Singapura Naikkan Gaji Guru 9 Persen, Penghasilan Tembus Rp126 Juta per Bulan, Indonesia Kapan?
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pemerintah Singapura kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun kualitas pendidikan nasional. Mulai Oktober 2026, Kementerian Pendidikan Singapura (Ministry of Education/MOE) menaikkan gaji guru hingga 9 persen sebagai bagian dari upaya mempertahankan tenaga pendidik berkualitas sekaligus menarik lebih banyak talenta untuk berkarier di dunia pendidikan.
Kebijakan tersebut langsung menjadi sorotan publik, termasuk di Indonesia. Pasalnya, profesi guru di Singapura memang dikenal mendapatkan penghargaan tinggi, baik dari sisi kesejahteraan, jenjang karier, maupun kesempatan untuk terus mengembangkan kompetensi.
Dalam pernyataan yang dibagikan, MOE menegaskan guru merupakan fondasi utama sistem pendidikan negara tersebut.
Oleh karena itu, pemerintah tidak hanya fokus meningkatkan pendapatan, tetapi juga terus memberikan berbagai peluang pembelajaran dan pengembangan karier sepanjang masa pengabdian para pendidik.
"Guru adalah inti dari sistem pendidikan kami. Selain penyesuaian gaji, kami akan terus mendukung para guru untuk belajar dan berkembang selama perjalanan karier mereka," demikian pernyataan Kementerian Pendidikan Singapura yang dikutip dari The Straits Times.
Sebanyak 36 Ribu Guru Nikmati Kenaikan Gaji
Program kenaikan gaji ini akan dirasakan sekitar 36.000 tenaga pendidik di bawah naungan MOE. Jumlah tersebut terdiri atas sekitar 33.000 guru sekolah, 1.700 tenaga pendidik pendukung seperti konselor sekolah, guru pendidikan khusus, hingga guru pendidikan luar ruangan, serta sekitar 1.100 guru taman kanak-kanak.
Pemerintah Singapura menilai penyesuaian gaji secara berkala menjadi langkah penting agar profesi guru tetap kompetitif di tengah persaingan pasar tenaga kerja.
Dengan demikian, sektor pendidikan mampu mempertahankan tenaga pengajar terbaik sekaligus menarik generasi baru untuk memilih profesi sebagai pendidik.
Menteri Pendidikan Singapura, Desmond Lee, juga menegaskan evaluasi terhadap gaji guru memang dilakukan secara rutin. Langkah tersebut bertujuan memastikan kesejahteraan guru tetap sejalan dengan perkembangan ekonomi dan kebutuhan profesi.
Rekomendasi juga buat kamu:
Menurut Lee, para guru memiliki peran yang jauh melampaui aktivitas mengajar di kelas. Mereka menjadi sosok yang membimbing, membentuk karakter, sekaligus mendampingi perjalanan belajar setiap siswa.
"Para pendidik adalah jantung sistem pendidikan kami. Setiap hari mereka memberikan lebih dari yang diharapkan demi mendukung perkembangan para siswa," ujar Lee.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mencetak generasi masa depan Singapura.
Tak Hanya Gaji, Kesempatan Berkembang Juga Ditingkatkan
Kenaikan gaji bukan satu-satunya bentuk penghargaan yang diberikan pemerintah. MOE juga berkomitmen memperluas berbagai program pelatihan, pengembangan kompetensi, serta kesempatan belajar bagi para guru agar mereka terus meningkatkan kualitas profesional sepanjang karier.
Strategi ini dinilai menjadi salah satu alasan mengapa sistem pendidikan Singapura secara konsisten mampu menghasilkan tenaga pengajar yang berkualitas tinggi.
Berapa Gaji Guru di Singapura?
Berdasarkan informasi resmi dari laman Kementerian Pendidikan Singapura, guru taman kanak-kanak menerima gaji sekitar SGD 3.250 hingga SGD 5.200 per bulan atau setara sekitar Rp45,4 juta hingga Rp72,6 juta.
Sementara itu, guru sekolah menengah yang telah berpengalaman, memiliki sertifikasi, dan menduduki posisi senior dapat memperoleh penghasilan sekitar Rp111 juta hingga Rp126,7 juta setiap bulan.
Besaran gaji tersebut disesuaikan dengan sejumlah faktor, seperti pengalaman kerja yang relevan, latar belakang pendidikan dan pelatihan akademik, serta masa Wajib Militer Penuh Waktu bagi pegawai yang memenuhi syarat.
Di luar gaji pokok, guru di Singapura juga memperoleh berbagai fasilitas dan tunjangan yang menunjang kesejahteraan mereka. Mulai dari tunjangan kesehatan dan perawatan gigi, cuti medis selama 14 hari, cuti darurat hingga 10 hari, sampai libur mengikuti kalender liburan sekolah.
Kebijakan terbaru ini kembali memunculkan perbincangan mengenai kesejahteraan guru di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Dengan kenaikan gaji mencapai 9 persen dan penghasilan guru senior yang dapat menembus lebih dari Rp126 juta per bulan, banyak pihak menilai langkah Singapura menjadi contoh nyata bagaimana investasi terhadap tenaga pendidik dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia.
Pertanyaannya, kapan kebijakan serupa bisa diwujudkan di Indonesia?
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Singapura Naikkan Gaji Guru 9 Persen, Penghasilan Tembus Rp126 Juta per Bulan, Indonesia Kapan? .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!