7 Kebiasaan Sehari-hari yang Sering Dianggap Sepele, Ternyata Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
Sabtu, 01 Agu 2026, 23:35 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COMÂ â Memiliki kulit wajah yang bersih, sehat, dan bebas jerawat menjadi impian banyak orang. Namun, meski sudah menggunakan berbagai produk skincare, masalah seperti jerawat, komedo, hingga bekas jerawat terkadang masih sulit untuk dihindari.
Munculnya breakout pada wajah tidak selalu disebabkan oleh pemilihan produk perawatan kulit yang kurang tepat. Faktor lain seperti hormon, genetik, lingkungan, hingga kebiasaan sehari-hari juga dapat memengaruhi kondisi kulit.
Tanpa disadari, beberapa aktivitas yang sering dilakukan justru dapat memperparah jerawat. Mulai dari cara mencuci wajah, kebersihan barang yang sering menyentuh kulit, hingga pola hidup sehari-hari bisa menjadi pemicu munculnya breakout.
Berikut beberapa kebiasaan yang sebaiknya mulai dikurangi agar kulit wajah tetap terjaga.
1. Menggosok Wajah Terlalu Keras
Membersihkan wajah memang penting untuk menghilangkan kotoran dan minyak. Namun, menggosok wajah secara berlebihan justru dapat menyebabkan iritasi, peradangan, bahkan memperburuk kondisi jerawat.
Gesekan yang terlalu kuat dapat merusak lapisan pelindung kulit atau skin barrier. Akibatnya, kulit menjadi lebih sensitif dan berisiko mengalami kemerahan serta penyumbatan pori-pori.
Jika ingin melakukan eksfoliasi, gunakan produk yang sesuai dengan kondisi kulit dan aplikasikan secara perlahan. Hindari menggosok wajah terlalu keras agar kulit tetap sehat.
2. Menggunakan Sarung Bantal yang Jarang Diganti
Sarung bantal menjadi salah satu benda yang sering bersentuhan langsung dengan wajah setiap malam. Jika jarang dicuci, permukaannya dapat menjadi tempat berkumpulnya minyak, keringat, debu, bakteri, hingga sisa produk rambut.
Kotoran yang menempel pada sarung bantal bisa berpindah ke kulit dan menyumbat pori-pori. Hal ini dapat meningkatkan risiko munculnya jerawat baru.
Untuk menjaga kebersihan kulit, sebaiknya rutin mengganti dan mencuci sarung bantal serta seprai secara berkala.
3. Tidak Membersihkan Alat Makeup
Brush makeup dan beauty blender yang digunakan setiap hari dapat menyimpan banyak kotoran. Sisa foundation, minyak wajah, sel kulit mati, dan bakteri bisa menumpuk jika alat makeup tidak dibersihkan secara rutin.
Ketika digunakan kembali, kotoran tersebut dapat berpindah ke wajah dan menyebabkan pori-pori tersumbat. Kondisi ini bisa menjadi salah satu penyebab munculnya breakout.
Pastikan membersihkan alat makeup secara teratur, terutama produk yang sering bersentuhan langsung dengan kulit wajah.
4. Jarang Membersihkan Ponsel
Ponsel menjadi salah satu benda yang paling sering disentuh sepanjang hari. Tanpa disadari, layar ponsel dapat menjadi tempat menumpuknya bakteri, minyak, dan berbagai kotoran dari tangan.
Saat digunakan untuk menelepon, permukaan ponsel akan menempel langsung pada wajah. Kotoran yang berpindah dari layar ke kulit berpotensi menyebabkan iritasi maupun jerawat.
Membersihkan layar ponsel secara rutin dan mengurangi kontak langsung dengan wajah dapat membantu menjaga kebersihan kulit.
5. Tidak Membilas Wajah dengan Bersih Setelah Cuci Muka
Menggunakan facial wash yang tepat belum tentu memberikan hasil maksimal jika wajah tidak dibilas dengan benar. Sisa sabun atau produk pembersih yang masih tertinggal dapat menumpuk dan menyumbat pori-pori.
Kondisi tersebut dapat membuat kulit lebih mudah mengalami breakout. Oleh karena itu, pastikan seluruh sisa pembersih sudah terangkat sebelum mengeringkan wajah.
6. Tidur dengan Makeup yang Masih Menempel
Rasa lelah setelah beraktivitas terkadang membuat seseorang malas membersihkan makeup sebelum tidur. Padahal, kebiasaan ini dapat memberikan dampak buruk bagi kondisi kulit.
Makeup yang dibiarkan semalaman dapat bercampur dengan minyak, kotoran, dan sel kulit mati sehingga berpotensi menyumbat pori-pori. Selain memicu jerawat, kebiasaan ini juga dapat menyebabkan kulit terlihat kusam.
Sesibuk apa pun aktivitas yang dilakukan, tetap luangkan waktu untuk membersihkan makeup sebelum beristirahat.
7. Mengalami Stres Berlebihan
Selain faktor dari luar, kondisi emosional juga dapat memengaruhi kesehatan kulit. Stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol yang berhubungan dengan meningkatnya produksi minyak pada wajah.
Produksi minyak berlebih dapat membuat pori-pori lebih mudah tersumbat dan memicu munculnya jerawat. Stres juga dapat memperburuk kondisi peradangan pada kulit.
Untuk mengurangi dampaknya, cobalah menerapkan gaya hidup lebih seimbang seperti tidur cukup, rutin berolahraga, melakukan relaksasi, dan menyediakan waktu untuk diri sendiri.
Menjaga kulit bebas breakout tidak hanya bergantung pada produk skincare yang digunakan. Mengubah kebiasaan kecil sehari-hari juga dapat membantu kulit menjadi lebih sehat dan terawat.
Dengan memperhatikan kebersihan, menerapkan rutinitas skincare yang sesuai, serta menjaga pola hidup, peluang mendapatkan kulit yang lebih bersih dan sehat akan semakin besar.
- Kulit Breakout
- Penyebab Jerawat
Redaktur: Afifa Khoirunnisa
Penulis: Afifa Khoirunnisa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.