Rambut Kusam hingga Rapuh, Ini 5 Tanda Penuaan Dini yang Sering Terjadi

Minggu, 14 Jun 2026, 16:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Saat bercermin, kebanyakan orang biasanya fokus mencari uban sebagai tanda bertambahnya usia. Padahal, tanda rambut mengalami penuaan dini bisa muncul jauh sebelum helaian rambut berubah warna menjadi putih.

Rambut juga mengalami proses penuaan layaknya kulit wajah. Oleh karena itu, berbagai perubahan kecil yang terlihat sepele sering kali menjadi sinyal bahwa kesehatan rambut mulai mengalami penurunan.

Ket. Foto: Rambut Kusam hingga Rapuh, Ini 5 Tanda Penuaan Dini yang Sering Terjadi — Sumber: Freepik

Memahami perubahan tersebut sejak awal penting dilakukan agar perawatan yang diberikan bisa lebih tepat. Mengutip New Beauty, berikut sejumlah tanda rambut mengalami penuaan dini.

1. Tekstur Rambut Berubah dan Lebih Sulit Diatur

Pernah merasa rambut yang dulu mudah diatur tiba-tiba menjadi lebih kusut atau mudah mengembang? Kondisi ini ternyata bisa menjadi salah satu tanda rambut mulai menua yang sering tidak disadari.

Menurut trichologist Aga Tompkins, banyak orang mengalami peningkatan frizz, kehilangan definisi gelombang atau ikal, hingga rambut yang terasa lebih sulit ditata dibanding sebelumnya. Perubahan ini biasanya terjadi secara bertahap sehingga kerap dianggap sebagai masalah sementara.

Sementara itu, hairstylist sekaligus trichologist Gretchen Friese menjelaskan bahwa rambut yang mulai beruban sering kali memiliki tekstur lebih kasar atau kaku. Selain itu, produksi sebum alami pada kulit kepala juga cenderung berkurang seiring bertambahnya usia sehingga rambut menjadi lebih kering.

Tompkins menyebut perubahan tekstur sering menjadi tanda bahwa kutikula rambut semakin rentan dan kehilangan kelembaban. Karena itu, penggunaan sampo dan kondisioner yang sesuai dengan kebutuhan rambut menjadi semakin penting.

2. Rambut Terlihat Kusam dan Kehilangan Kilau Alami

Jika rambut terasa kurang bercahaya meski sudah dirawat rutin, kondisi ini tidak selalu disebabkan oleh cuaca atau produk perawatan yang tidak cocok. Bisa jadi, hal tersebut merupakan bagian dari proses penuaan rambut.

Jay Small, trichologist sekaligus Co-Founder Arey, menyebutkan bahwa tanda awal penuaan rambut sering diawali dengan pertanyaan sederhana, yaitu apakah rambut terlihat kusam, kering, atau kehilangan volumenya.

Menurutnya, proses munculnya uban berlangsung secara bertahap melalui proses depigmentasi. Hal inilah yang membuat rambut tampak kurang hidup dan kehilangan warna alaminya sebelum uban benar-benar mendominasi.

Kondisi ini bahkan dapat mulai terlihat pada akhir usia 20-an hingga awal 30-an. Karena itu, rambut yang tampak kurang berkilau tidak selalu berkaitan dengan usia lanjut.

3. Kulit Kepala Menjadi Lebih Kering dan Sensitif

Dalam membahas kesehatan rambut, banyak orang cenderung hanya berfokus pada batang rambut. Padahal, kondisi kulit kepala memiliki peran penting dalam menjaga kekuatan dan kesehatan rambut secara keseluruhan.

Menurut Aga Tompkins, proses penuaan juga terlihat dari kulit kepala yang terasa lebih kering, kencang, sensitif, atau mudah mengalami penumpukan kotoran. Ia menjelaskan bahwa kulit kepala juga mengalami penuaan sebagaimana kulit wajah.

Perubahan pada lapisan pelindung kulit kepala serta sirkulasi darah dapat memengaruhi kemampuan folikel dalam menghasilkan rambut yang sehat. Akibatnya, kualitas rambut yang baru tumbuh pun dapat ikut menurun.

Tompkins juga mengingatkan agar tidak menggunakan scrub atau pembersih yang terlalu keras saat kulit kepala mulai sensitif. Sebagai gantinya, disarankan menggunakan produk yang diformulasikan khusus untuk menjaga kesehatan kulit kepala.

4. Rambut Terlihat Lebih Tipis dari Biasanya

Pernah merasa kuncir rambut menjadi lebih kecil dibanding beberapa tahun lalu? Atau bagian atas kepala terlihat kurang bervolume saat ditata? Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda penuaan rambut.

Dermatolog sekaligus Co-Founder Happy Head, Ben Behnam, MD, menjelaskan bahwa folikel rambut yang menua cenderung menghasilkan rambut yang lebih tipis dan rapuh. Siklus pertumbuhan rambut juga melambat sehingga rambut tampak kurang penuh.

Gretchen Friese menambahkan bahwa kepadatan rambut sering berkurang seiring bertambahnya usia. Karena itu, banyak orang mulai menyadari perubahan volume rambut, terutama pada area puncak kepala atau saat mengikat rambut.

Dermatolog asal New York, Marisa Garshick, MD, menyarankan penggunaan produk perawatan rambut yang ringan namun mampu memberikan efek volume. Selain itu, kesehatan kulit kepala juga perlu dijaga untuk mendukung pertumbuhan rambut yang optimal.

5. Rambut Lebih Mudah Patah dan Rapuh

Jika rambut terasa mudah patah saat disisir atau sering ditemukan helai rambut yang putus di berbagai bagian kepala, kondisi ini tidak boleh diabaikan.

Menurut Aga Tompkins, rambut cenderung mengalami lebih banyak kerusakan seiring bertambahnya usia, bahkan tanpa paparan pewarnaan atau penggunaan alat styling panas yang berlebihan.

Marisa Garshick, MD, menjelaskan bahwa batang rambut dapat melemah seiring waktu sehingga lebih rentan patah dan kehilangan elastisitasnya. Akibatnya, rambut tampak kurang sehat dan sulit mempertahankan panjangnya.

Untuk mengatasinya, Tompkins menyarankan memperlakukan rambut seperti kain yang lembut dan mudah rusak. Mengurangi paparan panas, meminimalkan gesekan, serta menggunakan produk pelembap dapat membantu menjaga kekuatan rambut.

Perhatian pada Tanda Penuaan Rambut Sejak Dini

Berbagai tanda penuaan dini pada rambut tersebut dapat menjadi sinyal penting untuk mulai memberikan perhatian lebih pada kesehatan rambut dan kulit kepala. Dengan mengenali perubahan sejak awal, perawatan yang tepat dapat membantu menjaga kondisi rambut tetap sehat lebih lama.

Setelah memahami tanda-tanda tersebut, penting untuk lebih peka terhadap perubahan yang terjadi pada rambut sebelum kondisinya semakin berkembang.

  • Ciri Rambut Penuaan Dini
  • Penuaan Dini

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.