Kolagen Berkurang 1 Persen Tiap Tahun Setelah Usia 30, Ikuti Cara

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM -  Memasuki usia kepala tiga, perubahan pada elastisitas dan kekencangan kulit wajah secara alami mulai terjadi.

Para ahli dermatologi menyatakan bahwa setelah seseorang menginjak usia 30 tahun, produksi kolagen alami di dalam tubuh akan mengalami penurunan sekitar 1 persen setiap tahunnya, cantiks.

Kolagen merupakan protein struktural utama yang berfungsi menjaga kulit tetap kenyal, kencang, dan bebas dari kerutan. Ketika jumlahnya terus menyusut, tanda-tanda penuaan seperti garis halus di area mata, kulit yang mulai kendur, serta hilangnya volume alami wajah akan menjadi lebih terlihat. Fenomena biologis inilah yang akhirnya mendorong popularitas tren perawatan kulit (skincare) anti-penuaan (anti-aging) berbasis stimulasi kolagen kian diminati di pasaran.

Salah satu tren skincare yang kini banyak dipilih masyarakat untuk menyiasati penurunan tersebut adalah penggunaan produk topikal yang kaya akan kandungan peptida (peptides) dan retinoid. Kombinasi bahan aktif ini dinilai sangat efektif dalam mengirimkan sinyal ke sel-sel kulit terdalam untuk memproduksi kolagen baru secara lebih aktif.

Selain itu, tren penggunaan produk yang mengandung Phyto-Collagen (kolagen berbahan dasar tumbuhan) dan Marine Collagen (kolagen dari laut) juga mengalami lonjakan permintaan yang cukup signifikan, cantiks.

"Penurunan kolagen adalah proses alami yang pasti terjadi pada setiap orang. Kunci utama untuk memperlambat efeknya adalah dengan memulai perawatan hidrasi dan stimulasi kolagen sedini mungkin sebelum garis halus menetap pada wajah," ungkap pakar estetika kulit dalam ulasan tren kecantikan.

Tak hanya mengandalkan krim malam atau serum wajah, tren ini juga bergeser ke arah perawatan holistik dari dalam, seperti konsumsi suplemen minuman kolagen cair dan suplemen antioksidan tinggi yang dinilai mampu menutrisi kulit dari lapisan terdalam, cantiks.

Guna memaksimalkan efektivitas dari tren skincare ini, para pengguna diingatkan untuk tidak melewatkan penggunaan tabir surya (sunscreen) setiap hari. Pasalnya, paparan sinar ultraviolet (UV) merupakan salah satu faktor eksternal terbesar yang dapat mempercepat kerusakan serat kolagen di dalam kulit, melebihi proses penuaan alami itu sendiri.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN