ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan keterangan dari pihak-pihak terkait.

Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Kembali Memanas

Perselisihan Ruben Onsu dan Sarwendah bukan kali pertama menjadi perhatian publik setelah keduanya resmi bercerai pada 2024. Persoalan yang sebelumnya berkaitan dengan kehidupan setelah perceraian, termasuk pengasuhan anak, kemudian berkembang menjadi polemik di media sosial.

Kedua pihak pernah menyampaikan pandangan masing-masing mengenai hubungan mereka dengan anak-anak. Ruben mengungkapkan persoalan terkait kesempatan bertemu anak, sementara Sarwendah menyatakan bahwa dirinya tidak melarang anak-anak bertemu ayahnya.

Konflik kembali menjadi sorotan ketika Ruben mengunggah rekaman CCTV yang memperlihatkan penyerahan sebuah amplop kepada seseorang. Ia mempertanyakan konteks kejadian tersebut dan mengaitkannya dengan persoalan yang sedang dihadapinya.

Sarwendah kemudian memberikan penjelasan mengenai pertemuan yang terekam dalam video tersebut. Ia menyebut pertemuan itu berkaitan dengan pembicaraan mengenai persoalan hukum dan rumah yang menjadi bagian dari masalah harta bersama.

Setelah itu, Sarwendah mengunggah rekaman video call Ruben dengan pria berinisial Y. Video tersebut memicu perbincangan baru, sementara Ruben menyampaikan keberatan terhadap hal-hal yang menurutnya merupakan upaya untuk menjatuhkan dirinya.

Rangkaian unggahan dan tanggapan tersebut membuat persoalan pribadi keduanya kembali menjadi konsumsi publik. Berbagai dugaan yang muncul di media sosial tetap perlu dibedakan dari fakta yang telah terverifikasi maupun kesimpulan hukum yang sah.

Di tengah situasi tersebut, pesan Saipul Jamil menjadi ajakan agar masyarakat tidak ikut memperuncing perselisihan. Ia berharap Ruben Onsu dan Sarwendah dapat menemukan penyelesaian yang baik, sementara para penggemar tetap memberikan dukungan tanpa saling menyerang.

Bagi Saipul, perdamaian merupakan hal yang seharusnya lebih diutamakan daripada memperpanjang konflik yang sudah menjadi perhatian banyak orang.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN