Fakta Baru Kasus Jang Mi Ran, Tersangka Kini Terseret Skandal Temuan DNA di Toilet Wanita

Senin, 31 Agu 2026, 16:17 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kasus yang melibatkan seorang anggota kepolisian di Jeju bermarga Bu kembali berkembang.

Setelah sebelumnya ditahan terkait dugaan penanganan tidak semestinya terhadap sejumlah laporan orang hilang, Bu kini menghadapi penyelidikan tambahan menyusul temuan DNA di toilet wanita sebuah kantor polisi.

Ket. Foto: Update kasus kasus Jeju — Sumber: Koreaboo

Kepolisian Provinsi Otonomi Khusus Jeju memasukkan Bu sebagai tersangka dalam dugaan kasus memasuki fasilitas umum dengan motif seksual.

Dugaan tersebut berkaitan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Khusus tentang Hukuman Kejahatan Seksual Korea Selatan. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memastikan motif sebenarnya di balik tindakan Bu.

Insiden tersebut diduga berlangsung pada 22 Juli di sebuah kantor polisi yang berada di Pulau Jeju. Kecurigaan muncul setelah seorang anggota polisi lain melihat Bu saat keluar dari area toilet khusus perempuan.

Penyelidikan kemudian dilakukan dengan memeriksa lokasi kejadian. Tim forensik menemukan sejumlah bekas telapak tangan pada area yang cukup tinggi, termasuk di bagian dekat langit-langit toilet serta bagian atas pintu. Sampel dari jejak tersebut selanjutnya dikumpulkan untuk menjalani pemeriksaan DNA.

Setelah dibandingkan dengan sampel milik Bu, hasil pemeriksaan menunjukkan kecocokan. Polisi menyatakan DNA yang ditemukan pada jejak tangan tersebut memiliki kesamaan dengan DNA anggota kepolisian yang kini tengah menjalani proses hukum itu.

Bu sendiri membantah bahwa dirinya masuk ke toilet perempuan karena memiliki tujuan seksual. Dalam keterangannya, ia mengaku menggunakan toilet tersebut karena toilet pria tidak menyediakan tisu. Ia juga memberikan penjelasan lain bahwa sempat kehilangan keseimbangan, sehingga tangannya menyentuh dinding dan meninggalkan jejak di lokasi.

Kasus toilet wanita ini menambah daftar persoalan hukum yang dihadapi Bu. Sebelumnya, ia telah ditahan atas dugaan kelalaian dalam menjalankan tugas dan pemalsuan dokumen elektronik resmi.

Penyelidikan terhadap Bu bermula dari dugaan bahwa ia menutup dua laporan orang hilang secara tidak semestinya. Kedua kasus tersebut kemudian diketahui berakhir tragis karena orang yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan telah meninggal dunia.

Salah satu korban adalah Jang Mi-ran, seorang perempuan yang dinyatakan hilang sejak Mei sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Saat ini, Kepolisian Jeju memperluas pemeriksaan terhadap rekam jejak penanganan kasus Bu. Sebanyak 298 laporan orang hilang yang pernah ia tutup selama bertugas di tim pencarian orang hilang Jeju Seobu Police Station sejak Maret tahun sebelumnya tengah ditinjau kembali.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan apakah terdapat persoalan lain dalam proses penanganan berbagai laporan tersebut.*

  • jeju
  • kasus Jang Mi Ran

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.