Banyak Pemain Bola Dunia Punya Anak Sebelum Menikah, Apa Penyebabnya?

Jum'at, 17 Jul 2026, 13:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kehidupan para pesepak bola dunia tidak hanya menarik perhatian karena prestasi mereka di lapangan, tetapi juga kehidupan pribadi yang kerap menjadi sorotan publik. Salah satu fenomena yang cukup sering diperbincangkan adalah banyaknya pemain sepak bola profesional yang telah memiliki anak sebelum resmi menikah dengan pasangannya.

Bagi sebagian orang, kondisi tersebut mungkin terasa tidak biasa. Namun, di banyak negara, khususnya di Eropa, membangun keluarga tanpa ikatan pernikahan bukan lagi hal yang dianggap tabu. Lalu, mengapa fenomena ini cukup banyak ditemukan di kalangan pesepak bola dunia? Berikut beberapa faktor yang melatarbelakanginya.

Ket. Foto: Cari tahu penyebab banyak pemain bola dunia memiliki anak sebelum menikah. — Sumber: pexels

1. Budaya Tinggal Bersama Sebelum Menikah Sudah Lumrah

Salah satu alasan utama adalah perbedaan budaya di berbagai negara. Di banyak wilayah Eropa, pasangan yang memilih tinggal bersama atau cohabitation sebelum menikah sudah menjadi hal yang umum dan diterima secara sosial.

Bahkan, banyak pasangan memutuskan membeli rumah, membangun keluarga, dan memiliki anak terlebih dahulu sebelum menggelar pernikahan. Bagi mereka, komitmen dalam hubungan tidak selalu harus dibuktikan melalui status pernikahan.

Data dari Eurostat juga menunjukkan bahwa lebih dari 40 persen bayi di negara-negara Uni Eropa lahir dari orang tua yang belum menikah. Hal ini menggambarkan bahwa pola membangun keluarga telah mengalami perubahan di sejumlah negara.

2. Hak Anak Tetap Terlindungi Secara Hukum

Selain faktor budaya, sistem hukum di banyak negara turut memengaruhi keputusan pasangan untuk tidak terburu-buru menikah.

Di berbagai negara Eropa, anak yang lahir di luar pernikahan tetap memperoleh perlindungan hukum selama orang tuanya, khususnya sang ayah, mengakui status anak tersebut secara resmi.

Hak-hak seperti akta kelahiran, layanan kesehatan, pendidikan, tunjangan keluarga, hingga hak waris tetap dapat diperoleh tanpa bergantung pada status pernikahan kedua orang tua. Kondisi ini membuat banyak pasangan tidak merasa memiliki tekanan administratif untuk segera menikah setelah memiliki anak.

3. Pengaruh Agama Berbeda di Setiap Negara

Perbedaan budaya juga berkaitan dengan tingkat pengaruh agama dalam kehidupan masyarakat.

Di sejumlah negara Barat, keputusan mengenai hubungan, pernikahan, maupun pembentukan keluarga umumnya dipandang sebagai urusan pribadi. Karena itu, banyak orang memilih waktu menikah berdasarkan kesiapan masing-masing, bukan karena tuntutan sosial atau agama.

Fenomena ini juga terlihat pada sejumlah pesepak bola yang berasal dari negara seperti Inggris, Prancis, Belanda, Norwegia, maupun Swedia. Meski memiliki latar belakang agama yang beragam, keputusan mereka dalam membangun keluarga sering kali dipengaruhi oleh norma sosial di lingkungan tempat tinggal.

4. Jadwal Karier yang Sangat Padat

Karier sebagai pesepak bola profesional juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan untuk menunda pernikahan.

Dalam satu musim, pemain harus menjalani kompetisi domestik, turnamen internasional, agenda tim nasional, aktivitas sponsor, hingga kemungkinan pindah klub. Jadwal yang padat membuat persiapan pernikahan sering kali bukan menjadi prioritas utama.

Tidak sedikit pemain yang memilih fokus pada karier terlebih dahulu, sementara pernikahan baru dilangsungkan ketika waktu dan kondisi dianggap lebih memungkinkan. Akibatnya, ada yang telah memiliki satu atau dua anak sebelum akhirnya menikah secara resmi.

Tidak Selalu Berkaitan dengan Status Hubungan

Memiliki anak sebelum menikah bukan berarti pasangan tersebut tidak memiliki komitmen. Di banyak negara, pasangan dapat menjalani hubungan jangka panjang, tinggal bersama, dan membesarkan anak tanpa harus segera mengesahkan hubungan melalui pernikahan.

Bagi sebagian orang, pernikahan merupakan pilihan pribadi yang dilakukan ketika merasa benar-benar siap, bukan sebagai syarat untuk membangun keluarga.

  • pemain sepak bola
  • atlet sepak bola

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.