Self Care Pasca Melahirkan Penting untuk Ibu Baru, Ini 6 Tips agar Tetap Sehat dan Bahagia
Ket. Self Care Pasca Melahirkan Penting untuk Ibu Baru, Ini 6 Tips agar Tetap Sehat dan Bahagia
Doc: Freepik
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Masa kehamilan sering kali menjadi periode ketika seorang perempuan mendapatkan perhatian penuh dari keluarga dan orang-orang di sekitarnya.
Namun, kondisi tersebut kerap berubah setelah bayi lahir. Fokus perhatian biasanya beralih kepada sang buah hati, sementara kebutuhan ibu justru sering terabaikan pada saat ia membutuhkannya.
Situasi ini menjadi realita yang dialami banyak ibu baru. Padahal, mengurus bayi yang baru lahir merupakan pekerjaan yang sangat menguras tenaga, baik secara fisik maupun emosional. Akibatnya, tidak sedikit ibu yang menempatkan kebutuhan dirinya sendiri di urutan terakhir.
Padahal, ibu yang sehat dan bahagia memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang bayi. Melansir dari Parents, terdapat sejumlah langkah self-care atau perawatan diri yang dapat dilakukan ibu setelah melahirkan agar tetap sehat secara fisik maupun mental.
1. Jangan Ragu Minta Bantuan
Ibu baru tidak harus menjalani semua tugas seorang diri. Membagi tanggung jawab dengan pasangan dapat membantu mengurangi beban selama masa adaptasi setelah melahirkan.
Beberapa tugas seperti mengganti popok bayi pada malam hari atau membantu menyendawakan bayi dapat dilakukan bersama pasangan.
Selain itu, jika ada keluarga atau sahabat yang menawarkan bantuan, seperti membawakan makanan atau menjaga bayi untuk sementara waktu, bantuan tersebut dapat diterima dengan terbuka.
2. Istirahat Sebisa Mungkin
Saran untuk tidur ketika bayi tidur sering kali dianggap klise, tetapi nyatanya sangat bermanfaat bagi ibu baru. Istirahat yang cukup menjadi salah satu kebutuhan utama selama masa pemulihan pascapersalinan.
Rekomendasi juga buat kamu:
Tumpukan cucian piring atau kondisi rumah yang belum rapi sebaiknya tidak menjadi prioritas utama. Sebaliknya, ibu disarankan untuk fokus memulihkan energi tubuh. Bahkan tidur siang selama 20 menit dapat membantu mencegah kelelahan yang berlebihan.
3. Tetap Terhidrasi dan Makan Bergizi
Tubuh yang baru saja menjalani proses persalinan membutuhkan waktu untuk pulih. Di saat yang sama, banyak ibu juga sedang menjalani proses menyusui yang memerlukan energi tambahan.
Karena itu, penting untuk menjaga kecukupan cairan tubuh dengan selalu menyediakan air minum di dekat tempat beraktivitas. Selain itu, konsumsi makanan bergizi juga perlu diperhatikan untuk mendukung proses pemulihan dan produksi ASI.
Pada fase ini, ibu disarankan untuk tidak terlalu fokus pada program penurunan berat badan. Prioritas utama adalah pemulihan kondisi tubuh secara menyeluruh.
4. Luangkan Waktu untuk Me Time
Perawatan diri tidak selalu identik dengan aktivitas mewah atau biaya besar. Hal-hal sederhana pun dapat menjadi bentuk me time yang efektif untuk menjaga kesehatan mental.
Mandi air hangat tanpa gangguan, menikmati secangkir kopi sambil mendengarkan podcast favorit, atau berjalan santai di sekitar rumah dapat menjadi cara sederhana untuk menyegarkan pikiran. Ibu juga tetap membutuhkan ruang untuk beristirahat dan menikmati waktu bagi dirinya sendiri.
5. Turunkan Ekspektasi
Tidak ada orang tua yang sempurna, termasuk ibu yang baru menjalani peran barunya. Karena itu, penting untuk memahami bahwa rasa lelah atau perasaan belum melakukan yang terbaik merupakan hal yang wajar.
Ibu juga disarankan untuk tidak membandingkan pengalaman mengasuh anak dengan kehidupan orang lain yang terlihat di media sosial. Setiap keluarga memiliki perjalanan yang berbeda.
Menikmati proses dan bersikap lebih lembut kepada diri sendiri dapat membantu mengurangi tekanan selama masa adaptasi.
6. Perhatikan Kesehatan Mental
Perubahan hormon setelah melahirkan dapat memicu berbagai perubahan emosi, termasuk munculnya perasaan sedih secara tiba-tiba atau kondisi yang dikenal sebagai baby blues.
Jika perasaan sedih, cemas, atau kewalahan terus berlangsung dalam waktu yang lama, ibu sebaiknya tidak memendamnya sendiri. Berbagi cerita dengan pasangan dapat menjadi langkah awal untuk mendapatkan dukungan emosional.
Apabila kondisi tersebut tidak kunjung membaik, berkonsultasi dengan tenaga profesional dapat menjadi pilihan yang tepat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Merawat Diri Bukan Bentuk Keegoisan
Masa nifas dan proses beradaptasi menjadi ibu baru memang penuh tantangan. Meski demikian, penting untuk diingat bahwa merawat diri sendiri bukanlah tindakan egois, melainkan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi.
Dengan kondisi tubuh dan pikiran yang sehat, seorang ibu dapat menjalani perannya dengan lebih baik serta memberikan perhatian dan kasih sayang yang optimal bagi buah hati.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Self Care Pasca Melahirkan Penting untuk Ibu Baru, Ini 6 Tips agar Tetap Sehat dan Bahagia .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!