Siku Hitam dan Kering Bikin Minder? 7 Cara Jitu Ini Bisa Bikin Kulit Lebih Cerah dan Halus

Ket. Ilustrasi Siku Hitam.

Doc: istockphoto

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Memiliki kulit yang halus dan merata tentu menjadi dambaan banyak orang. Namun, ada beberapa bagian tubuh yang cenderung lebih mudah kering, kasar, atau mengalami perubahan warna. Salah satunya adalah kulit siku.

Kulit siku sering mengalami gesekan dan tekanan, misalnya ketika bersandar di meja atau permukaan lainnya. Ditambah paparan sinar matahari dan kurangnya kelembapan, kondisi tersebut dapat membuat siku terlihat lebih gelap dan kasar.

Kabar baiknya, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu merawatnya. Berikut 7 cara mengatasi siku hitam dan kering yang bisa kamu coba.

1. Rutin Menggunakan Pelembap

Langkah paling sederhana untuk mengatasi siku kering adalah menjaga kelembapannya.

Gunakan body lotion atau pelembap setelah mandi ketika kulit masih sedikit lembap. Pilih produk yang mengandung bahan pelembap seperti ceramide, glycerin, urea, atau hyaluronic acid.

Penggunaan secara rutin dapat membantu menjaga skin barrier dan membuat tekstur kulit siku terasa lebih halus.

Jika siku sangat kering, kamu bisa menggunakan pelembap dengan tekstur lebih kaya pada malam hari.

2. Jangan Lupa Gunakan Sunscreen

Paparan sinar ultraviolet dapat berkontribusi terhadap penggelapan kulit. Karena itu, siku juga sebaiknya mendapatkan perlindungan ketika bagian tubuh tersebut terpapar sinar matahari.

Oleskan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih pada area kulit yang terbuka, termasuk siku.

Jika beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama, jangan lupa mengaplikasikan kembali sunscreen sesuai petunjuk pada produk.

3. Kurangi Kebiasaan Menopang Siku

Sering menyandarkan siku pada meja atau permukaan yang keras dapat meningkatkan tekanan dan gesekan pada area tersebut.

Kebiasaan ini bisa membuat kulit siku menjadi lebih kasar dan mengalami iritasi, terutama jika dilakukan terus-menerus.

Cobalah mengurangi kebiasaan menopang tubuh dengan siku. Jika memang harus melakukannya, gunakan permukaan yang lebih lembut untuk mengurangi tekanan langsung pada kulit.

4. Hindari Menggosok Siku Terlalu Keras

Ketika melihat kulit siku menghitam atau terasa kasar, mungkin muncul keinginan untuk menggosoknya sekuat tenaga.

Padahal, cara tersebut justru bisa menyebabkan iritasi dan membuat kulit semakin sensitif.

Saat mandi, bersihkan siku dengan lembut menggunakan sabun yang tidak membuat kulit terasa kering. Hindari menggosok area tersebut menggunakan spons atau alat yang terlalu kasar.

5. Eksfoliasi Secukupnya

Penumpukan sel kulit mati dapat membuat permukaan siku terasa kasar dan tampak kusam. Eksfoliasi dapat membantu mengangkat sel kulit mati tersebut.

Namun, jangan melakukannya terlalu sering.

Pilih produk eksfoliasi yang lembut dan gunakan sesuai petunjuk. Untuk kulit yang sensitif atau mudah iritasi, frekuensi eksfoliasi sebaiknya dibuat lebih jarang.

Hindari scrub dengan butiran yang terlalu kasar karena gesekan berlebihan dapat mengiritasi kulit.

6. Hindari Mengoleskan Lemon Langsung ke Kulit

Lemon sering dianggap sebagai bahan alami yang dapat membantu mencerahkan kulit karena mengandung vitamin C.

Namun, mengoleskan perasan lemon langsung ke siku bukan pilihan yang ideal. Kandungan asamnya dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang, terutama jika kulit sensitif. Paparan sinar matahari setelah menggunakan bahan tertentu yang mengiritasi juga dapat memperburuk perubahan warna kulit.

Jika ingin menggunakan produk pencerah, lebih baik pilih produk perawatan kulit yang memang diformulasikan untuk digunakan pada kulit dan ikuti petunjuk pemakaiannya.

7. Gunakan Produk Pencerah yang Lembut

Jika perawatan dasar seperti melembapkan dan menggunakan sunscreen belum cukup, kamu bisa mempertimbangkan produk perawatan tubuh yang memiliki kandungan untuk membantu meratakan warna kulit.

Beberapa bahan yang umum ditemukan dalam produk pencerah kulit antara lain niacinamide, vitamin C, azelaic acid, atau alpha arbutin.

Gunakan secara konsisten dan jangan mengombinasikan terlalu banyak bahan aktif sekaligus karena dapat meningkatkan risiko iritasi.

Sebelum menggunakan produk baru, lakukan uji pada area kulit yang kecil terlebih dahulu.

Kenapa Siku Bisa Menghitam?

Siku yang lebih gelap tidak selalu berarti kulitnya kotor. Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan perubahan warna pada area tersebut.

Beberapa di antaranya adalah:

  • Gesekan atau tekanan berulang.
  • Kulit yang sangat kering.
  • Paparan sinar matahari.
  • Penumpukan sel kulit mati.
  • Iritasi akibat produk perawatan kulit.
  • Kondisi kulit tertentu.

Karena penyebabnya bisa berbeda pada setiap orang, perawatan yang berhasil untuk satu orang belum tentu memberikan hasil yang sama pada orang lain.

Berapa Lama Siku Bisa Kembali Lebih Cerah?

Jangan berharap perubahan warna siku terjadi hanya dalam beberapa hari. Kulit membutuhkan waktu untuk memperbaiki kondisi dan mempertahankan kelembapannya.

Kunci utamanya adalah konsistensi. Gunakan pelembap secara rutin, lindungi kulit dari sinar matahari, dan hindari kebiasaan yang menyebabkan gesekan atau iritasi.

Jika perubahan warna semakin parah, muncul rasa gatal, nyeri, ruam, kulit menebal, atau tidak kunjung membaik meski sudah melakukan perawatan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit.

Siku Hitam dan Kering Bisa Dirawat dengan Kebiasaan Sederhana

Siku yang gelap dan kering memang dapat mengganggu penampilan, tetapi kondisi tersebut tidak harus dirawat dengan cara yang agresif.

Mulailah dari langkah sederhana seperti menggunakan pelembap, memakai sunscreen, mengurangi tekanan pada siku, serta menghindari scrub atau bahan yang dapat mengiritasi kulit.

Dengan perawatan yang konsisten dan lembut, kulit siku dapat terasa lebih lembap dan halus sekaligus membantu membuat tampilannya terlihat lebih merata.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN