Kentut Jefri Nichol Tak Tercium Karena Ganteng Melampaui Angkasa, Balasan Warganet Bikin Ngakak!

Ket. Huru hara Jefri Nichol di Thread.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Aktor Jefri Nichol kembali mencuri perhatian warganet setelah interaksinya dengan pengguna Thread viral di media sosial. Bukan soal film terbaru atau kisah asmara, kali ini sang aktor justru terseret dalam percakapan absurd yang membahas kegantengan hingga kentut yang konon tidak tercium karena sudah melampaui angkasa!

Kalimat tersebut sontak mengundang rasa penasaran. Bagaimana bisa kegantengan seorang aktor dikaitkan dengan kentut yang baunya tidak sampai ke bumi? Percakapan yang awalnya membahas sindiran terhadap Jefri Nichol itu malah berubah menjadi bahan tertawaan warganet.

Semua bermula dari utas panjang seorang pengguna Thread bernama rahmabicara yang menyinggung Jefri, termasuk soal unggahan dan sikapnya terhadap pemerintah. Namun, ketika pengguna lain mempertanyakan alasan sang aktor ikut disebut dalam utas tersebut, jawaban yang muncul justru di luar dugaan.

Alih-alih menjelaskan persoalan secara gamblang, akun tersebut malah membawa-bawa kegantengan Jefri Nichol dengan perumpamaan yang semakin lama semakin tidak masuk akal.

Kegantengan Jefri Nichol Disebut Melampaui Angkasa

20261021123154_HVCvhKda0AAlm0k.jpg

Dok. Thread

Dalam percakapan yang beredar, seorang pengguna Thread mempertanyakan konteks sindiran yang ditujukan kepada Jefri Nichol. Pertanyaan tersebut sebenarnya terdengar wajar karena utas awal membahas persoalan yang terkesan serius.

Namun, jawaban dari akun rahmabicara justru membuat percakapan berbelok tajam. Ia menyebut Jefri Nichol terlalu ganteng, bahkan kegantengannya disebut sudah melampaui angkasa.

Candaan itu kemudian berlanjut dengan perumpamaan yang semakin absurd. Akun tersebut menyebut bahwa jika Jefri kentut, baunya tidak akan sampai ke bumi karena sudah lebih dahulu dibawa terbang oleh puting beliung.

Logika yang digunakan tentu saja terdengar seperti lelucon. Bagaimana tidak, pembahasan yang awalnya menyinggung unggahan dan pemerintah mendadak berubah menjadi teori ngawur tentang ketampanan seorang aktor dan aroma kentut yang gagal mencapai bumi.

Tak heran jika percakapan tersebut langsung menarik perhatian pengguna Thread. Kalimat tentang kentut Jefri Nichol yang tidak tercium karena kegantangannya melampaui angkasa menjadi bagian paling mencolok dari interaksi tersebut.

Jefri Nichol Ikut Bereaksi, Cuma Bisa Bilang “LAH”

20261021123123_HVCvgr8aQAAK1bI.jpg

Dok. Thread

Melihat jawaban yang tidak terduga itu, Jefri Nichol akhirnya ikut memberikan tanggapan. Alih-alih membalas dengan penjelasan panjang, aktor tersebut justru menuliskan komentar singkat, “LAH”.

Respons sederhana itu malah membuat percakapan semakin ramai. Dua kata dan emoji menangis tersebut seolah menggambarkan rasa heran Jefri ketika membaca perumpamaan yang menghubungkan kegantangannya dengan kentut yang tidak tercium.

Reaksi Jefri juga menjadi bagian yang mengundang perhatian karena ia tidak perlu menulis banyak kalimat untuk menunjukkan kebingungannya. Bagi warganet yang mengikuti percakapan tersebut, tanggapan itu terasa mewakili ekspresi orang yang tidak menyangka sebuah sindiran bisa berakhir dengan pembahasan seabsurd itu.

Kolom komentar pun dipenuhi berbagai reaksi. Ada yang menyoroti perubahan topik dari persoalan serius menjadi lelucon, sementara yang lain justru dibuat penasaran dengan maksud di balik utas awal tersebut.

Sindiran Serius Berakhir Jadi Bahan Lawakan

Keseruan interaksi itu tidak berhenti pada pembahasan kegantangan Jefri Nichol. Sang aktor juga kembali menanggapi percakapan yang berkembang di Thread.

Dalam salah satu balasannya, Jefri menulis, “iq saya turun baca utas si mba rahma ini”. Komentar tersebut semakin menyedot perhatian karena menunjukkan respons sarkastisnya terhadap utas yang sedang ramai dibicarakan.

Ia juga menuliskan komentar lain, “asli tololnya murni, ga dibuat buat”. Balasan itu kemudian ikut memancing reaksi pengguna yang mengikuti perdebatan tersebut.

Meski demikian, percakapan ini tetap perlu dipahami sesuai konteksnya. Berbagai komentar yang muncul merupakan respons para pengguna media sosial, sedangkan tuduhan yang dilontarkan warganet kepada akun tertentu tidak otomatis membuktikan adanya afiliasi atau kepentingan tertentu.

Sebagian pengguna juga mempertanyakan unggahan Jefri yang diduga menjadi pemicu sindiran awal. Kata “cukuran” turut disebut dalam percakapan, tetapi konteks lengkapnya perlu diperiksa dari unggahan terkait agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN