Son Heung Min Terima Permintaan Maaf, Tapi Boikot Media Korea Selatan Belum Berakhir
Rabu, 17 Jun 2026, 18:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Kapten tim nasional Korea Selatan, Son Heung Min, dilaporkan telah menerima permintaan maaf langsung dari perwakilan rombongan jurnalis Korea Selatan yang meliput Piala Dunia 2026 di Meksiko.
Langkah tersebut menjadi upaya terbaru untuk meredakan ketegangan yang dalam beberapa pekan terakhir membayangi persiapan skuad Taegeuk Warriors di ajang sepak bola paling bergengsi dunia.
Menurut sumber yang berada di sekitar tim nasional Korea Selatan, sejumlah pimpinan baru dari kelompok media yang mengikuti perjalanan tim menemui Son pada Senin (15/6).
Dalam pertemuan tersebut, mereka menyampaikan permintaan maaf resmi terkait insiden yang memicu kemarahan para pemain dan memanaskan hubungan antara skuad dengan awak media domestik.
Perselisihan bermula setelah bocornya rekaman audio dari sesi latihan terbuka tim nasional Korea Selatan pada 7 Juni lalu.
Rekaman tersebut beredar luas di publik dan memuat percakapan beberapa jurnalis yang dinilai meremehkan status wajib militer sejumlah pemain, termasuk Son Heung Min.
Komentar yang menjadi sorotan berkaitan dengan pengecualian wajib militer yang diterima Son dan beberapa pemain lainnya setelah sukses mempersembahkan medali emas bagi Korea Selatan pada ajang Asian Games 2018.
Ucapan tersebut dianggap tidak menghormati perjuangan para pemain dan memicu reaksi keras dari dalam tim.
Sebagai bentuk protes, skuad Korea Selatan mengambil langkah tegas dengan membatasi akses media domestik selama menjalani pemusatan latihan di Guadalajara, Meksiko.
Para pemain menolak sejumlah kesempatan wawancara di luar agenda resmi yang telah ditentukan oleh FIFA.
Meski permintaan maaf telah disampaikan dan diterima oleh Son Heung Min, situasi belum sepenuhnya kembali normal.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan berakhirnya boikot media dalam waktu dekat, penyerang Tottenham Hotspur itu dikabarkan tidak memberikan jawaban yang jelas.
Son memilih bersikap hati-hati dan menegaskan bahwa keputusan terkait hubungan dengan media akan dibicarakan terlebih dahulu bersama seluruh anggota skuad.
Menurutnya, langkah apa pun yang diambil harus mencerminkan kesepakatan tim, bukan keputusan individu.
Ketegangan semakin meningkat setelah sejumlah laporan dari media Meksiko dan Amerika Latin mengungkap bahwa komentar negatif tidak hanya ditujukan kepada Son.
Beberapa jurnalis Korea Selatan juga disebut sempat melontarkan kritik terhadap pelatih kepala Hong Myung Bo. Informasi tersebut akhirnya sampai ke telinga para pemain dan staf pelatih, sehingga memperburuk suasana di lingkungan tim.
Federasi Sepak Bola Korea (KFA) sebelumnya telah berusaha menjadi penengah dengan mengimbau kedua pihak untuk mengedepankan rasa saling menghormati dan profesionalisme.
Namun hingga saat ini, hubungan antara tim nasional dan media Korea Selatan masih berada dalam tahap pemulihan.
Dengan Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, perhatian kini tertuju pada bagaimana kedua pihak dapat memperbaiki komunikasi demi menjaga fokus tim dalam menghadapi tantangan besar di turnamen tersebut.*
- Son Heung Min vs Media Korea Selatan
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.