Siapa Raabi'atul Adawiyyah? Menantu Sultan Brunei yang Gelarnya Resmi Dicopot Istana, Dikenal Pintar Mengaji dan Ahli IT

Senin, 10 Agu 2026, 13:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kabar mengejutkan datang dari Istana Kesultanan Brunei Darussalam. Sultan Hassanal Bolkiah secara resmi mencabut gelar kehormatan 'Yang Mulia' serta status kebangsawanan menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah.

Istri dari Pangeran Abdul Malik tersebut kehilangan hak-hak kerajaannya usai dinilai melakukan tindakan yang tidak pantas dan mencederai reputasi istana. Publik pun penasaran dengan sosok wanita yang sebelumnya dikenal berprestasi dan anggun ini.

Ket. Foto: Pangaren Malik (kiri) dan Raabi'atul Adawiyyah (kanan). — Sumber: Reuters

Deretan Fakta Pengiran Raabi'atul Adawiyyah

Berikut adalah enam fakta mengenai profil dan latar belakang Raabi'atul Adawiyyah sebelum gelarnya dicopot oleh Kerajaan Brunei:

1. Latar Belakang dan Keahlian Bidang IT

Lahir pada 27 Oktober 1992, wanita berusia 33 tahun ini merupakan putri dari pasangan bangsawan Pengiran Haji Bolkiah dan Pengiran Hajah Noor'aismah.

Sebelum masuk ke lingkungan inti istana, Raabi'atul dikenal cerdas serta memiliki sejumlah sertifikasi keahlian di bidang teknologi informasi (ICT), seperti Microsoft Office Specialist dan Adobe Certified. Ia juga sempat bekerja sebagai System Data Analyst di BAG Networks dan IT Instructor di HAD Technologies.

2. Berprestasi dan Mahir Membaca Al-Qur'an

Selain cakap di bidang teknologi, Raabi'atul dikenal taat dan aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan. Sejak usia remaja, ia kerap mewakili sekolahnya dalam kompetisi Tilawah Al-Qur'an tingkat nasional hingga dipercaya menjadi Ketua Prefek di Pengiran Anak Puteri Hafizah Sururul Bolkiah Religious School.

3. Dikenal Anggun dan Gemar Olahraga

Di mata kerabat dan teman-temannya, ibu empat anak ini dipandang sebagai sosok yang positif dan berhati lembut. Di waktu senggangnya, ia gemar membaca literatur keislaman tentang peran wanita muslim, mendengarkan musik, serta aktif berolahraga badminton dan squash.

4. Pernikahan Mewah yang Menyita Perhatian Dunia

Raabi'atul dipersunting oleh anak keenam Sultan Brunei, Pangeran Abdul Malik, pada 12 April 2015. Resepsi pernikahan pasangan ini digelar sangat megah di Istana Nurul Iman, Bandar Seri Begawan. Kala itu, penampilan Raabi'atul menjadi sorotan internasional lantaran mengenakan tiara bertahtakan permata serta sepatu berhias kristal.

5. Pencabutan Gelar Kehormatan oleh Istana

Berdasarkan siaran resmi Kerajaan Brunei, Sultan Hassanal Bolkiah memutuskan mencabut seluruh gelar kehormatan Raabi'atul. Pihak istana menyatakan bahwa yang bersangkutan telah melakukan tindakan tidak pantas yang dianggap kurang menghormati aturan kerajaan serta mencoreng nama baik kesultanan.

6. Memicu Isu Perceraian dengan Pangeran Malik

Keputusan tegas pihak kerajaan lantas memunculkan rumor perceraian antara Raabi'atul dan Pangeran Abdul Malik setelah membina rumah tangga selama lebih dari satu dekade. Meski demikian, pihak istana belum memberikan perincian resmi terkait status pernikahan keduanya.

Pencabutan gelar kehormatan terhadap Raabi'atul Adawiyyah menjadi salah satu keputusan paling menyita perhatian dari Kesultanan Brunei dalam beberapa waktu terakhir. Kendati perincian tindakan tidak pantas tersebut tidak diungkapkan secara spesifik ke publik, langkah tegas ini menegaskan komitmen istana dalam menjaga standar perilaku dan reputasi keluarga kerajaan.

  • brunei darussalam
  • Sultan Brunei

Redaktur: Sarah Ramadhani

Penulis: Sarah Ramadhani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.