Kirana Larasati Ungkap Perjuangan Hapus Tato: Sakit Luar Biasa hingga Rogoh Kocek Ratusan Juta
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Aktris Kirana Larasati membagikan kisah yang penuh perjuangan mengenai proses menghapus tato yang pernah menghiasi tubuhnya.
Keputusan tersebut bukanlah sesuatu yang diambil secara tiba-tiba, melainkan hasil dari perubahan cara pandang yang ia rasakan seiring bertambahnya usia dan perjalanan hidup yang dijalaninya.
Kirana mengungkapkan bahwa dirinya pernah memiliki delapan tato yang dibuat saat masih muda. Kala itu, tato menjadi salah satu bentuk ekspresi diri yang menurutnya sesuai dengan fase kehidupan yang sedang dijalani.
Namun, waktu membawa perspektif baru. Kini, ia memilih untuk menghapus hampir seluruh tato tersebut sebagai bagian dari proses transformasi pribadinya.
Perjalanan menghilangkan tato ternyata jauh lebih berat daripada yang dibayangkan banyak orang. Hingga saat ini, Kirana telah menjalani lima kali sesi laser di Jakarta dan tiga sesi tambahan di Korea Selatan.
Dari delapan tato yang dimilikinya, kini hanya tersisa satu yang masih dalam proses penghapusan.
Bukan hanya memerlukan waktu panjang, prosedur laser juga menghadirkan rasa sakit yang luar biasa. Kirana bahkan menggambarkan sensasi yang dirasakannya seperti disayat-sayat menggunakan "pisau neraka".
Rasa nyeri yang begitu hebat membuatnya beberapa kali harus menjalani tindakan dengan bantuan sedasi agar mampu melewati proses tersebut.
Selain rasa sakit, biaya yang harus dikeluarkan juga tidak sedikit. Menurut Kirana, satu kali sesi laser membutuhkan dana mulai dari Rp25 juta.
Jika dihitung dari jumlah sesi yang telah dijalaninya, total biaya yang dikeluarkan mencapai ratusan juta rupiah dan kemungkinan masih akan bertambah hingga proses benar-benar selesai.
Rekomendasi juga buat kamu:
Ia pun menegaskan bahwa menghapus tato jauh lebih mahal dibandingkan membuatnya. Bahkan, menurut pengalamannya, biaya yang diperlukan bisa mencapai 40 hingga 50 kali lipat dari biaya pembuatan tato itu sendiri.
"Mahal? 40-50 kali lebih mahal menghilangkannya. Lasernya berkali-kali. Dari mesin laser dengan teknik di Indonesia sampai di Korea," ujar Kirana.
Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga baginya. Ia mengaku kini memahami mengapa orang tuanya dulu sempat mengingatkan bahwa keputusan membuat tato bisa saja disesali di kemudian hari.
Saat masih muda, nasihat itu belum sepenuhnya dipahami. Namun, kini ia merasakan sendiri makna dari peringatan tersebut.
Lebih dari sekadar menghilangkan gambar di tubuh, proses ini menjadi simbol perubahan dalam hidupnya.
Kirana merasa dirinya sedang menjalani perjalanan untuk lebih mengenal diri sendiri dan menemukan makna yang lebih dalam dibanding sekadar penampilan fisik.
"Sekarang pun masih berproses. Tapi arahnya sudah beda. Dulu melihat ke luar, sekarang melihat ke dalam. Berkaca tidak perlu lagi pakai cermin atau validasi orang lain," ungkapnya.*
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Kirana Larasati Ungkap Perjuangan Hapus Tato: Sakit Luar Biasa hingga Rogoh Kocek Ratusan Juta .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!