Cristiano Ronaldo Tersingkir, Pesan Menyentuh Anak Angkatnya Asal Aceh Bikin Warganet Terharu

Selasa, 07 Jul 2026, 17:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kekalahan Portugal dari Spanyol di babak gugur Piala Dunia 2026 meninggalkan duka mendalam bagi jutaan penggemar Cristiano Ronaldo di seluruh dunia.

Salah satu reaksi yang paling menyita perhatian datang dari Indonesia, tepatnya dari Martunis, anak angkat Ronaldo asal Aceh, yang mengunggah video penuh emosi setelah pertandingan berakhir.

Ket. Foto: Martunis beri pesan menyentuh untuk Ronaldo yang tersingkir dari Piala Dunia 2026 — Sumber: Instagram/@martunis_ronaldo

Melalui akun media sosialnya, Martunis membagikan sebuah video kolase yang memperlihatkan dirinya menangis saat menyaksikan laga Portugal melawan Spanyol.

Video tersebut kemudian dipadukan dengan momen Cristiano Ronaldo yang tak mampu membendung air mata di lapangan sesaat setelah Portugal dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Unggahan itu langsung menyentuh hati banyak penggemar sepak bola. Hubungan antara Martunis dan Ronaldo memang bukan sekadar hubungan antara idola dan penggemar.

Keduanya telah memiliki ikatan emosional yang terjalin sejak tragedi tsunami Aceh pada 2004.

Saat itu, Martunis kecil menjadi perhatian dunia setelah ditemukan selamat mengenakan jersey tim nasional Portugal.

Kisah tersebut sampai ke telinga Cristiano Ronaldo, yang kemudian datang mengunjungi Aceh dan menjalin hubungan dekat dengan Martunis.

Sejak saat itu, Ronaldo kerap menyebut Martunis sebagai anak angkatnya dan terus menjaga komunikasi dengannya.

Tak heran jika kekalahan Portugal kali ini juga menjadi pukulan emosional bagi Martunis. Dalam unggahannya, ia menyampaikan pesan yang penuh rasa hormat dan terima kasih kepada sosok yang selama ini menjadi inspirasinya.

"Terimakasih untuk semuanya Goat @cristiano. Anda tidak perlu membuktikan apapun lagi. Anda masih yang terbaik sepanjang sejarah. Selalu mendukung anda, keluarga anda dan Portugal. Semoga bisa bertemu lagi suatu hari nanti, nikmati karirmu," tulis Martunis.

Pesan tersebut menggambarkan betapa besar penghargaan Martunis terhadap perjalanan karier Ronaldo. Meski Portugal gagal melanjutkan langkah di Piala Dunia, baginya pencapaian sang megabintang tidak akan pernah pudar.

Air mata Ronaldo setelah pertandingan memang menjadi salah satu momen paling emosional di turnamen kali ini.

Pemain berusia 41 tahun itu terlihat tertunduk dan menangis di tengah lapangan setelah peluit akhir berbunyi.

Momen tersebut memunculkan spekulasi bahwa Piala Dunia 2026 bisa menjadi penampilan terakhirnya di ajang terbesar sepak bola dunia.

Video yang diunggah Martunis pun memperlihatkan bagaimana kesedihan itu dirasakan hingga ke Indonesia.

Dalam kolase tersebut, ekspresi haru Martunis seolah menjadi cerminan perasaan jutaan penggemar Ronaldo yang ikut terluka melihat idolanya gagal mewujudkan impian mengangkat trofi Piala Dunia.

Unggahan itu pun dibanjiri komentar dari warganet. Banyak yang mengaku ikut terharu melihat ikatan emosional antara Martunis dan Ronaldo yang telah terjalin selama lebih dari dua dekade.

Tidak sedikit pula yang memberikan dukungan kepada Ronaldo agar tetap menikmati sisa perjalanan kariernya.

Bagi Martunis, Cristiano Ronaldo tidak lagi harus membuktikan siapa dirinya.

Gelar juara, rekor, hingga dedikasi yang ditunjukkan selama lebih dari dua puluh tahun di level tertinggi sudah cukup menempatkannya sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa. 

Karena itulah, meski Portugal harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 lebih cepat, dukungan Martunis kepada sosok yang telah mengubah hidupnya dipastikan tidak akan pernah berubah.

  • Piala Dunia 2026
  • Laga Portugal vs Spanyol

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.