- Home
-
- Entertainment
-
- Ingin Cium Idola, Wanita...
Ingin Cium Idola, Wanita Kaya Ini Modal Puluhan Juta Demi 60 Adegan Ciuman dengan Aktor Favorit
Kamis, 06 Agu 2026, 12:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Dunia drama pendek China atau dracin tengah diguncang kisah yang tak biasa. Seorang wanita kaya dikabarkan rela menggelontorkan dana pribadi demi mewujudkan impian beradu akting dengan aktor favoritnya. Tak berhenti sampai di situ, ia juga disebut meminta puluhan adegan ciuman dimasukkan ke dalam naskah hingga memicu kontroversi besar.
Kisah tersebut mencuat setelah sutradara Meng Xing membagikan pengalaman di balik layar proyek yang dikerjakan oleh rumah produksinya. Menurutnya, perusahaan mendapat pesanan dari seorang investor yang ingin mendanai sekaligus membintangi sebuah drama pendek.
Dalam industri hiburan China, investor yang ikut terlibat dalam produksi sebenarnya bukan hal baru. Namun, permintaan kali ini dianggap jauh dari kata biasa. Investor tersebut meminta dirinya menjadi pemeran utama wanita dan secara khusus memilih aktor muda Zhong Yufei sebagai pasangan dalam cerita.
Zhong Yufei sendiri merupakan salah satu aktor yang tengah naik daun di industri mikrodrama China. Popularitasnya yang terus meningkat membuat banyak penggemar mengidolakan sosoknya. Karena itulah, keputusan investor memilih Yufei sebagai lawan main langsung menarik perhatian publik.
Dalam alur cerita, Zhong Yufei memerankan seorang pangeran yang mengalami berbagai cobaan hidup, sementara sang investor berperan sebagai putri kerajaan. Hubungan keduanya menjadi fokus utama cerita dengan banyak adegan romantis yang sengaja ditampilkan.
Namun, yang membuat publik tercengang adalah permintaan investor untuk memasukkan lebih dari 60 adegan ciuman ke dalam drama yang memiliki lebih dari 50 episode. Jumlah tersebut dinilai tidak lazim untuk ukuran drama pendek, bahkan dianggap berlebihan oleh sebagian kru produksi.
Menurut laporan media China, selama proses syuting berlangsung, kedua pemeran utama harus berkali-kali melakukan adegan ciuman. Intensitasnya yang sangat tinggi membuat kru di lokasi syuting sampai bercanda hampir setiap beberapa langkah selalu ada adegan romantis yang harus direkam.
Awalnya situasi tersebut dianggap sebagai bagian dari pekerjaan. Namun, seiring berjalannya produksi, Zhong Yufei disebut mulai merasa tidak nyaman. Sang aktor mengaku jumlah adegan mesra terus bertambah dan beberapa di antaranya dinilai melewati batas kenyamanan pribadinya.
Rasa tidak nyaman itu semakin besar ketika perubahan naskah terus dilakukan selama proses syuting. Adegan romantis terus ditambahkan hingga akhirnya menjadi sorotan di balik layar produksi.
Ironisnya, kerja keras para pemain tidak sepenuhnya sampai ke layar penonton. Setelah drama selesai diproduksi, platform streaming memutuskan menghapus lebih dari 20 adegan ciuman karena dianggap terlalu intim dan tidak sesuai dengan standar penayangan.
Kontroversi pun semakin meluas setelah kisah tersebut viral di media sosial. Bahkan sempat beredar rumor yang menyebut sutradara Meng Xing sebagai investor kaya di balik proyek tersebut. Dugaan itu langsung dibantah oleh Meng.
Ia menegaskan bahwa dirinya hanya bertugas sebagai sutradara sekaligus pihak yang memproduksi drama sesuai permintaan klien. Meng tidak memiliki hubungan pribadi dengan investor selain urusan pekerjaan.
Menurut pengakuannya, alasan ia akhirnya membuka cerita tersebut ke publik bukan semata karena kontroversi adegan ciuman. Masalah justru semakin rumit ketika investor dikabarkan menolak melunasi sisa biaya produksi sebesar 30.000 yuan, atau sekitar Rp79 juta, setelah platform streaming memangkas banyak adegan romantis dari versi akhir drama.
Meng juga mengaku beberapa kali berusaha membujuk investor agar mengurangi jumlah adegan ciuman selama proses produksi. Namun, permintaan tersebut tidak pernah disetujui sehingga naskah tetap dipenuhi berbagai adegan romantis.
Hingga kini, kisah di balik produksi drama tersebut masih menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar hiburan China. Banyak netizen mempertanyakan batas pengaruh investor terhadap proses kreatif sebuah produksi, sementara yang lain menilai kasus ini menjadi contoh bagaimana kepentingan pribadi dapat memengaruhi jalannya sebuah proyek hiburan.
Kontroversi tersebut pun kembali memicu diskusi mengenai profesionalisme, etika produksi, dan perlindungan terhadap para aktor di industri drama pendek China.
- Drama China
- Drama Pendek China
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.