Kronologi Keluarga Carmen Hearts2Hearts Dituding Anti Tiongkok, Fans China Ngamuk di Weibo!

Selasa, 20 Okt 2026, 10:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Carmen Hearts2Hearts, mendadak menjadi sorotan di media sosial China. Kali ini, perhatian warganet bukan tertuju pada aktivitas panggung sang idol, melainkan pada keluarganya yang dituding memiliki pandangan politik anti Tiongkok.

Kontroversi tersebut ramai dibicarakan di Weibo setelah pengguna media sosial menyoroti akun ibu Carmen yang diketahui mengikuti akun Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. Aktivitas sederhana di media sosial itu kemudian memicu spekulasi mengenai sikap politik keluarga Carmen, bahkan dikaitkan dengan sejarah kelam yang melibatkan kekerasan terhadap etnis Tionghoa di Indonesia pada 1998.

Sejumlah warganet lantas memperdebatkan apakah aktivitas media sosial orang tua seorang idol dapat dijadikan dasar untuk menilai keluarga sang artis. Ada yang menganggap persoalan tersebut serius karena berkaitan dengan sejarah dan hak asasi manusia. Namun, sebagian lainnya menilai tuduhan anti Tiongkok terlalu jauh jika hanya didasarkan pada aktivitas mengikuti akun seorang tokoh politik.

Isu ini pun berkembang menjadi perdebatan yang menyeret nama Carmen, meskipun belum ada bukti terverifikasi bahwa dirinya maupun keluarganya secara terbuka menyatakan dukungan terhadap sikap anti Tiongkok.

Ibu Carmen Hearts2Hearts Follow Prabowo, Keluarga Langsung Dicurigai

20261020101403_HU-le8CaUAAJh2E.jpg

Ket. Foto: Kontroversi Carmen Hearts2Hearts viral di Weibo. — Sumber: Istimewa

Dok. Instagram

Awal mula kontroversi ini berasal dari aktivitas akun media sosial ibu Carmen yang diketahui mengikuti akun Prabowo Subianto. Temuan tersebut kemudian menyebar dan menjadi bahan pembicaraan di kalangan pengguna media sosial China.

Sebagian warganet menghubungkan tindakan itu dengan pandangan politik keluarga Carmen. Mereka kemudian mengangkat kembali sejarah hubungan antaretnis di Indonesia, terutama kerusuhan Mei 1998 yang menargetkan warga keturunan Tionghoa dan diwarnai berbagai bentuk kekerasan.

Dari sinilah muncul tudingan yang mengaitkan keluarga Carmen dengan pihak yang dianggap anti Tiongkok. Namun, tudingan tersebut masih berupa interpretasi pengguna media sosial. Mengikuti akun seorang presiden tidak secara otomatis membuktikan dukungan terhadap seluruh pandangan politik, kebijakan, atau tindakan yang dikaitkan dengan tokoh tersebut.

Di platform X, sejumlah pengguna berbahasa Indonesia turut mempertanyakan bagaimana persoalan ini bisa berkembang begitu jauh. Akun @YuriKatsuk15789, misalnya, menyoroti bahwa aktivitas mengikuti akun politik dapat memicu reaksi berbeda dari berbagai kelompok.

Situasi ini memperlihatkan bagaimana aktivitas digital anggota keluarga idol bisa menjadi bahan spekulasi, terlebih ketika nama sang artis memiliki basis penggemar internasional.

Sejarah Kerusuhan 1998 Ikut Dibawa ke Perdebatan

20261020101534_HU_YE7YbIAAlGLJ.jpg

Dok. Weibo

Salah satu faktor yang membuat isu ini sensitif adalah kaitannya dengan kerusuhan Mei 1998 di Indonesia. Peristiwa tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi banyak korban, terutama warga keturunan Tionghoa yang mengalami penjarahan, kekerasan, dan diskriminasi.

