Fakta Selena Gomez Buka Rare Beauty di Israel, Seruan Boikot Mendunia, Benarkah Terlibat Langsung?

Ket. Rare Beauty, produk kecantikan milik Selena Gomez.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Selena Gomez kembali menjadi sorotan publik dunia. Namun kali ini, perhatian bukan tertuju pada karier musik maupun kehidupan pribadinya, melainkan pada merek kosmetik miliknya, Rare Beauty, yang dikabarkan mulai dipasarkan di Israel pada Agustus 2026.

Kabar tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang protes. Banyak warganet menyerukan boikot terhadap Rare Beauty karena peluncuran produk itu berlangsung di tengah konflik yang masih terjadi di Gaza.

Tagar boikot pun bermunculan, sementara kolom komentar di berbagai unggahan terkait Rare Beauty dipenuhi kritik. Sejumlah pengguna media sosial mengaku kecewa dan menyatakan tidak akan lagi membeli produk kecantikan milik Selena Gomez.

Salah seorang warganet bahkan mengaku berhenti mengikuti akun sang penyanyi setelah kabar tersebut beredar. Ada pula yang secara terbuka mengajak masyarakat memboikot Rare Beauty sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina.

Hingga kini, Selena Gomez maupun pihak Rare Beauty belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kontroversi yang berkembang di media sosial tersebut.

Benarkah Selena Gomez Resmi Membuka Rare Beauty di Israel?

Di balik ramainya tudingan tersebut, muncul fakta yang memberikan konteks berbeda.

Rare Beauty memang dijadwalkan mulai tersedia di jaringan toko Be Pharm, salah satu peritel produk kesehatan dan kecantikan terbesar di Israel. Produk tersebut juga disebut akan dijual melalui aplikasi resmi milik perusahaan tersebut. Pengumuman penjualan dilakukan dalam sebuah acara promosi yang digelar oleh Be Pharm di Eilat.

Peritel itu bahkan dikabarkan telah menyiapkan stok Rare Beauty dalam jumlah besar karena memperkirakan tingginya minat konsumen terhadap merek kosmetik milik Selena Gomez.

Namun, sejumlah laporan menyebutkan bahwa kehadiran Rare Beauty di Israel tidak berasal dari peluncuran resmi ataupun kerja sama distribusi langsung antara Rare Beauty dengan Be Pharm.

Produk Masuk Lewat Jalur Impor Paralel

Berdasarkan informasi yang beredar, produk Rare Beauty dipasarkan melalui mekanisme impor paralel.

Impor paralel merupakan sistem ketika sebuah peritel membeli produk asli dari negara lain, kemudian menjualnya kembali di pasar domestik tanpa menjadi distributor resmi dan tanpa persetujuan langsung dari pemilik merek.

Dengan kata lain, hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan Selena Gomez secara pribadi atau perusahaan Rare Beauty menjalin kerja sama resmi untuk membuka bisnis maupun menunjuk Be Pharm sebagai distributor resmi di Israel.

Meski demikian, penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredakan kontroversi.

Publik Terbelah Soal Tanggung Jawab Rare Beauty

Sebagian warganet tetap menilai Rare Beauty akan memperoleh keuntungan dari penjualan produknya, sehingga Selena Gomez dianggap tetap memiliki tanggung jawab moral atas beredarnya produk tersebut di Israel.

Mereka berpendapat bahwa meskipun penjualan dilakukan melalui impor paralel, keberadaan produk di pasar tetap memberikan manfaat ekonomi bagi pemilik merek.

Di sisi lain, banyak penggemar Selena Gomez yang membela idolanya. Mereka menegaskan bahwa keputusan menjual Rare Beauty sepenuhnya berada di tangan pihak peritel yang membeli produk melalui jalur impor paralel, bukan karena peluncuran resmi dari perusahaan.

Menurut mereka, menyamakan impor paralel dengan pembukaan bisnis resmi merupakan kesimpulan yang belum didukung bukti.

Belum Ada Pernyataan Resmi dari Selena Gomez

Sampai artikel ini ditulis, Selena Gomez maupun manajemen Rare Beauty masih belum memberikan klarifikasi terkait polemik yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Selain itu, belum ditemukan pernyataan publik ataupun unggahan resmi yang menunjukkan Selena Gomez secara langsung mengumumkan peluncuran Rare Beauty di Israel atau menyatakan dukungan terhadap distribusi produk tersebut di negara itu.

Sementara itu, Be Pharm tetap berencana melanjutkan penjualan Rare Beauty sesuai jadwal pada Agustus 2026.

Di tengah memanasnya perdebatan, penting untuk membedakan antara peluncuran oleh pemilik merek dan penjualan melalui impor paralel. Meski kontroversi terus berkembang dan memicu perbedaan pendapat di media sosial, hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan Selena Gomez secara langsung membuka atau meluncurkan Rare Beauty di Israel melalui kerja sama resmi dengan peritel setempat.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN