Vindes Corp Lahir dari 30 Tahun Persahabatan Vincent dan Desta, Begini Perjalanannya

Kamis, 27 Agu 2026, 21:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM -  Keputusan Deddy Mahendra Desta untuk meninggalkan Vindes Corp membuat publik kembali menengok sejarah rumah kreatif yang ia bangun bersama Vincent Rompies.

Di balik kesuksesannya sebagai perusahaan media dan hiburan, Vindes ternyata lahir dari sebuah momen sederhana: perayaan 30 tahun persahabatan Vincent dan Desta.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Berawal dari Perayaan Persahabatan

Vindes Corp resmi diperkenalkan kepada publik pada 1 Agustus 2021, bertepatan dengan perayaan tiga dekade persahabatan Vincent dan Desta. Momen tersebut menjadi titik awal keduanya membawa kekompakan yang selama ini dikenal di dunia hiburan ke ranah bisnis kreatif.

Pada masa awal berdiri, perusahaan ini sebenarnya belum menggunakan nama Vindes. Vincent dan Desta lebih dulu menjalankan kanal konten digital dengan identitas Vincent-Desta, yang berfokus memproduksi berbagai konten YouTube.

Nama Vindes Ternyata Usulan Karyawan

Perubahan identitas terjadi setelah salah satu karyawan mengusulkan nama Vindes. Usulan tersebut kemudian diterima dan menjadi bagian dari proses rebranding perusahaan yang menandai arah baru sebagai rumah kreatif, bukan sekadar kanal konten digital.

Nama Vindes kemudian berkembang menjadi identitas yang merepresentasikan kolaborasi Vincent dan Desta dalam menghadirkan karya-karya kreatif di bidang media, hiburan, hingga olahraga.

Logo Es Krim Punya Filosofi Khusus

Salah satu hal yang paling mudah dikenali dari Vindes adalah logo bergambar es krim. Ternyata, simbol tersebut memiliki makna yang cukup mendalam.

Menurut General Manager Vindes, Awan Prasetyo, es krim dipilih karena dianggap memiliki banyak rasa dan disukai berbagai kalangan. Filosofi itu mencerminkan harapan agar Vindes menjadi wadah kreatif yang dapat diterima oleh siapa saja.

Tak hanya itu, permainan huruf V dan D pada nama Vindes juga memiliki makna tersendiri. Ketika kedua huruf tersebut dibalik, tersisa kata “Seni”, yang merujuk pada latar belakang Vincent dan Desta sebagai seniman lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Menjembatani Mainstream dan Indie

Sejak awal, Vindes tidak ingin hanya mengikuti pola media yang sudah ada. Awan Prasetyo menjelaskan bahwa perusahaan memosisikan diri sebagai jembatan antara mainstream dan sidestream (indie).

Karena itu, hampir setiap proyek Vindes selalu dibangun dengan satu kata kunci utama, yaitu story. Pendekatan berbasis cerita diterapkan tidak hanya dalam program hiburan, tetapi juga dalam berbagai kampanye kreatif dan aktivitas promosi perusahaan.

Dari Konten YouTube hingga Sportainment

Perjalanan Vindes terus berkembang dari kanal YouTube menjadi sebuah ekosistem kreatif. Salah satu ekspansi terbesarnya adalah menghadirkan Vindes Sport, format hiburan yang memadukan olahraga dengan entertainment.

Ide awalnya muncul dari obrolan santai mengenai olahraga pingpong, yang kemudian berkembang menjadi berbagai acara sportainment populer dan menjadi salah satu identitas Vindes di industri kreatif Indonesia.

  • Desta
  • Deddy Mahendra Desta

Redaktur: Muhammad Ihsan Karim

Penulis: Muhammad Ihsan Karim

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.