Mengenang Yayoi Kusama, Seniman Polkadot Genius di Balik Kolaborasi Ikonik dengan Louis Vuitton

Kamis, 27 Agu 2026, 14:40 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dunia seni kehilangan salah satu sosok paling ikoniknya. Yayoi Kusama, seniman avant garde asal Jepang yang dikenal lewat motif polkadot dan karya bertema ketakterhinggaan, meninggal dunia di usia 97 tahun.

Kabar duka diumumkan pada Kamis, 27 Agustus 2026. Yayoi Kusama Museum menyebut Kusama meninggal di rumah sakit di Tokyo pada 14 Agustus 2026. Meski telah berusia lanjut dan menghadapi berbagai tantangan dalam hidupnya, ia tetap berkarya hingga akhir hayat.

Nama Kusama tidak hanya dikenal di dunia seni, tetapi juga industri fashion. Salah satu kolaborasi paling bersejarah dalam kariernya adalah bersama Louis Vuitton.

Bertemu Marc Jacobs pada 2006

20260827143727_yayoi-kusama-x-louis-vuitton-1.jpeg

Ket. Foto: Karya Yayoi Kusama bersama Louis Vuitton. — Sumber: Istimewa

Dok. Istimewa

Kolaborasi tersebut berawal dari pertemuan Kusama dengan Marc Jacobs pada 2006, ketika Jacobs masih menjadi direktur kreatif Louis Vuitton. Jacobs terkesan dengan energi dan kreativitas Kusama. Bahkan saat pertemuan pertama, Kusama sempat menunjukkan tas Louis Vuitton Speedy miliknya yang telah ia lukis sendiri.

Enam tahun kemudian, tepatnya pada 2012, Louis Vuitton resmi menggandeng Kusama untuk koleksi kapsul. Motif polkadot khas sang seniman menghiasi berbagai tas dan produk fashion. Kesuksesan kolaborasi tersebut membuat Louis Vuitton kembali bekerja sama dengan Kusama pada 2023. Kali ini, koleksinya jauh lebih luas, mencakup pakaian, tas, sneakers, parfum, kacamata, hingga berbagai aksesori.

Polkadot yang Berasal dari Pengalaman Pribadi

20260827143651_yayoi-kusama-x-louis-vuitton-3_169.jpeg

Dok. Istimewa

Kusama lahir di Matsumoto, Jepang, pada 1929. Sejak kecil, ia mengalami halusinasi visual berupa pola titik dan jaring yang kemudian menjadi inspirasi utama dalam karya seninya.

Selain polkadot, ia dikenal melalui Infinity Mirror Rooms, patung labu, lukisan repetitif, serta instalasi yang mengeksplorasi ruang dan ketakterhinggaan.

Di balik kesuksesannya, Kusama juga menjalani perjuangan panjang dengan kondisi kesehatan mental. Sejak 1970-an, ia tinggal secara sukarela di rumah sakit jiwa di Tokyo, tetapi tetap rutin pergi ke studio untuk melukis.

Bahkan, ia dikenal sangat produktif dan terus menciptakan karya meski mengalami insomnia.

Seniman yang Menembus Batas

20260827143741_yayoi-kusama-x-louis-vuitton.jpeg

Dok. Istimewa

Kusama juga dikenal berani menyuarakan pandangannya melalui seni. Sejak era 1960-an, ia aktif membuat pertunjukan dan aksi provokatif yang mengangkat isu perang, seksualitas, serta kebebasan.

Pengaruhnya kemudian meluas jauh melampaui museum dan galeri. Pada 2016, Kusama masuk daftar 100 tokoh paling berpengaruh versi majalah Time.

Kini, Yayoi Kusama sudah pergi. Namun, warisannya akan terus hidup melalui karya-karya yang ikonik. Kolaborasinya dengan Louis Vuitton menjadi bukti bahwa seni dapat menembus berbagai batas dan hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Polkadot, labirin, dan gagasan tentang ketakterhinggaan yang ia tinggalkan kemungkinan akan terus dikenang jauh setelah sang seniman tiada.

  • Louis Vuitton
  • Marc Jacobs

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.