Bukan Gunung Kecil! Ternyata Tubuh Anak Krakatau Jauh Lebih Besar dari yang Terlihat
Minggu, 06 Sep 2026, 18:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Dari permukaan laut, Gunung Anak Krakatau mungkin terlihat seperti gunung vulkanik yang tidak terlalu besar.
Puncaknya menjulang di tengah Selat Sunda dan menjadi salah satu gunung api paling terkenal di Indonesia. Namun, penampakan tersebut ternyata hanya menunjukkan sebagian kecil dari keseluruhan tubuh gunung.
Jika pengukuran dilakukan bukan dari permukaan laut, melainkan dari dasar laut hingga mencapai puncaknya, ukuran Gunung Anak Krakatau dan kompleks vulkanik Krakatau terlihat jauh lebih besar. Sebagian besar struktur gunung api ini justru tersembunyi di bawah permukaan laut.
Anak Krakatau merupakan bagian dari kompleks vulkanik Krakatau yang berada di kawasan Selat Sunda, antara Pulau Jawa dan Sumatra. Gunung ini tumbuh di dalam kawasan kaldera besar yang terbentuk setelah letusan dahsyat Krakatau pada 1883.
Letusan tersebut mengubah bentang alam kawasan dan meninggalkan cekungan besar yang kemudian menjadi tempat tumbuhnya aktivitas vulkanik baru.
Seiring waktu, material hasil erupsi terus menumpuk dan membentuk tubuh gunung api baru. Gunung inilah yang kemudian dikenal sebagai Anak Krakatau.
Karena tumbuh dari lingkungan yang sebagian besar berada di bawah laut, struktur sebenarnya tidak sepenuhnya dapat dilihat dari daratan atau dari kapal yang melintas di sekitarnya.
Ibarat tubuh manusia, bagian Anak Krakatau yang terlihat dari permukaan laut bisa dianggap hanya sebagai âkepalaâ. Sementara itu, bagian tubuhnya yang jauh lebih besar berada di bawah permukaan air dan menyatu dengan struktur vulkanik di dasar laut.
Jika yang digunakan sebagai acuan adalah dasar laut hingga puncak, kompleks vulkanik Krakatau dapat memiliki ketinggian sekitar 700â800 meter atau lebih, tergantung lokasi dasar laut yang dijadikan titik pengukuran.
Angka tersebut tentu berbeda dengan ketinggian gunung yang dihitung dari permukaan laut, karena metode pengukurannya menggunakan titik awal yang berbeda.
Hal ini menunjukkan bahwa Anak Krakatau sebenarnya bukan sekadar pulau kecil yang muncul di tengah laut. Di bawah permukaannya terdapat struktur gunung api yang menjulang dari dasar laut dan terus menjadi bagian dari sistem vulkanik aktif di kawasan tersebut.
Fenomena ini juga memperlihatkan bagaimana laut dapat menyembunyikan sebagian besar bentuk sebenarnya dari sebuah gunung api.
Apa yang terlihat oleh mata manusia hanyalah bagian yang muncul di atas air, sedangkan fondasi dan tubuh vulkaniknya terbentang jauh di bawah permukaan.
Dengan demikian, ukuran Anak Krakatau tidak seharusnya hanya dinilai dari apa yang tampak di atas laut.
Ketika seluruh struktur dari dasar laut hingga puncak diperhitungkan, gunung api ini memberikan gambaran yang jauh lebih besar tentang betapa kompleks dan masifnya sistem vulkanik Krakatau.*
- Anak Krakatau Meletus
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.