7 Gejala Gagal Jantung yang Sering Diabaikan, Kenali Tanda Awalnya

Minggu, 16 Agu 2026, 19:05 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Gagal jantung merupakan kondisi serius yang terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Kondisi ini tidak berarti jantung berhenti berdetak, melainkan kemampuan jantung dalam mengalirkan darah menurun atau membutuhkan tekanan yang lebih tinggi agar dapat bekerja.

Gagal jantung dapat berkembang akibat berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit arteri koroner, riwayat serangan jantung, tekanan darah tinggi dalam jangka panjang, hingga gangguan pada katup jantung. Gejalanya pun dapat berbeda pada setiap orang dan muncul secara perlahan maupun memburuk dalam waktu relatif cepat.

Ket. Foto: Gagal jantung merupakan kondisi serius yang terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal untuk memenuhi kebutuhan tubuh. — Sumber: Pexels

Berikut sejumlah gejala gagal jantung yang perlu diperhatikan:

1. Sesak Napas

Sesak napas menjadi salah satu gejala gagal jantung yang paling umum. Pada tahap awal, keluhan ini biasanya muncul ketika seseorang melakukan aktivitas fisik seperti berjalan, menaiki tangga, atau berolahraga.

Seiring kondisi memburuk, sesak napas dapat muncul ketika seseorang sedang beristirahat atau berbaring. Kondisi tersebut dapat terjadi karena jantung kesulitan memompa darah sehingga tekanan meningkat dan cairan dapat menumpuk di paru-paru.

2. Kaki dan Pergelangan Kaki Membengkak

Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, dan tungkai juga dapat menjadi tanda adanya gangguan pada fungsi jantung. Ketika sirkulasi darah terganggu, ginjal dapat menahan lebih banyak garam dan air sehingga cairan menumpuk di jaringan tubuh.

Pembengkakan tersebut umumnya lebih terlihat pada bagian tubuh yang berada di bawah, terutama setelah seseorang berdiri atau duduk dalam waktu lama. Jika pembengkakan terus muncul atau semakin parah, kondisi tersebut sebaiknya diperiksakan kepada tenaga kesehatan.

3. Berat Badan Naik Secara Tiba-tiba

Kenaikan berat badan dalam waktu singkat tidak selalu berarti bertambahnya lemak tubuh. Pada penderita gagal jantung, perubahan berat badan secara mendadak dapat menjadi tanda adanya penumpukan cairan.

Karena itu, penderita yang sudah mendapatkan diagnosis gagal jantung biasanya dianjurkan memantau berat badan secara rutin. Perubahan yang tidak biasa dapat membantu mendeteksi kondisi yang memburuk lebih awal.

4. Mudah Lelah

Rasa lelah yang berlebihan juga dapat menjadi tanda gagal jantung. Ketika kemampuan jantung memompa darah berkurang, pasokan darah dan oksigen ke otot serta jaringan tubuh dapat ikut menurun.

Akibatnya, aktivitas yang sebelumnya mudah dilakukan seperti berjalan, menaiki tangga, atau berbelanja dapat terasa jauh lebih berat. Kelelahan yang terus muncul tanpa alasan jelas perlu diperhatikan, terutama jika disertai gejala lain.

5. Batuk Terus-menerus

Sebagian penderita gagal jantung dapat mengalami batuk, terutama ketika berbaring. Gejala tersebut dapat berkaitan dengan penumpukan cairan di paru-paru akibat meningkatnya tekanan di dalam sistem peredaran darah.

Batuk dengan dahak berbusa berwarna merah muda atau disertai darah merupakan kondisi yang lebih serius. Gejala tersebut dapat menjadi tanda keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan medis segera.

6. Detak Jantung Cepat atau Tidak Teratur

Gagal jantung juga dapat disertai perubahan denyut jantung. Jantung mungkin berdetak lebih cepat sebagai upaya mempertahankan aliran darah ke seluruh tubuh ketika kemampuan memompanya menurun.

Sebagian penderita juga dapat mengalami jantung berdebar atau irama jantung tidak teratur. Gangguan irama tertentu, seperti fibrilasi atrium, dapat muncul bersamaan dengan gagal jantung.

7. Nafsu Makan Menurun dan Mual

Gejala gagal jantung tidak selalu berkaitan langsung dengan pernapasan atau denyut jantung. Sebagian orang dapat mengalami penurunan nafsu makan, mual, atau cepat merasa kenyang akibat perubahan aliran darah ke sistem pencernaan maupun penumpukan cairan di area perut.

Keluhan tersebut dapat membuat seseorang makan lebih sedikit dari biasanya. Jika muncul bersamaan dengan pembengkakan, sesak napas, atau kenaikan berat badan yang cepat, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian.

Gejala Lain yang Perlu Diwaspadai

Pada kondisi yang lebih lanjut, gagal jantung juga dapat memengaruhi fungsi otak. Penderita mungkin mengalami kebingungan, kesulitan berkonsentrasi, atau rasa mengantuk yang tidak biasa.

Namun, gejala tersebut dapat disebabkan berbagai kondisi lain sehingga tidak dapat digunakan untuk memastikan diagnosis gagal jantung. Pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk mengetahui penyebab keluhan dan menentukan penanganan yang sesuai.

Mengenali gejala sejak dini penting karena gagal jantung dapat ditangani melalui kombinasi obat-obatan, perubahan gaya hidup, pemantauan kondisi, serta tindakan medis tertentu sesuai kebutuhan pasien. Penanganan yang tepat dapat membantu mengendalikan gejala, meningkatkan kualitas hidup, dan mengurangi risiko perburukan kondisi.

Bagi penderita yang sudah didiagnosis gagal jantung, perubahan pola gejala seperti sesak yang semakin berat, pembengkakan yang bertambah, atau kenaikan berat badan secara cepat perlu segera dilaporkan kepada tenaga kesehatan. Sementara itu, kesulitan bernapas yang tiba-tiba dan berat, pingsan, atau nyeri dada merupakan tanda yang membutuhkan pertolongan medis darurat.

  • Kesehatan Jantung
  • jantung

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.