Nama Prabowo Subianto kerap muncul dalam pembahasan mengenai situasi politik dan militer menjelang berakhirnya pemerintahan Orde Baru. Pada periode tersebut, Prabowo merupakan perwira tinggi TNI. Ia kemudian diberhentikan dari dinas militer setelah Dewan Kehormatan Perwira memeriksa kasus penculikan aktivis pro-demokrasi.

Meski demikian, berbagai peristiwa tersebut perlu dibahas secara cermat dan tidak dicampuradukkan menjadi satu kesimpulan tanpa bukti. Hubungan antara seseorang dengan tokoh politik melalui media sosial juga tidak cukup untuk membuktikan bahwa orang tersebut mendukung tindakan tertentu pada masa lalu.

Di Weibo, sebagian pengguna menganggap sejarah tersebut tidak boleh diabaikan ketika membicarakan tokoh politik Indonesia. Namun, ada pula yang mempertanyakan alasan keluarga Carmen harus dikaitkan dengan tuduhan politik hanya karena aktivitas media sosial sang ibu.

Carmen Ikut Terseret, Padahal yang Disorot Aktivitas Ibunya

20261020101554_HU_YHdNbQAA9ARe.jpg

Dok. Weibo

Kontroversi ini juga memunculkan simpati dari sejumlah pengguna media sosial yang menilai Carmen tidak seharusnya ikut menanggung konsekuensi dari aktivitas akun keluarganya.

Akun @nadinsorai, misalnya, menyayangkan perdebatan yang dinilai semakin melebar. Menurutnya, persoalan yang bermula dari aktivitas media sosial anggota keluarga seorang idol kini berkembang menjadi isu yang jauh lebih besar.

Carmen sendiri menjadi pusat perhatian karena statusnya sebagai anggota Hearts2Hearts. Dalam industri K-pop, kehidupan pribadi idol dan keluarganya kerap ikut menjadi bahan pembicaraan penggemar, termasuk ketika muncul isu yang tidak berkaitan langsung dengan musik atau aktivitas profesional mereka.

Namun, penting untuk membedakan tindakan seorang idol dari aktivitas anggota keluarganya. Hingga informasi yang tercantum dalam unggahan tersebut, belum ada keterangan terverifikasi yang menunjukkan bahwa Carmen secara pribadi mendukung pandangan politik yang dituduhkan kepada keluarganya.

Karena itu, tudingan terhadap keluarga Carmen perlu ditempatkan sebagai polemik media sosial, bukan sebagai fakta yang telah terbukti.

Berawal dari Follow Akun Politik, Berujung Kontroversi Internasional

20261020101605_HU-le77aoAEoHFY.jpg

Dok. Weibo

Kasus ini memperlihatkan betapa cepat aktivitas sederhana di media sosial dapat berkembang menjadi isu internasional. Ketika dikaitkan dengan sejarah, identitas etnis, dan persaingan fandom, sebuah tindakan mengikuti akun bisa memunculkan berbagai interpretasi yang saling bertentangan.

Sebagian pengguna menilai persoalan sejarah dan hak asasi manusia layak dibicarakan secara serius. Sebagian lainnya mengingatkan agar penilaian terhadap seseorang tidak dibangun hanya berdasarkan asumsi mengenai aktivitas keluarganya.

Pada akhirnya, tudingan bahwa keluarga Carmen Hearts2Hearts mendukung pihak anti Tiongkok masih perlu dibedakan dari fakta yang dapat dibuktikan. Aktivitas mengikuti akun Prabowo saja tidak cukup untuk memastikan sikap politik ibu Carmen, apalagi menyimpulkan pandangan pribadi Carmen.

Lantas, apakah keluarga idol pantas ikut menjadi sasaran kontroversi politik karena aktivitas media sosial mereka, atau seharusnya publik memisahkan kehidupan keluarga dari karier sang artis?

  • Carmen Hearts2Hearts
  • Kronologi Keluarga Carmen Hearts2Hearts Dituding Anti Tiongkok

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.