6 Makanan Tinggi Zinc yang Bisa Bantu Jaga Kesehatan Kulit, Ada Cokelat hingga Yogurt Yunani

Ket. Cokelat hitam.

Doc: Magnific

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Merawat kulit tidak cukup hanya mengandalkan skincare. Apa yang dikonsumsi setiap hari juga dapat berpengaruh terhadap kondisi kulit. Salah satu nutrisi yang penting untuk diperhatikan adalah zinc, mineral yang berperan dalam fungsi kekebalan tubuh, proses penyembuhan luka, serta membantu menjaga jaringan tubuh, termasuk kulit.

Kebutuhan zinc sebenarnya bisa dipenuhi melalui makanan sehari-hari. Sumbernya pun beragam, mulai dari makanan laut dan daging hingga kacang-kacangan dan biji-bijian.

Meski begitu, mengonsumsi makanan tinggi zinc bukan berarti dapat langsung mengatasi jerawat atau seluruh permasalahan kulit. Zinc merupakan salah satu bagian dari pola makan bergizi seimbang yang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Berikut KUCANTIK.COM kumpulkan beberapa makanan tinggi zinc yang bisa Cantiks masukkan ke dalam menu harian.

1. Tiram dan Kerang

Jika berbicara soal makanan kaya zinc, tiram menjadi salah satu pilihan dengan kandungan paling tinggi. Sekitar enam tiram berukuran sedang bahkan dapat mengandung lebih dari 30 mg zinc. Mineral tersebut dibutuhkan tubuh untuk mendukung sistem imun, membantu proses pemulihan luka, serta menjaga kesehatan jaringan.

Selain tiram, beberapa makanan laut seperti kerang, kepiting, dan lobster juga mengandung zinc. Walaupun jumlahnya umumnya tidak setinggi tiram, makanan tersebut tetap memberikan protein dan berbagai nutrisi lainnya.

Pastikan seafood yang dikonsumsi masih segar dan dimasak sampai matang untuk mengurangi risiko keamanan pangan.

2. Daging Sapi

Tidak terlalu menyukai seafood? Daging sapi bisa menjadi alternatif sumber zinc dari makanan hewani. Dalam sekitar 3,5 ons atau 100 gram daging sapi, kandungan zinc-nya dapat mencapai kurang lebih 4,8 mg, tergantung jenis dan potongan daging.

Asupan zinc dari daging sapi dapat membantu memenuhi kebutuhan mineral tubuh yang berperan dalam pemeliharaan jaringan dan proses penyembuhan.

Agar lebih sehat, pilih potongan daging yang tidak terlalu berlemak. Cara memasak seperti memanggang, merebus, atau menumis dengan sedikit minyak juga dapat menjadi pilihan.

3. Biji Labu

Bagi Cantiks yang lebih banyak mengonsumsi makanan nabati, biji labu layak masuk dalam daftar camilan atau topping sehat. Sekitar satu ons biji labu mengandung kurang lebih 2,2 mg zinc. Biji labu juga praktis dikonsumsi. Cantiks bisa menyangrainya dan menambahkannya ke oatmeal, salad, yogurt, atau menjadikannya camilan.

Untuk mendapatkan variasi nutrisi, biji labu juga dapat dikombinasikan dengan biji wijen, biji bunga matahari, atau chia seed.

4. Yogurt Yunani

Produk olahan susu seperti Greek yogurt juga bisa membantu menambah asupan zinc. Dalam porsi sekitar 6–8 ons, yogurt Yunani dapat mengandung sekitar 1,5–1,7 mg zinc, meskipun kandungannya dapat berbeda antara satu produk dan lainnya.

Selain zinc, Greek yogurt juga merupakan sumber protein yang dibutuhkan tubuh untuk membantu pemeliharaan jaringan.

Agar lebih sehat, pilih yogurt dengan kandungan gula tambahan yang rendah. Cantiks juga bisa menambahkan biji labu atau kacang-kacangan sebagai topping untuk membuat kandungan nutrisinya semakin beragam.

5. Cokelat Hitam

Kabar baik bagi pencinta cokelat! Dark chocolate juga mengandung zinc. Cokelat hitam dengan kadar kakao sekitar 70–85 persen menyediakan kurang lebih 3,3 mg zinc per 100 gram. Tidak hanya zinc, dark chocolate juga mengandung sejumlah mineral seperti magnesium, tembaga, dan zat besi serta senyawa antioksidan flavonol.

Namun, bukan berarti Cantiks bisa mengonsumsinya dalam jumlah besar. Cokelat tetap mengandung kalori dan sebagian produk memiliki gula tambahan cukup tinggi.

Jika ingin memasukkannya ke dalam pola makan, pilih cokelat dengan persentase kakao tinggi dan gula lebih rendah serta konsumsi dalam porsi secukupnya.

6. Kacang-Kacangan

Pilihan lainnya adalah kacang-kacangan, terutama bagi Cantiks yang sedang mengurangi konsumsi produk hewani. Kacang mete, misalnya, mengandung sekitar 5,6 mg zinc per 100 gram. Selain kacang mete, buncis, lentil, kacang hitam, dan kacang merah juga dapat memberikan asupan zinc sekaligus protein dan serat nabati.

Kacang-kacangan bisa diolah menjadi berbagai menu, mulai dari sup, salad, tumisan hingga kari.

Namun, kelompok makanan nabati tertentu mengandung fitat yang dapat mengurangi penyerapan zinc. Proses seperti merendam dan memasak kacang hingga matang dapat membantu mengurangi efek tersebut.

Zinc Bukan Satu-Satunya Kunci Kulit Sehat

Menambahkan makanan kaya zinc ke dalam menu harian memang bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi. Namun, jangan menganggap zinc sebagai satu-satunya solusi untuk mendapatkan kulit sehat atau mengatasi jerawat.

Kondisi kulit juga dipengaruhi berbagai faktor, termasuk pola makan secara keseluruhan, kualitas tidur, gaya hidup, perawatan kulit, hingga kondisi kesehatan tertentu.

Karena itu, fokuslah pada pola makan yang beragam dan bergizi seimbang. Jika mengalami masalah kulit yang menetap atau semakin parah, konsultasi dengan dokter kulit tetap menjadi langkah yang lebih tepat dibanding hanya mengandalkan makanan atau suplemen tertentu.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN