Ruben Onsu Ungkap Alasan Tegur Keras Giorgio Antonio, Singgung Hilangnya Peran Ayah Kandung di Mata Anak

Ket. Ruben Onsu ungkap alasan tegur Giorgio Antonio

Doc: Kolase foto Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Ruben Onsu akhirnya buka suara mengenai alasan di balik teguran keras yang ia layangkan kepada Giorgio Antonio setelah sebuah potongan video siaran langsung menjadi perbincangan di media sosial.

Presenter sekaligus pengusaha itu menegaskan bahwa keberatannya bukan semata-mata karena persoalan sepele, melainkan menyangkut posisi dan peran seorang ayah dalam kehidupan anak-anaknya.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan cuplikan video live yang memperlihatkan Sarwendah tengah berbincang bersama Giorgio Antonio. Di tengah siaran tersebut, salah satu putri Ruben dan Sarwendah menelepon sang ibu untuk meminta izin mengonsumsi permen karet.

"Mami, boleh permen karet?" tanya sang anak melalui sambungan telepon.

Sebelum Sarwendah sempat menjawab, Giorgio Antonio lebih dulu memberikan respons.

"Boleh, sayang," ucap Giorgio.

Jawaban spontan itu membuat Sarwendah tampak terkejut. Ia bahkan langsung mempertanyakan tindakan Giorgio yang dinilai terlalu cepat memberikan izin.

"Kamu ngapain bilang oke?" tanya Sarwendah.

Tak lama setelah video itu viral, Ruben mengunggah ulang cuplikan tersebut di media sosial disertai pesan bernada tegas.

Ia meminta Giorgio untuk tidak ikut mengambil keputusan terkait anak-anaknya karena urusan pengasuhan merupakan tanggung jawab kedua orang tua.

Ruben Onsu Ungkap Alasan

Kini, Ruben kembali memberikan penjelasan mengenai alasan dirinya bereaksi keras. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan video tersebut direkam, tetapi menurutnya, inti persoalannya bukan terletak pada waktu kejadian, melainkan dampak yang ditimbulkan.

"Ini tidak tahu tepatnya video kapan, tapi caranya sangat berdampak untuk peran ayah kandungnya di mata anak-anaknya," tulis Ruben.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Ruben merasa tindakan sekecil apa pun yang berkaitan dengan keputusan terhadap anak dapat memengaruhi cara pandang mereka terhadap sosok ayah.

Menurutnya, jika orang lain terbiasa menjawab atau mengambil keputusan atas nama anak-anaknya, lambat laun posisi ayah bisa terasa semakin jauh di mata sang buah hati.

Dalam unggahan sebelumnya, Ruben juga mengingatkan bahwa apabila muncul situasi yang membutuhkan persetujuan orang tua, Giorgio seharusnya memberikan ruang kepada Sarwendah untuk menjawab atau menghubungi dirinya sebagai ayah.

Ruben menilai komunikasi antarkedua orang tua tetap harus menjadi prioritas dalam mengambil keputusan yang menyangkut anak, sekecil apa pun persoalannya.

Baginya, setiap aturan yang diterapkan kepada anak merupakan hasil kesepakatan orang tua dan patut dihormati oleh pihak lain.

Unggahan Ruben pun memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian mendukung sikapnya karena menganggap batasan dalam mengasuh anak harus tetap dijaga, terlebih ketika menyangkut hak dan tanggung jawab orang tua kandung.

Hingga saat ini, Giorgio Antonio belum memberikan tanggapan secara terbuka terkait penjelasan terbaru Ruben Onsu.

Sementara itu, pernyataan Ruben mengenai pentingnya menjaga peran ayah kandung terus menjadi sorotan dan memancing diskusi luas di media sosial mengenai batasan keterlibatan pihak lain dalam urusan pengasuhan anak.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN