Jangan Asal Layering! Ini 5 Kombinasi Bahan Aktif Skincare agar Wajah Glowing Maksimal

Ket. Jangan Asal Layering! Ini 5 Kombinasi Bahan Aktif Skincare agar Wajah Glowing Maksimal

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Bahan aktif skincare kini semakin banyak ditemukan dalam berbagai produk perawatan kulit, terutama serum dan toner. Kandungan ini menjadi favorit banyak orang karena mampu membantu produk bekerja lebih optimal sehingga hasil perawatan dapat terlihat lebih cepat.

Selama ini, banyak pembahasan mengenai bahan aktif skincare yang sebaiknya tidak digunakan secara bersamaan. Namun, tidak sedikit pula kombinasi bahan aktif yang justru dapat saling melengkapi dan memberikan manfaat lebih maksimal untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit.

Berikut lima kombinasi bahan aktif skincare yang dinilai efektif jika digunakan dengan tepat.

1. AHA dan BHA

Kombinasi AHA dan BHA sudah menjadi salah satu perpaduan yang umum ditemukan dalam produk skincare. Meski sering dianggap sebagai satu jenis kandungan, keduanya sebenarnya merupakan bahan aktif yang berbeda dengan fungsi yang saling melengkapi.

AHA (Alpha Hydroxy Acid) bekerja dengan mengeksfoliasi lapisan terluar kulit. Beberapa jenis AHA yang sering digunakan antara lain glycolic acid dan lactic acid. Kandungan ini membantu mengangkat sel kulit mati di permukaan sekaligus menjaga kelembapan kulit.

Sementara itu, BHA (Beta Hydroxy Acid) bekerja lebih dalam dengan membersihkan sel kulit mati di dalam pori-pori.

Kandungan seperti salicylic acid menjadi salah satu jenis BHA yang paling banyak digunakan untuk membantu mengontrol produksi minyak sekaligus mengurangi risiko jerawat akibat pori-pori tersumbat.

Kombinasi AHA dan BHA dinilai efektif sebagai eksfoliator karena mampu membersihkan kulit secara menyeluruh tanpa terlalu mengganggu kelembapan alami wajah.

2. Niacinamide dan Alpha Arbutin

Niacinamide merupakan turunan vitamin B3 yang dikenal memiliki manfaat untuk membantu mencerahkan kulit, mengontrol produksi minyak berlebih, serta memperkuat skin barrier.

Di sisi lain, alpha arbutin merupakan bahan aktif alami yang berasal dari ekstrak tanaman dan banyak dimanfaatkan untuk membantu memudarkan bekas jerawat serta hiperpigmentasi.

Perpaduan kedua bahan ini dapat membantu kulit tampak lebih cerah sekaligus menyamarkan bekas jerawat. Tidak sedikit produk skincare yang telah mengombinasikan kedua kandungan tersebut dalam satu formula.

Selain itu, pengguna juga dapat menerapkan teknik layering menggunakan produk yang mengandung niacinamide dan alpha arbutin.

Meski demikian, alpha arbutin tidak disarankan digunakan saat kulit masih mengalami jerawat aktif. Karena itu, kombinasi ini lebih tepat diaplikasikan ketika kondisi kulit sudah terbebas dari jerawat.

3. Retinol dan Niacinamide

Retinol, yang merupakan turunan vitamin A, dikenal sebagai salah satu bahan aktif anti-aging yang efektif. Kandungan ini membantu mengurangi tanda-tanda penuaan seperti garis halus, kerutan, hingga flek hitam.

Namun, penggunaan retinol pada sebagian orang dapat memicu iritasi, terutama bagi pemilik kulit sensitif atau pengguna pemula.

Menurut Healthline, penggunaan retinol bersama niacinamide melalui teknik layering dapat memberikan manfaat yang baik bagi kulit. Niacinamide berperan menjaga kesehatan skin barrier sehingga mampu membantu mengurangi potensi iritasi yang sering muncul akibat penggunaan retinol.

4. AHA/BHA dan Vitamin C

Sejumlah produk skincare, khususnya dari Korea Selatan, mulai menghadirkan kombinasi AHA/BHA dengan vitamin C dalam satu produk.

Perpaduan ini dinilai efektif untuk membantu mengangkat sel kulit mati, mengontrol minyak berlebih, sekaligus membuat kulit tampak lebih cerah.

Dokter spesialis dermatologi asal San Francisco, Dr. Caren Campbell, menjelaskan bahwa kombinasi ketiga bahan tersebut cocok digunakan sebagai eksfoliator bagi pemilik kulit berminyak.

Namun, penggunaan kombinasi ini tidak dianjurkan bagi pemilik kulit normal maupun kulit kering karena berisiko memicu iritasi.

5. Vitamin C dan Niacinamide

Vitamin C dan niacinamide juga menjadi kombinasi bahan aktif yang banyak digunakan untuk membantu mencerahkan kulit.

Sempat beredar anggapan bahwa kedua kandungan ini tidak boleh digunakan secara bersamaan. Namun, ahli kimia kosmetik Perry Romanowski menjelaskan kepada BYRDIE bahwa keduanya pada dasarnya aman dikombinasikan.

Meski demikian, penggunaan vitamin C dan niacinamide sebaiknya dilakukan pada malam hari. Hal ini karena kombinasi tersebut berpotensi kurang optimal jika digunakan pada suhu tinggi atau saat kulit terpapar sinar matahari secara langsung.

Dengan penggunaan yang tepat dan disesuaikan dengan kondisi kulit, kombinasi bahan aktif skincare dapat membantu memberikan hasil perawatan yang lebih optimal.

Tetap perhatikan petunjuk penggunaan setiap produk dan lakukan uji coba pada area kecil kulit apabila baru pertama kali menggunakan kombinasi bahan aktif tertentu.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN