Panik Ketahuan Masuk Rumah Istri Orang, Duda di Gresik Kabur ke Kamar Mandi Saat Digerebek Warga
Senin, 10 Agu 2026, 13:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Suasana sebuah rumah di Desa Abar-Abir, Kecamatan Bungah, Gresik, mendadak geger pada Jumat malam (7/8/2026). Warga yang sebelumnya mencurigai keberadaan seorang pria di rumah perempuan berinisial E (32) akhirnya melakukan penggerebekan.
Pria berinisial K yang diketahui datang ke rumah E ketika suaminya sedang bekerja bahkan sempat dibuat panik saat warga bersama sang suami mendatangi rumah tersebut. Bukannya keluar dan menghadapi warga, K justru berusaha menyembunyikan diri.
Ia akhirnya ditemukan bersembunyi di kamar mandi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. K dan E kemudian diamankan untuk mencegah situasi semakin memanas dan menghindari kemungkinan terjadinya aksi main hakim sendiri.
Warga Sudah Curiga Sebelumnya
Kecurigaan warga terhadap keberadaan pria lain di rumah E ternyata bukan muncul secara tiba-tiba. Sejumlah tetangga disebut telah memperhatikan situasi di sekitar rumah tersebut sebelum kejadian penggerebekan. Kecurigaan semakin kuat ketika warga melihat K datang dan masuk ke rumah E saat suami perempuan tersebut masih bekerja.
Salah seorang warga Desa Abar-Abir, Budi, mengatakan warga kemudian memilih memantau rumah tersebut. Mereka juga menghubungi suami E agar segera pulang untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.
"Sebenarnya warga dan tetangga sudah curiga, akhirnya warga memantau rumah E. Setelah K datang, warga terlebih dahulu menelepon sang suami yang sedang bekerja untuk pulang," ujar Budi, Sabtu (8/8/2026).
Ketika suami E tiba, penggerebekan pun dilakukan bersama warga.
Ditemukan Bersembunyi di Kamar Mandi
Situasi semakin menegangkan ketika K berusaha menghindari warga. Pria tersebut ternyata tidak langsung keluar dari rumah dan memilih mencari tempat untuk bersembunyi. Setelah dilakukan pencarian, warga akhirnya menemukan K berada di dalam kamar mandi.
"Kemudian terjadilah penggerebekan, dan pelaku dibawa ke kantor balai desa," kata Budi.
Penemuan K di dalam rumah E membuat suasana sempat memanas. Suami E dan sejumlah warga yang berada di lokasi disebut nyaris melakukan tindakan main hakim sendiri. Melihat situasi yang berpotensi semakin kacau, polisi kemudian datang ke lokasi. K dan E langsung diamankan dari kerumunan warga dan dibawa ke Polsek Bungah untuk menjalani pemeriksaan.
E Sudah 14 Tahun Menikah
Kepala Desa Abar-Abir, Farich Masruri, membenarkan bahwa E merupakan istri sah dari pria berinisial M. E dan M diketahui telah menjalani kehidupan rumah tangga selama kurang lebih 14 tahun. Keduanya juga merupakan pendatang di Desa Abar-Abir dan baru menempati rumah di wilayah tersebut sekitar satu tahun.
"Kejadiannya sekitar pukul 20.30 WIB. Keduanya pendatang yang baru menempati rumah mereka di Desa Abar-Abir sekitar satu tahun," jelas Farich.
Informasi mengenai latar belakang E tersebut membuat kasus ini semakin menjadi perhatian warga. Sebab, pria yang ditemukan berada di rumah E saat suaminya bekerja ternyata bukan bagian dari keluarga tersebut.
Sosok K Ternyata Seorang Duda
Sementara itu, pria berinisial K diketahui berasal dari Desa Sekargadung, Kecamatan Dukun, Gresik. Farich menyebut K berstatus duda. Kehadiran K di rumah E pada malam kejadian kemudian menjadi pemicu munculnya dugaan hubungan khusus di antara keduanya.
Namun, pihak berwenang tidak menyampaikan secara rinci mengenai hubungan K dan E. Karena itu, berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat tidak serta-merta dapat dianggap sebagai fakta.
Sempat Dibawa ke Polisi
Setelah berhasil diamankan dari rumah E, K dan E dibawa ke Polsek Bungah. Langkah tersebut dilakukan untuk meredam situasi sekaligus mencegah warga melakukan tindakan di luar hukum. Keduanya kemudian menjalani pemeriksaan dan proses mediasi dengan melibatkan pihak desa serta suami E.
Mediasi menjadi jalan yang akhirnya dipilih untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Suami E Pilih Jalur Kekeluargaan
Setelah proses mediasi berlangsung, suami E memutuskan tidak membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.
Pihak desa kemudian menyerahkan penyelesaian masalah kepada keluarga setelah suami E menyatakan tidak ingin membuat laporan polisi.
"Hasil mediasi pihak suami sah meminta jalur kekeluargaan, dan tidak diperpanjang atau tidak melanjutkan proses hukum," pungkas Farich.
Dengan keputusan tersebut, kasus yang sempat membuat warga Desa Abar-Abir geger akhirnya diselesaikan melalui jalur kekeluargaan.
Kejadian ini sekaligus menunjukkan bagaimana kecurigaan warga dapat berkembang menjadi situasi yang menegangkan. Beruntung, pihak kepolisian segera turun tangan sehingga dugaan persoalan rumah tangga tersebut tidak berujung pada aksi main hakim sendiri.
- Selingkuh
- Penggerebekan
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.