Kekasih Sarwendah Ikut Kena Boikot Netizen, Kubu Ruben Onsu: Itu Konsekuensi Aksi Tak Pantas Saat Live TikTok!
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Gelombang boikot dan kecaman publik terhadap Sarwendah pasca-perceraiannya kian meluas di jagat maya. Sanksi sosial dari warganet kini tidak hanya menyasar sang artis secara personal, melainkan turut menyeret orang-orang terdekatnya, termasuk sang kekasih, Giorgio Antonio.
Hingga awal Juli 2026, petisi penolakan yang menuntut boikot terhadap Sarwendah di platform Change.org bahkan telah menembus angka 81 ribu tanda tangan.
Menanggapi fenomena tersebut, pihak Ruben Onsu menilai meluasnya kemarahan netizen merupakan hal yang wajar mengingat tindakan kontroversial di ruang digital itu dilakukan secara sadar dan bersama-sama.
Bukan Perbuatan Tunggal, Pengacara Nilai Sanksi Sosial Satu Paket
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyatakan bahwa reaksi keras dari masyarakat merupakan konsekuensi logis dari konten siaran langsung (live) yang dinilai melanggar batas kepantasan budaya ketimuran. Menurutnya, publik melihat tindakan tersebut sebagai satu kesatuan paket karena dilakukan bersama pasangannya di depan kamera.
"Perbuatan yang dianggap netizen tidak pantas di media sosial saat live itu kan bukan perbuatan tunggal, tapi dilakukan bersama-sama. Tentu setiap orang yang ada di video itu dinilai turut serta oleh masyarakat. Jadi wajar saja kalau sanksi sosial itu juga menyertai orang di lingkungan tersebut," ujar Minola saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Poin Kontroversi dan Dampaknya Terhadap Gugatan Hak Asuh Anak
Lebih lanjut, pihak Ruben Onsu membeberkan beberapa poin utama yang memicu kejengahan publik sekaligus menjadikannya sebagai landasan hukum di persidangan:
-
Rekomendasi juga buat kamu:
Pelanggaran Etika dan Isu Nafkah: Selain narasi yang dianggap kerap menyudutkan Ruben Onsu dan meremehkan uang nafkah senilai Rp200 juta, aksi kontak fisik berdua saat berjualan di TikTok dinilai tidak etis karena status hubungan mereka yang belum resmi secara hukum.
-
Lingkungan yang Tidak Aman Bagi Anak: Maraknya sanksi sosial dan boikot ini menjadi bukti otentik bagi kubu Ruben Onsu bahwa lingkungan tempat tinggal Sarwendah saat ini diduga kurang sehat bagi perkembangan psikologis anak-anak.
-
Eksploitasi Konten Larut Malam: Keterlibatan anak-anak dalam konten siaran langsung hingga larut malam serta paparan perilaku orang dewasa yang dinilai kurang pantas menjadi poin krusial dalam gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben.
Meluasnya boikot hingga menyeret kekasih baru Sarwendah menjadi bukti nyata betapa besarnya kekuatan sanksi sosial dari netizen di era digital. Bagi pihak Ruben Onsu, polemik di ruang publik ini bukan sekadar bumbu pelengkap drama komedi domestik, melainkan alat bukti yang kuat untuk menegaskan bahwa ruang tumbuh kembang anak-anak harus dijauhkan dari atmosfer kontroversial.
Pada akhirnya, persidangan mendatang yang akan menguji seluruh fakta ini secara objektif demi menjamin masa depan dan mental anak-anak yang terjebak di tengah perselisihan kedua orang tua mereka.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Kekasih Sarwendah Ikut Kena Boikot Netizen, Kubu Ruben Onsu: Itu Konsekuensi Aksi Tak Pantas Saat Live TikTok! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!