Jennies Law Bikin Geger, Ada Hubungan dengan Jennie BLACKPINK?

Ket. Jennies Law dan Jennie BLACKPINK.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Jennie kembali menjadi sorotan, tetapi kali ini bukan karena lagu, fashion, atau aktivitas panggung Jennie BLACKPINK. Di Irlandia, nama yang sama justru melekat pada sebuah undang-undang yang bertujuan melindungi masyarakat dari kekerasan dalam hubungan.

Menariknya, kemunculan istilah “Jennies Law” berpotensi membuat penggemar KPop salah paham. Apalagi nama Jennie sudah sangat identik dengan salah satu member BLACKPINK yang memiliki basis penggemar besar di seluruh dunia. Lantas, apakah undang-undang tersebut memang berkaitan dengan Jennie Kim atau BLACKPINK?

Jawabannya, tidak ada hubungan langsung sama sekali.

Jennies Law di Irlandia dinamai untuk mengenang Jennifer Poole, seorang perempuan berusia 24 tahun yang dibunuh mantan pasangannya pada 2021. Jennifer, yang akrab dipanggil Jennie, diketahui tidak mengetahui mantan pasangannya memiliki riwayat kekerasan dan pernah dihukum karena menyerang pasangan sebelumnya.

Tragedi tersebut kemudian mendorong keluarga Jennifer, terutama sang kakak, Jason Poole, untuk memperjuangkan perubahan sistem hukum. Mereka menginginkan adanya mekanisme yang dapat membantu seseorang mengetahui riwayat kekerasan serius yang dimiliki calon atau pasangan mereka.

Apa Itu Jennies Law?

Secara resmi, aturan tersebut dikenal sebagai Domestic Violence Judgments Register Act 2026 atau Jennies Law. Undang-undang ini menyediakan daftar putusan yang dapat diakses publik terkait orang yang telah dinyatakan bersalah atas kekerasan domestik serius terhadap pasangan atau mantan pasangan.

Tujuan utamanya bukan sekadar menghukum pelaku. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu seseorang membuat keputusan yang lebih aman ketika sedang menjalin hubungan atau mempertimbangkan hubungan dengan seseorang.

Pemerintah Irlandia sebelumnya menjelaskan bahwa aturan ini menjadi bagian dari strategi yang lebih luas untuk melawan kekerasan domestik, seksual, dan berbasis gender. Pemerintah juga menekankan bahwa daftar tersebut bukan satu-satunya solusi untuk mencegah kekerasan, melainkan salah satu instrumen perlindungan bagi korban dan masyarakat.

Pada Juli 2026, Jennie’s Law telah melewati seluruh tahapan di parlemen Irlandia. Presiden Catherine Connolly kemudian menandatanganinya menjadi undang-undang pada 22 Juli 2026.

Mengapa Namanya Jennie?

Nama Jennies Law diberikan sebagai penghormatan kepada Jennifer Poole. Kisahnya menjadi alasan kuat di balik perjuangan keluarganya agar informasi mengenai riwayat kekerasan seseorang dapat lebih mudah diketahui.

Jennifer merupakan seorang ibu dan pekerja layanan kesehatan yang tinggal di Dublin. Ia dibunuh oleh mantan pasangannya, Gavin Murphy, pada April 2021. Murphy kemudian mendapat hukuman penjara seumur hidup.

Menurut laporan mengenai perjalanan legislasi tersebut, keluarga Poole percaya sistem yang memungkinkan seseorang mengetahui riwayat kekerasan pasangan dapat menjadi alat penting untuk mencegah tragedi serupa.

Dengan demikian, nama Jennie dalam Jennie’s Law bukan sekadar nama populer. Nama tersebut menjadi simbol perjuangan sebuah keluarga setelah kehilangan anggota keluarganya secara tragis.

Lalu, Apa Hubungannya dengan Jennie BLACKPINK?

Di sinilah kesamaan nama tersebut menjadi menarik bagi penggemar KPop.

Jennie BLACKPINK dan Jennifer “Jennie” Poole adalah dua orang yang sama sekali berbeda. Jennie BLACKPINK merupakan penyanyi Korea Selatan yang dikenal sebagai salah satu anggota BLACKPINK. Profil resmi YG Entertainment mencantumkan Jennie sebagai salah satu dari empat member grup tersebut bersama Jisoo, Rose, dan Lisa.

Jennie Kim juga memiliki perjalanan solo yang sangat sukses. Ia debut solo dengan lagu “SOLO” pada 2018 dan kemudian merilis album Ruby. Aktivitasnya sebagai penyanyi solo berjalan berdampingan dengan kariernya bersama BLACKPINK.

Jadi, ketika istilah Jennies Law muncul di pemberitaan, nama tersebut memang dapat membuat orang teringat pada Jennie BLACKPINK. Namun, tidak ada bukti bahwa undang-undang di Irlandia tersebut dibuat karena sang idol, apalagi berkaitan dengan karier atau aktivitas BLACKPINK.

Kesamaannya hanya terletak pada nama panggilan Jennie.

Bukan Jennie BLACKPINK, tetapi Kisah yang Jauh Lebih Serius

Kemunculan Jennies Law menjadi pengingat sebuah nama yang terdengar familiar bisa memiliki cerita yang sama sekali berbeda.

Bagi penggemar BLACKPINK, Jennie identik dengan dunia musik, fashion, panggung dan popularitas global. Sementara bagi masyarakat Irlandia, nama Jennie dalam konteks hukum merujuk pada Jennifer Poole dan perjuangan keluarganya untuk meningkatkan perlindungan terhadap korban kekerasan domestik.

Justru karena itu, Jennies Law memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar nama sebuah aturan. Undang-undang tersebut membawa nama seorang perempuan yang kehilangan nyawanya, sekaligus menjadi bagian dari upaya agar orang lain tidak mengalami nasib serupa.

Jadi, kalau kamu menemukan berita tentang Jennies Law yang sedang ramai di Irlandia, jangan buru-buru mengira Jennie BLACKPINK terlibat. Ini bukan aturan tentang sang idol, melainkan bentuk penghormatan kepada Jennifer Poole dan perjuangan keluarganya untuk menciptakan perlindungan yang lebih baik dari kekerasan domestik.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN