Merinding! Amanda Manopo Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam Eks Staf Sebelum Polisikan Kasus Penggelapan Rp3 Miliar

Ket. Amanda Manopo.

Doc: Instagram @amandamanopo

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Aktris Amanda Manopo membagikan pengalaman mengejutkan terkait mantan karyawannya yang diduga melakukan penggelapan dana hingga miliaran rupiah.

Istri dari Kenny Austin ini mengungkapkan bahwa awal mula pemecatan sang mantan staf bukan hanya karena kejanggalan keuangan, melainkan karena ia mendapati bukti bahwa dirinya dijadikan target praktik ilmu hitam oleh terduga pelaku.

Informasi mengenai pengakuan Amanda Manopo jadi target ilmu hitam eks staf ini pun mendadak ramai diperbincangkan publik.

Bukti Rekaman CCTV Hingga Motif Ingin Merusak Hubungan

Amanda menceritakan bahwa aksi tidak wajar mantan karyawannya tersebut terbongkar melalui rekaman CCTV yang terpasang di huniannya.

Dari rekaman tersebut, terlihat sejumlah kejanggalan yang mengejutkan, seperti tindakan menaburkan tanah kuburan di sekitar rumah, memberi minuman yang telah didoakan secara khusus, hingga membakar dupa di area rumahnya.

Berikut adalah poin-poin utama terkait pengakuan Amanda Manopo:

Motif Merusak Hubungan

Menurut Amanda, terduga pelaku sengaja melakukan praktik mistis tersebut dengan niat untuk merusak hubungannya dengan sang suami, Kenny Austin.

Perlindungan Terhadap Keluarga

Amanda menegaskan bahwa jika dahulu ia cenderung diam saat diganggu, kini sikapnya berubah tegas demi melindungi keluarga dan buah hatinya.

Temuan Penggelapan Dana Rp3 Miliar

Usai pemecatan akibat aksi mistis tersebut, Amanda melakukan audit menyeluruh dan menemukan dugaan penggelapan uang senilai Rp3 miliar selama delapan bulan masa kerja pelaku. Uang tersebut diduga digunakan untuk transaksi dompet digital, liburan ke luar negeri, hingga hiburan malam.

Langkah Hukum Amanda Manopo ke Kepolisian

Atas kerugian materiil dan tindakan yang dinilai merugikan tersebut, Amanda Manopo didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin, telah menyerahkan penanganan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (22/7/2026).

Pihaknya saat ini tengah melengkapi berkas administrasi, audit keuangan, dan keterangan saksi kunci sebelum Laporan Polisi (LP) resmi dijadwalkan terbit pada Selasa (28/7/2026).

Pengalaman pahit yang dialami Amanda Manopo menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan serta transparansi dalam mengelola manajemen internal dan keuangannya. Langkah hukum tegas yang diambil Amanda diharapkan dapat memberikan keadilan atas kerugian finansial yang dialaminya sekaligus memberikan efek jera bagi pelaku.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN