Jo Malone London Luncurkan Parfum Aroma Sayuran, Koleksi Veggies Terinspirasi Kebun Inggris

Ket. Jo Malone London rilis parfum aroma sayuran.

Doc: Jo Malone London

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Jo Malone London kembali menghadirkan gebrakan di dunia parfum melalui peluncuran koleksi edisi terbatas Veggies. Berbeda dari kebanyakan rumah parfum yang mengandalkan aroma bunga atau buah sebagai daya tarik utama, koleksi terbaru ini justru mengambil inspirasi dari kebun sayur khas Inggris. Konsep yang tak biasa tersebut menghadirkan pengalaman baru bagi pencinta wewangian dengan mengeksplorasi aroma alami dari hasil bumi yang tumbuh di dalam tanah.

Langkah berani ini menjadi bukti dunia parfum terus berkembang dan tidak lagi terpaku pada bahan-bahan klasik. Melalui koleksi Veggies, Jo Malone London mengajak para penggemar parfum melihat sisi lain dari keindahan aroma alam yang selama ini mungkin jarang mendapat perhatian.

Ide unik tersebut berawal sekitar empat tahun lalu ketika Celine Roux, Global Head of Fragrance Jo Malone London, mengusulkan konsep yang berbeda. Menurutnya, sudah saatnya dunia parfum mencoba sesuatu yang lebih segar dengan menjadikan sayuran sebagai inspirasi utama dalam menciptakan aroma.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Roux bekerja sama dengan dua perfumer ternama, Mathilde Bijaoui dan Anne Flipo. Mereka melakukan perjalanan ke sejumlah kebun di Inggris, termasuk kawasan bersejarah Sissinghurst Castle, guna mengeksplorasi aroma dedaunan hijau, tanah yang lembap, hingga hasil panen segar yang menjadi ciri khas kebun sayur Inggris.

Dari proses eksplorasi tersebut lahirlah tiga parfum dengan karakter yang berbeda, namun tetap saling melengkapi.

1. Scarlet Beetroot
Parfum ini menawarkan karakter yang ceria, energik, dan penuh semangat. Aroma bit merah diolah menjadi wewangian modern yang segar dengan sentuhan elegan sehingga memberikan kesan berani sekaligus memikat.

2. Carrot Blossom
Berbeda dari Scarlet Beetroot, Carrot Blossom menghadirkan nuansa yang lebih lembut dan romantis. Aroma bunga wortel dipadukan dengan komposisi yang halus sehingga menghasilkan karakter feminin namun tetap terasa unik dibanding parfum floral pada umumnya.

3. Velvety Butternut
Sementara itu, Velvety Butternut menghadirkan aroma hangat dan menenangkan. Inspirasi dari labu butternut diterjemahkan menjadi parfum dengan karakter lembut, nyaman, dan cocok digunakan untuk menciptakan kesan elegan dalam berbagai suasana.

Agar ketiga parfum tersebut tetap memiliki identitas yang saling terhubung, Jo Malone London menambahkan sentuhan patchouli sebagai benang merah dalam keseluruhan koleksi. Kehadiran bahan ini memberikan kedalaman aroma sekaligus memperkuat karakter earthy yang menjadi ciri khas Veggies Collection.

Tak hanya menghadirkan parfum, Jo Malone London juga melengkapi koleksi ini dengan lini Green Tomato Vine yang dikhususkan untuk menghadirkan aroma segar ke dalam ruangan.

Terinspirasi dari wangi tanaman tomat yang masih basah oleh embun pagi, koleksi Green Tomato Vine tersedia dalam bentuk lilin aromaterapi, diffuser, hingga sabun cuci tangan. Seluruh produknya dirancang untuk menghadirkan sensasi seolah berada di tengah kebun yang dipenuhi tanaman merambat dan dedaunan hijau yang segar.

Peluncuran Veggies Collection menunjukkan bagaimana Jo Malone London terus berinovasi dengan menghadirkan inspirasi yang tak terduga. Jika sebelumnya rumah parfum asal Inggris ini dikenal lewat koleksi yang terinspirasi dari bunga, buah, suasana pantai, hingga tradisi afternoon tea, kini mereka membawa konsep kebun sayur menjadi sebuah karya wewangian premium.

Keberanian mengeksplorasi aroma sayuran membuktikan bahwa bahan-bahan alami yang selama ini dianggap sederhana ternyata mampu diolah menjadi parfum dengan karakter mewah, elegan, sekaligus berbeda dari kebanyakan koleksi di pasaran. Veggies Collection pun menjadi pilihan menarik bagi pencinta parfum yang ingin tampil dengan aroma unik, segar, dan tidak pasaran.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN