6 Idol KPop Ini Bongkar Beratnya Jadi Idol Perempuan, Standar Ganda Bikin Tertekan
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Menjadi idol KPop perempuan ternyata tidak selalu dipenuhi gemerlap panggung dan popularitas. Di balik penampilan sempurna yang ditampilkan kepada publik, sejumlah idol pernah mengungkap tekanan besar akibat standar kecantikan dan ekspektasi yang berbeda antara perempuan dan laki-laki.
Tekanan tersebut dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari berat badan, cara berpakaian, pola makan, hingga sikap dan kehidupan pribadi. Beberapa idol bahkan menilai tuntutan tersebut terasa seperti standar ganda karena apa pun yang mereka lakukan tetap berpotensi menjadi bahan kritik.
1. Taeyeon SNSD

Sumber: Instagram.com/taeyeon_ss
Taeyeon SNSD pernah menyoroti pengalaman menghadapi komentar negatif melalui unggahannya pada 2021. Saat itu, ia tengah mempromosikan lagu “Weekend” dan menyinggung bagaimana publik sering memberikan penilaian berbeda terhadap tubuh serta penampilan idol perempuan.
Menurut Taeyeon, ketika berat badan bertambah, seorang idol perempuan bisa disebut gemuk, tetapi ketika terlalu kurus justru dianggap terlihat tidak sehat. Pilihan pakaian pun tidak luput dari komentar, karena busana longgar dapat dianggap terlalu maskulin sementara pakaian ketat berpotensi dinilai terlalu terbuka.
Situasi serupa juga terjadi pada makanan dan pilihan merek. Makan banyak bisa membuat seorang perempuan dicap tidak menjaga diri, sedangkan makan sedikit dianggap terlalu pemilih, sementara pilihan terhadap barang bermerek mahal maupun murah sama-sama dapat memunculkan komentar negatif.
2. Heechul Super Junior

Rekomendasi juga buat kamu:
Sumber: Dispatch
Pengalaman mengenai tekanan yang dialami girl group juga pernah dibahas Heechul Super Junior dalam program Knowing Brother pada 2022. Pernyataan tersebut muncul ketika sejumlah perempuan membicarakan pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi sebagai anggota girl group.
Heechul kemudian menjelaskan bahwa idol perempuan seolah tidak pernah lepas dari penilaian publik mengenai berat badan dan penampilan. Ketika berat badan bertambah, mereka akan dikomentari gemuk, tetapi ketika berhasil menurunkan berat badan, perubahan tersebut juga tetap menjadi bahan pembicaraan.
Menurutnya, kondisi kesehatan dan penampilan idol perempuan juga kerap mendapatkan sorotan yang berlebihan. Hal tersebut menunjukkan betapa sulitnya bagi perempuan di industri hiburan untuk terbebas dari penilaian publik.
3. Amber f(x)

Sumber: Instagram.com/amberliu
Amber f(x) juga pernah membicarakan perbedaan tuntutan antara idol perempuan dan laki-laki ketika tampil dalam program CBS This Morning pada 2020. Ia menilai perempuan di industri KPop memiliki tekanan visual yang lebih besar karena dituntut untuk memenuhi standar kecantikan tertentu.
Amber mengaku pernah berada dalam lingkungan yang membuat dirinya merasa harus memiliki tubuh kurus. Pembahasan mengenai diet bahkan menjadi hal yang sangat umum di kalangan idol perempuan, sementara ia merasa idol laki-laki mendapatkan aturan yang jauh lebih longgar mengenai bentuk tubuh.
Tekanan tersebut juga berdampak pada pengalaman pribadi Amber. Ia mengaku pernah diminta mencerahkan warna kulit, mengalami masalah pola makan akibat tuntutan menjaga berat badan, hingga menghadapi tekanan untuk menjalani prosedur kecantikan.
4. Sulli

Sumber: Istimewa
Mendiang Sulli juga menjadi salah satu idol yang pernah menghadapi tekanan besar terkait ekspektasi publik. Dalam sebuah dokumenter mengenai dirinya, produser menggambarkan bagaimana idol perempuan sering diharapkan mampu menunjukkan sisi seksi sekaligus imut dan polos dalam waktu bersamaan.
Sulli pada awalnya berusaha menyesuaikan diri dengan gambaran perempuan ideal yang diinginkan publik. Namun, ketika kebencian tetap datang meski telah berusaha memenuhi ekspektasi tersebut, ia akhirnya memilih menunjukkan dirinya secara lebih jujur.
Keberanian Sulli untuk keluar dari standar yang dianggap terlalu membatasi justru membuatnya tetap menjadi sasaran kritik. Pengalamannya menjadi gambaran tentang betapa sulitnya perempuan mempertahankan identitas pribadi ketika kehidupan mereka terus diamati publik.
5. PRISTIN

Sumber: Pledis Entertainment
Tekanan yang dialami idol perempuan juga tidak hanya berkaitan dengan penampilan. Dalam program We Like Zines pada 2017, salah satu member PRISTIN, Siyeon, membicarakan menstruasi sebagai salah satu tantangan yang harus dihadapi ketika menjalani aktivitas sebagai idol.
Heechul kemudian menyoroti bagaimana perempuan tetap dituntut bekerja dan tampil profesional meskipun sedang mengalami menstruasi. Bahkan ketika perubahan suasana hati muncul akibat kondisi tersebut, idol perempuan tetap diharapkan tampil ceria dan memberikan senyum kepada penggemar.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kehidupan idol perempuan memiliki tantangan fisik yang terkadang tidak terlihat oleh publik. Mereka harus tetap menjalankan jadwal padat sambil menghadapi kondisi tubuh yang dapat berubah setiap bulan.
6. Karina aespa

Sumber: Istimewa
Karina aespa membicarakan tantangan lain yang dihadapi idol perempuan, yakni persoalan keberlangsungan karier. Dalam dokumenter Lee Soo Man: King of K-Pop pada 2025, Karina mengaku memikirkan bagaimana caranya agar kariernya dapat bertahan dalam jangka panjang.
Ia menyadari bahwa karier idol perempuan sering dianggap tidak berlangsung selama karier idol laki-laki. Selain itu, perubahan selera dan pandangan publik membuat para member aespa harus terus memikirkan cara beradaptasi dengan industri hiburan yang terus bergerak.
Karina juga pernah membuat penggemar semakin memahami pandangannya mengenai kehidupan sebagai perempuan. Dalam sebuah program varietas pada Januari 2026, ia mengungkapkan bahwa jika memiliki kesempatan untuk bereinkarnasi, dirinya ingin mencoba menjalani kehidupan sebagai laki-laki karena merasa pengalaman tersebut akan sangat berbeda.
Berbagai pengalaman tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap idol perempuan tidak hanya datang dari industri, tetapi juga dari ekspektasi masyarakat. Mulai dari bentuk tubuh, pakaian, kondisi fisik, kehidupan pribadi hingga masa depan karier, perempuan di dunia KPop kerap menghadapi standar yang sangat tinggi.
Pada akhirnya, menjadi seorang idol bukan berarti mereka harus selalu terlihat sempurna di mata publik. Kisah Taeyeon, Amber, Sulli, PRISTIN, Karina, dan sejumlah idol lainnya memperlihatkan pentingnya memberikan ruang bagi perempuan untuk menjadi dirinya sendiri tanpa terus-menerus dihadapkan pada standar ganda.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk 6 Idol KPop Ini Bongkar Beratnya Jadi Idol Perempuan, Standar Ganda Bikin Tertekan .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!