Seharian Dikejar Deadline dan Meeting? 5 Cara Ini Bantu Kamu Tetap Bisa Istirahat
Ket. Seharian Dikejar Deadline dan Meeting? 5 Cara Ini Bantu Kamu Tetap Bisa Istirahat
Doc: Magnific/drobotdean
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pernah merasa seharian sibuk bekerja, tetapi saat jam pulang tiba justru bingung apa saja yang sudah diselesaikan? Meeting datang silih berganti, notifikasi chat terus berdatangan, email belum habis dibalas, lalu masih harus berpindah dari satu tugas ke tugas lainnya.
Ritme kerja seperti ini sering kali membuat waktu untuk beristirahat terasa mustahil, sementara tubuh dan pikiran juga membutuhkan jeda agar bisa bekerja dengan lebih optimal.
Jika merasa tidak punya waktu untuk beristirahat saat bekerja, ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk memanfaatkan jeda singkat di tengah padatnya aktivitas.
1. Manfaatkan Waktu Tunggu Sebelum Meeting
Coba ingat lagi kebiasaan sebelum rapat dimulai. Apa yang biasanya dilakukan saat menunggu peserta lain bergabung?
Sebagian besar orang akan membuka email, membalas chat, atau menyelesaikan pekerjaan lain selama beberapa menit tersebut. Padahal, waktu tunggu itu bisa dimanfaatkan sebagai jeda singkat untuk mengisi ulang energi.
Daripada terus menatap layar, gunakan beberapa menit pertama untuk mengobrol ringan dengan rekan kerja. Misalnya dengan bertanya, “Apa hal menyenangkan yang terjadi minggu ini?” atau “Lagi semangat mengerjakan proyek apa sekarang?”
Percakapan sederhana seperti ini dapat membantu memperbaiki suasana hati sekaligus mempererat hubungan dengan rekan kerja.
2. Perlambat Ritme Tubuh Sejenak
Saat pekerjaan semakin menumpuk, tanpa sadar tubuh ikut bergerak lebih cepat. Jari mengetik lebih kencang, langkah kaki semakin terburu-buru, bahkan cara berbicara pun terasa lebih cepat.
Rekomendasi juga buat kamu:
Respons tersebut sebenarnya membuat otak menganggap kita sedang berada dalam situasi yang penuh tekanan. Akibatnya, tubuh tetap berada dalam mode siaga sehingga rasa lelah semakin sulit hilang.
Cobalah memperlambat ritme tubuh selama satu atau dua menit. Turunkan bahu agar lebih rileks, lalu tarik napas melalui hidung selama lima detik dan hembuskan perlahan selama lima detik. Ulangi aktivitas ini beberapa kali.
Kalau harus berjalan menuju ruang meeting berikutnya, tidak ada salahnya berjalan sedikit lebih pelan sambil memperhatikan langkah kaki. Cara sederhana ini dapat membantu tubuh kembali merasa lebih tenang.
3. Hindari Multitasking yang Sering Dianggap Sepele
Apakah kamu sering membaca chat saat meeting berlangsung? Atau membalas email sambil mendengarkan presentasi?
Kebiasaan ini memang terlihat efisien, tetapi sebenarnya membuat otak bekerja lebih keras. Setiap kali berpindah fokus, otak membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri kembali. Lama-kelamaan, energi mental pun lebih cepat terkuras.
Jika memungkinkan, cobalah benar-benar fokus pada satu aktivitas. Saat mengikuti rapat tatap muka, gunakan buku catatan dan pulpen dibandingkan membuka ponsel atau laptop.
Ketika sedang mengerjakan tugas penting, jauhkan ponsel dari meja kerja dan tutup aplikasi yang tidak berkaitan dengan pekerjaan tersebut. Dengan mengurangi distraksi, kamu akan lebih mudah berkonsentrasi sekaligus memberi kesempatan otak untuk beristirahat dari berbagai gangguan digital.
4. Kosongkan Pikiran Sebelum Beristirahat
Pernah tidak, tubuh sedang beristirahat tetapi pikiran masih sibuk memikirkan deadline, revisi, atau pekerjaan yang belum selesai?
Kondisi ini cukup umum terjadi. Pikiran cenderung terus mengingat pekerjaan yang belum tuntas sehingga membuat kita sulit benar-benar merasa rileks.
Salah satu cara mengatasinya adalah dengan menuliskan semua hal yang sedang memenuhi pikiran. Luangkan sekitar dua menit untuk membuat daftar tugas, ide, atau hal yang masih mengganjal.
Setelah itu, berikan kesempatan pada diri sendiri untuk berjalan santai atau sekadar melihat ke luar jendela tanpa memikirkan pekerjaan. Sering kali, solusi terbaik justru muncul ketika otak tidak dipaksa terus bekerja.
5. Pilih Jenis Istirahat yang Paling Sesuai Kebutuhan
Tidak semua jeda memberikan manfaat yang sama. Misalnya, membuka media sosial selama beberapa menit memang terasa seperti istirahat, tetapi setelahnya kamu bisa saja merasa semakin lelah atau justru terdistraksi.
Sebelum mengambil jeda, coba tanyakan pada diri sendiri, “Apa yang sebenarnya sedang aku butuhkan?”
Kalau mata terasa lelah, mungkin kamu perlu menjauh dari layar komputer. Jika tubuh mulai pegal, lakukan peregangan ringan. Saat pikiran terasa penuh, berjalan sebentar atau latihan pernapasan bisa menjadi pilihan yang lebih baik.
Semakin sesuai jenis istirahat dengan kebutuhanmu saat itu, semakin besar manfaat yang bisa dirasakan. Memiliki waktu istirahat yang terbatas di jam kerja bukan berarti tidak bisa beristirahat sama sekali.
Waktu jeda yang singkat tetap dapat dioptimalkan dengan berbagai cara, mulai dari memperlambat ritme tubuh, mengurangi multitasking, hingga memilih bentuk istirahat sesuai kebutuhan. Cara-cara sederhana tersebut bisa mulai diterapkan di tengah rutinitas kerja sehari-hari.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Seharian Dikejar Deadline dan Meeting? 5 Cara Ini Bantu Kamu Tetap Bisa Istirahat .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!