Tak Selalu Beruntung, Dul Jaelani Ngaku Rugi Lahir Jadi Anak Ahmad Dhani: Beban Sampai Tua

Ket. Dul Jaelan (Kiri) dan Ahmad Dhani (kanan).

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Menjadi putra dari maestro musik ternama Indonesia, Ahmad Dhani, rupanya tidak selalu memberikan kemudahan bagi Dul Jaelani.

Walaupun bersyukur tumbuh di lingkungan yang kaya akan referensi musik, kekasih Tissa Biani ini secara terbuka mengaku bahwa status tersebut membawa beban moral dan ekspektasi tinggi di sepanjang perjalanan kariernya.

Karena sama-sama memilih jalur sebagai musisi, Dul Jaelani curhat kerap merasa "rugi" akibat bayang-bayang nama besar sang ayah yang membuatnya selalu dibandingkan hingga masa tua.

Perjalanan Karier, Ujian Mental, dan Kebangkitan Dul Jaelani

Bagi musisi bernama lengkap Ahmad Abdul Qodir Jaelani ini, lahir dari pasangan musisi legendaris Ahmad Dhani dan Maia Estianty bak pisau bermata dua.

Di satu sisi, ia mendapatkan pelatih serta referensi musik terbaik sejak dini. Namun di sisi lain, tekanan publik dan proses dibandingkan dengan sang ayah kerap membayangi langkahnya.

Berikut adalah poin-poin menarik dari perjalanan serta curahan hati Dul Jaelani:

Beban Dibandingkan Sepanjang Hayat

Dul menganggap perbandingan antara karya musiknya dan karya sang ayah sebagai takdir yang harus ia terima. Rasa tertekan tersebut bahkan sempat membuat mentalnya goyah.

Sempat Terpikir Meninggalkan Dunia Musik

Selama hampir lima tahun, Dul mengaku sempat ragu untuk bertahan di industri musik dan tergoda beralih ke pekerjaan lain yang menawarkan stabilitas finansial lebih pasti.

Inspirasi Awal dan Kedewasaan

Ketertarikan Dul pada musik bermula saat melihat proses kreatif Ahmad Dhani serta inspirasi dari grup musik Nirvana. Kini, di usia 25 tahun, ia makin dewasa, disiplin, dan bertanggung jawab atas pilihan kariernya.

Pengingat Saat Ingin Menyerah

Ketika rasa jenuh atau ingin menyerah menghampiri, Dul selalu mengingat kembali momen pertama kali ia memegang gitar dan kepuasan murni saat menciptakan lagu tanpa memikirkan embel-embel nama besar orang tuanya.

Kisah Dul Jaelani membuktikan bahwa popularitas orang tua bukanlah jaminan kemudahan tanpa tantangan di dunia kerja profesional. Kendati harus memikul ekspektasi besar publik, keteguhan hati dan kedewasaan Dul dalam memeluk passion-nya di bidang musik patut diapresiasi.

Pada akhirnya, kerja keras, keunikan karya, dan konsistensi pribadinyalah yang akan mengukir identitas unik seorang Dul Jaelani di panggung musik Tanah Air.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA
Advertisement
KJ-cup-2026
TERBARU
PILIHAN