Sengketa Cerai Triliunan Rupiah Bos Samsung Group Digelar Lagi di Tengah Meledaknya Saham AI

Jum'at, 26 Jun 2026, 13:55 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pengadilan tinggi di Korea Selatan kembali melanjutkan sidang banding kasus perceraian paling menghebohkan di negara tersebut. Kasus ini melibatkan Chey Tae-won, Ketua Konglomerat SK Group, dan Roh Soh-yeong, putri dari mantan Presiden Korea Selatan.

Persidangan ini kembali dibuka di saat publik sedang menyoroti lonjakan kekayaan luar biasa yang dinikmati SK Group berkat tren cip kecerdasan buatan (AI chip boom). Perusahaan di bawah naungan mereka, SK Hynix, saat ini menjadi pemasok utama cip memori canggih untuk raksasa AI dunia seperti Nvidia.

Ket. Foto: Sengketa Cerai Triliunan Rupiah Bos SK Group Digelar Lagi di Tengah Meledaknya Saham AI — Sumber: Istimewa

Sengketa hukum ini kembali berjalan setelah upaya mediasi yang dilakukan sebelumnya tidak membuahkan hasil. Fokus utama persidangan kali ini adalah menghitung ulang pembagian harta gono-gini serta nilai aset bersama yang dimiliki pasangan tersebut.

Pada persidangan sebelumnya, pengadilan sempat memerintahkan Chey Tae-won untuk membayar pembagian aset sebesar 1,38 triliun won atau sekitar Rp16,3 triliun kepada mantan istrinya. Angka fantastis tersebut menjadikannya rekor nilai pembagian harta cerai terbesar dalam sejarah hukum Korea Selatan.

Namun, pihak Chey Tae-won mengajukan banding karena menilai ada kesalahan perhitungan terkait kontribusi keluarga Roh Soh-yeong terhadap pertumbuhan awal SK Group pada era 1990-an. Di sisi lain, melonjaknya nilai saham SK Group belakangan ini akibat permintaan cip AI yang sangat tinggi membuat kalkulasi total kekayaan bersih Chey kembali berubah drastis di mata hukum.

Para pengamat ekonomi dan hukum di Seoul menilai bahwa hasil akhir dari sengketa ini tidak hanya berdampak pada kehidupan pribadi mereka. Kasus ini berpotensi besar mengguncang struktur kepemilikan dan kendali kendali atas SK Group, yang merupakan konglomerat terbesar kedua di Korea Selatan.

Jika pengadilan tetap mewajibkan pembayaran tunai dalam jumlah masif, Chey kemungkinan besar terpaksa menjual sebagian kepemilikan sahamnya di induk perusahaan. Hal tersebut dapat memicu ketidakpastian pasar di tengah posisi krusial SK Hynix dalam rantai pasok teknologi global saat ini.

  • Sengketa Cerai Bos Samsung
  • Samsung Group

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.