Stop Lakukan 5 Kebiasaan Ini Kalau Nggak Mau Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Ket. Tips merawat bibir.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Bibir kering dan pecah-pecah menjadi masalah yang cukup sering dialami, terutama ketika kulit bibir terasa kasar, mengelupas, bahkan perih. Berbagai produk perawatan memang bisa membantu, tetapi kebiasaan sehari-hari yang dilakukan tanpa sadar justru dapat membuat kondisi bibir semakin buruk.

Bibir merupakan bagian yang berkaitan erat dengan kesehatan rongga mulut sehingga kondisinya juga dapat dipengaruhi oleh kelembapan air liur, kebiasaan bernapas, hingga perilaku sehari-hari. Karena itu, ketika bibir terus kering meski sudah rutin menggunakan pelembap, bisa jadi ada kebiasaan yang perlu dihentikan.

1. Menggigit atau Mengelupas Kulit Bibir

Ketika kulit bibir mulai mengelupas, sebagian orang secara refleks menggigit atau menarik bagian tersebut. Kebiasaan ini sering muncul ketika sedang gugup, bosan, atau berkonsentrasi melakukan sesuatu.

Padahal, menarik kulit bibir secara paksa dapat merusak lapisan pelindung alami kulit. Bagian kulit yang masih rapuh menjadi terbuka sehingga lebih mudah mengalami kekeringan, iritasi, luka kecil, bahkan perdarahan.

Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan tersebut juga dapat memicu peradangan pada bibir. Karena itu, sebaiknya hindari menarik kulit yang mengelupas dan gunakan pelembap untuk membantu menjaga kondisi bibir.

2. Menjilat Bibir Saat Terasa Kering

Menjilat bibir mungkin terasa seperti solusi cepat ketika bibir mulai kering. Namun, kebiasaan tersebut justru dapat menciptakan siklus yang membuat bibir semakin kehilangan kelembapan.

Air liur memang membuat bibir terasa basah untuk sementara, tetapi setelah menguap, kelembapan di permukaan bibir dapat ikut berkurang. Akibatnya, bibir kembali terasa kering dan seseorang kembali menjilatnya.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan iritasi yang dikenal sebagai lip licking dermatitis. Salah satu tandanya adalah munculnya area kemerahan di sekitar bibir yang terasa kering dan tidak nyaman.

3. Terlalu Sering Scrub Bibir

Eksfoliasi bibir sebenarnya dapat dilakukan, tetapi frekuensi dan tekstur bahan yang digunakan perlu diperhatikan. Menggosok bibir terlalu sering menggunakan bahan bertekstur kasar, seperti gula, dapat menyebabkan iritasi dan luka mikroskopis pada permukaan bibir.

Madu juga tidak otomatis menjadi bahan scrub yang aman jika digunakan terlalu sering dan digosokkan bersama butiran gula. Gesekan berulang dapat memperparah kondisi bibir yang sudah kering, pecah-pecah, atau sensitif.

Jika ingin melakukan eksfoliasi, lakukan secukupnya menggunakan tekstur yang lembut. Hindari melakukan scrub ketika bibir sedang mengalami luka atau pecah-pecah.

4. Sering Bernapas Lewat Mulut

Kebiasaan bernapas melalui mulut, terutama ketika tidur, juga bisa menjadi penyebab bibir lebih kering. Aliran udara yang terus melewati area mulut dapat mempercepat penguapan kelembapan alami pada bibir.

Kondisi ini dapat berkaitan dengan hidung tersumbat, alergi, atau faktor tertentu yang membuat seseorang sulit bernapas melalui hidung. Salah satu tandanya adalah bibir terasa jauh lebih kering ketika bangun tidur dibandingkan pada siang hari.

Jika kondisi tersebut sering terjadi, penggunaan lip balm saja mungkin tidak cukup untuk mengatasi penyebabnya. Pola pernapasan dan faktor yang membuat seseorang terbiasa bernapas lewat mulut sebaiknya diperhatikan lebih lanjut.

5. Terlalu Sering Menggunakan Lip Balm Beraroma

Lip balm yang memberikan sensasi dingin atau segar memang terasa menyenangkan ketika bibir sedang kering. Namun, produk yang mengandung pewangi, mentol, kayu putih, atau kamper dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang jika digunakan berulang kali.

Sensasi dingin yang muncul juga tidak selalu berarti produk tersebut sedang memperbaiki kondisi bibir. Pada kulit yang sensitif, bahan tertentu justru berpotensi menyebabkan reaksi iritasi atau contact cheilitis.

Jika bibir semakin sensitif setelah menggunakan produk tertentu, pertimbangkan untuk menghentikannya sementara. Lip balm dengan bahan oklusif sederhana, seperti petroleum jelly atau shea butter tanpa tambahan pewangi, dapat menjadi pilihan yang lebih sederhana.

Kapan Bibir Kering Perlu Diperiksa?

Bibir yang terus-menerus kering meski kebiasaan pemicunya sudah dihindari bisa berkaitan dengan kondisi lain. Beberapa kemungkinan antara lain dehidrasi, kekurangan zat besi atau vitamin tertentu, infeksi jamur di sudut bibir, maupun efek samping obat.

Perhatikan pula gejala lain seperti retakan di sudut mulut, rasa perih yang menetap, atau kondisi yang tidak membaik selama beberapa minggu. Jika mengalaminya, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter umum atau dokter gigi untuk mengetahui penyebabnya.

Cara Sederhana Merawat Bibir

Langkah pertama adalah menghentikan kebiasaan menggigit, mengelupas, dan menjilat bibir. Cobalah mengenali pemicunya, misalnya stres atau rasa bosan, lalu menggantinya dengan kebiasaan lain yang tidak melukai bibir.

Selain itu, gunakan pelembap bibir secara rutin dan pilih produk yang tidak mengandung bahan yang berpotensi mengiritasi. Pastikan juga kebutuhan cairan tubuh terpenuhi dengan cukup minum air putih serta perhatikan pola pernapasan, terutama ketika tidur.

Bibir kering yang membandel tidak selalu berarti kamu membutuhkan produk yang lebih mahal atau harus terus berganti lip balm. Terkadang, menghilangkan kebiasaan kecil yang dilakukan berulang kali justru menjadi langkah penting untuk membantu bibir kembali sehat dan nya

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN