Imbas Isu Pemblokiran Rekening AMPB, Influencer Aa Juju Ngaku Ingin Hengkang dari Nasabah Prioritas Bank Mandiri
Senin, 24 Agu 2026, 09:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Influencer AA Juju menjadi sorotan setelah mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan Bank Mandiri dan memindahkan dananya ke bank lain.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial di tengah polemik pemblokiran rekening milik Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Rekening Supriyono diblokir saat dirinya mendampingi warga menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jumat, 21 Agustus 2026.
AA Juju diketahui mengaku sebagai nasabah prioritas Bank Mandiri. Dalam unggahannya yang diduga dilakukan dengan pegawai bank bersangkutan, menyampaikan kekecewaan sekaligus mempertanyakan apakah dirinya masih memiliki kesesuaian prinsip dengan bank tersebut.Â
Ia bahkan menyebut ingin memindahkan dananya karena merasa kepercayaan terhadap Bank Mandiri mulai terganggu.
âSepertinya Bank Mandiri dan prinsipku belum sejalan. Info itu sudah cukup menjelaskan pertanyaan aku tadi, Kak,â tulis AA Juju dalam percakapan yang dibagikannya.
Ia kemudian mempertanyakan kemungkinan memindahkan dana dari rekening Bank Mandiri. âDan apakah bisa dipindah, Kak, dana aku dari Mandiri, mengingat ini produk negara yang sudah di-lock. Aku cuma mau pindah bank aja,â demikian tulisnya.

(Percakapan Aa Juju yang ingin pindah Bank, dok: Threads)
Dalam percakapan tersebut, AA Juju juga menanyakan apakah layanan Kopra miliknya dapat ditutup. âOke, Kak. Kalau Kopra juga bisa ditutup kan, Kak,â tulisnya.
Pernyataan itu muncul setelah publik ramai membahas pemblokiran rekening Bank Mandiri milik Supriyono. Rekening tersebut disebut berisi sekitar Rp80,9 juta yang merupakan gabungan dana pribadi dan donasi masyarakat untuk kebutuhan operasional warga Pati selama berada di Jakarta.
Pemblokiran terjadi ketika Supriyono mendampingi warga menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR RI.
Polemik tersebut kemudian mendapat perhatian dari koalisi masyarakat sipil. Sejumlah organisasi, termasuk Amnesty International Indonesia, YLBHI, CELIOS, CALS, dan kelompok masyarakat sipil lainnya, mengecam pemblokiran tersebut karena dinilai dapat menghambat kebebasan berpendapat serta menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan dana nasabah.
Di sisi lain, Bank Mandiri telah menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Bank menjelaskan bahwa pemblokiran dilakukan sebagai tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan menyatakan tindakan tersebut telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku.
Unggahan AA Juju pun menambah panjang respons publik terhadap polemik tersebut. Sebagai nasabah prioritas, keinginannya untuk hengkang menunjukkan bahwa persoalan pemblokiran rekening tidak hanya menjadi perdebatan mengenai prosedur perbankan, tetapi juga menyentuh persoalan kepercayaan nasabah terhadap institusi keuangan.*
- Influencer Aa Juju
- Nasabah Prioritas Bank Mandiri
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.