Rekomendasi 6 Film Horor Psikologi Netflix, Super Bikin Merinding

Ket. Rekomendasi film horor psikologi.

Doc: IMDb

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Bosan dengan film horor yang isinya cuma suara kaget, pintu tiba-tiba terbuka, lalu sosok menyeramkan muncul di layar? Kalau iya, mungkin sudah waktunya mencoba horor psikologis.

Berbeda dari horor konvensional yang mengandalkan jump scare atau penampakan makhluk mengerikan, horor psikologis justru membuat penonton takut lewat permainan pikiran. Ceritanya bisa membuat kita meragukan apa yang sebenarnya terjadi, mempertanyakan kondisi mental karakter, sampai ikut merasa terjebak dalam ketakutan yang mereka alami.

Yang lebih mengganggu, rasa tidak nyaman dari film semacam ini terkadang masih terbawa setelah film selesai. Apalagi ketika cerita menyisakan pertanyaan atau twist yang membuat kita memikirkan ulang adegan-adegan sebelumnya.

Buat Cantiks yang mencari tontonan dengan teror yang lebih mind-blowing, berikut enam rekomendasi film horor psikologis yang bisa masuk watchlist.

1. Forgotten (2017)

Film Korea Selatan ini cocok untuk Cantiks yang suka cerita penuh misteri dan plot twist. Forgotten mengikuti Jin Seok, seorang pemuda yang pindah ke rumah baru bersama keluarganya. Kehidupannya mulai berubah setelah sang kakak, Yoo-seok, diculik oleh orang misterius.

Sembilan belas hari kemudian, Yoo Seok tiba-tiba kembali. Anehnya, ia sama sekali tidak mengingat apa yang terjadi selama diculik.

Jin Seok mulai memperhatikan berbagai perubahan kecil pada kakaknya, mulai dari cara berjalan hingga kebiasaan sehari-hari. Kecurigaan tersebut perlahan berkembang menjadi paranoia. Semakin banyak rahasia terungkap, semakin sulit bagi Jin-seok membedakan antara kenyataan dan sesuatu yang hanya terjadi dalam pikirannya.

2. The Call (2020)

Bagaimana kalau Cantiks bisa menelepon seseorang dari masa lalu dan mengubah masa depan? Konsep inilah yang ditawarkan The Call.

Film Korea ini mempertemukan Seo-yeon yang hidup pada 2019 dengan Young-sook yang berada di tahun 1999. Keduanya dapat berkomunikasi melalui sebuah telepon rumah tua.

Awalnya, kemampuan tersebut terlihat seperti kesempatan luar biasa. Young-sook bahkan membantu mengubah kejadian di masa lalu demi menyelamatkan ayah Seo Yeon. Namun, semuanya berubah ketika sisi gelap Young Sook mulai muncul.

Dari komunikasi lintas waktu, hubungan keduanya berubah menjadi permainan berbahaya yang mempertaruhkan kehidupan Seo-yeon.

3. Gerald’s Game (2017)

Bayangkan terjebak di ranjang dalam keadaan tangan terborgol, sementara tidak ada seorang pun yang bisa menolong. Itulah mimpi buruk yang dialami Jessie dalam Gerald’s Game.

Ketika sedang berlibur bersama suaminya di sebuah rumah terpencil, Gerald tiba-tiba meninggal dunia. Jessie pun terjebak seorang diri dalam kondisi yang sangat mengerikan. Kelaparan, dehidrasi, cuaca ekstrem, dan ancaman anjing liar menjadi masalah yang harus dihadapinya.

Namun, ancaman terbesar ternyata berasal dari pikirannya sendiri.

Halusinasi dan kenangan masa lalu memaksa Jessie menghadapi trauma yang selama ini ia pendam. Film ini bukan hanya tentang bertahan hidup, tetapi juga tentang menghadapi luka psikologis yang selama bertahun-tahun terkubur.

4. The Perfection (2018)

Dunia musik klasik yang terlihat elegan ternyata menyimpan sesuatu yang sangat mengerikan. The Perfection mengikuti Charlotte, mantan anak ajaib di dunia musik yang meninggalkan akademi karena harus merawat ibunya.

Ketika kembali ke lingkungan akademi, Charlotte bertemu Elizabeth, murid baru yang dianggap sebagai bintang masa depan.

Persaingan di antara keduanya kemudian berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih gelap. Film ini memadukan thriller psikologis dengan body horror yang cukup ekstrem. Ceritanya juga penuh kejutan sehingga penonton sebaiknya tidak terlalu cepat percaya pada apa yang terlihat di layar.

5. The Platform (2019)

Tidak semua horor membutuhkan hantu. The Platform justru menggunakan konsep penjara vertikal untuk menunjukkan sisi gelap manusia.

Tokoh utamanya, Goreng, terbangun di sebuah sel beton bernama The Pit. Setiap hari, sebuah platform berisi makanan mewah bergerak dari lantai paling atas menuju ke bawah. Masalahnya, penghuni lantai atas makan terlebih dahulu dan menyisakan sedikit atau bahkan tidak menyisakan makanan untuk mereka yang berada di bawah.

Situasi tersebut perlahan membuat para penghuni melakukan berbagai tindakan brutal demi bertahan hidup. Selain menegangkan, film ini juga membawa kritik sosial tentang kesenjangan, kerakusan, dan bagaimana manusia bertindak ketika sumber daya terbatas.

6. Creep (2014)

Kalau Cantiks mencari film yang membuat rasa tidak nyaman muncul perlahan, Creep bisa menjadi pilihan. Film ini mengikuti Aaron, seorang videografer lepas yang menerima pekerjaan untuk merekam video seorang pria bernama Josef di sebuah pondok terpencil.

Josef awalnya terlihat ramah dan bahkan mengaku sedang menghadapi penyakit mematikan. Namun, semakin lama Aaron berada bersamanya, perilaku Josef semakin aneh dan sulit ditebak.

Dengan format found-footage, penonton seolah ikut menyaksikan rekaman yang dibuat Aaron. Ketegangan pun dibangun perlahan hingga batas antara seseorang yang sekadar aneh dan seorang predator menjadi semakin kabur.

Enam film tersebut menawarkan jenis ketakutan yang berbeda. Ada yang mengandalkan misteri, permainan waktu, trauma, manipulasi, hingga sisi gelap manusia.

Kalau Cantiks sudah bosan dengan horor yang hanya mengandalkan jump scare, film-film ini bisa menjadi pilihan. Siapkan mental, karena beberapa di antaranya mungkin tidak selesai meneror hanya ketika layar sudah gelap.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN