Kylie Jenner Merasa Kehilangan Masa Muda Karena Punya Anak, Kini Ogah Hidup Penuh Penyesalan

Ket. Kylie Jenner berpose dengan kedua anaknya.

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kylie Jenner membuat pengakuan mengejutkan tentang perjalanan hidupnya sebagai ibu. Bintang reality show The Kardashians tersebut mengaku sempat merasa kehilangan sebagian masa mudanya setelah memiliki anak ketika usianya masih sangat muda.

Pengakuan itu disampaikan Kylie menjelang usia 30 tahun. Alih-alih merasa takut menghadapi pertambahan usia, perempuan yang dikenal sebagai pengusaha kosmetik tersebut justru ingin menggunakan sisa usia 20annya untuk menjalani kehidupan dengan lebih bebas dan berani.

Dalam wawancara terbaru bersama Who What Wear yang dipublikasikan pada Kamis (27/8/2026), Kylie membicarakan pengalaman menjadi ibu dari dua anaknya, Stormi dan Aire, dari hubungannya dengan rapper Travis Scott.

Kylie diketahui pertama kali menjadi ibu ketika melahirkan Stormi. Beberapa tahun kemudian, ia kembali dikaruniai anak bernama Aire.

Namun, perjalanan menjadi seorang ibu di usia muda ternyata tidak selalu mudah bagi Kylie. Setelah melahirkan Aire ketika berusia 25 tahun, ia bahkan sempat membuat janji kepada dirinya sendiri untuk tidak memiliki anak lagi dalam waktu dekat.

Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Kylie ingin menikmati kehidupan yang menurutnya sempat terlewatkan selama masa awal usia 20-an.

Kylie Merasa Kehilangan Sebagian Masa Muda

Kylie mengungkapkan paruh pertama usia 20-annya banyak dihabiskan dengan kehamilan, proses pemulihan setelah melahirkan, hingga menghadapi berbagai tantangan secara mental.

"Setengah pertama usia 20-an saya seperti, 'Kamu hamil,' lalu dilanjutkan dengan satu tahun masa pemulihan," ujar Kylie seperti dikutip dari Page Six.

Ia juga menyebut kondisi mental dan depresi pascamelahirkan sebagai bagian dari pengalaman yang harus dilewatinya.

"Rasanya seperti saya kehilangan sebagian dari masa muda saya," ungkapnya.

Pengakuan tersebut memperlihatkan sisi lain kehidupan Kylie yang selama ini terlihat glamor di depan publik. Di balik popularitas, bisnis kosmetik, dan kehidupan sebagai bagian dari keluarga Kardashian-Jenner, ia ternyata juga menghadapi pergulatan pribadi sebagai perempuan yang menjadi ibu di usia muda.

Tak Mau Menyesal Saat Menginjak Usia 30

Kini memasuki usia 29 tahun, Kylie merasa dirinya jauh lebih percaya diri dibandingkan sebelumnya. Ia juga ingin menggunakan fase kehidupan tersebut untuk mengenal dirinya sendiri dan mengambil lebih banyak kesempatan.

"Saya adalah orang yang percaya diri dalam kehidupan pribadi saya," kata Kylie.

Meski begitu, menurut Kylie, menjadi perempuan sekaligus figur yang terus mendapatkan perhatian publik bukanlah sesuatu yang sederhana. Sorotan terhadap kehidupannya membuat setiap fase kehidupan terasa memiliki tekanan tersendiri.

Menjelang usia 30 tahun, Kylie pun mulai memandang hidup dari perspektif berbeda. Ia merasa waktu berjalan begitu cepat, meskipun pada saat bersamaan dirinya masih tergolong muda.

"Saya rasa ada sesuatu yang terjadi ketika menginjak usia 29 tahun. Tahun depan saya akan berusia 30 tahun. Rasanya seperti waktu terus berjalan, meskipun sebenarnya kita masih sangat muda," jelasnya.

Kylie kini ingin memastikan tidak ada terlalu banyak hal yang membuatnya menyesal di kemudian hari. Ia ingin lebih berani mencoba sesuatu, memberikan kesempatan kepada dirinya sendiri, serta memanfaatkan berbagai peluang yang datang.

"Meskipun saya sudah punya anak di usia yang sangat muda, saya merasa menjalani kehidupan yang sangat dewasa sejak masih muda," tuturnya.

Karena itu, memasuki fase baru kehidupannya, Kylie memilih untuk tidak terus terpaku pada apa yang telah dilewatinya.

Ia justru ingin menjalani hidup dengan lebih berani.

"Saya berusaha memastikan agar tidak ada penyesalan, melakukan hal-hal berani, memberi diri saya lebih banyak kesempatan, atau memanfaatkan kesempatan yang sudah saya miliki," pungkas Kylie.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN