Tamara Tyasmara Mengaku Alami Teror dan Intimidasi, Merasa Diikuti hingga Takut Keluar Rumah

Ket. Tamara Tyasmara Mengaku Alami Teror dan Intimidasi, Merasa Diikuti hingga Takut Keluar Rumah

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Tamara Tyasmara mengungkapkan kabar mengejutkan terkait kondisi keamanannya. Mantan istri Angger Dimas tersebut mengaku mengalami serangkaian teror dan intimidasi dari orang tak dikenal yang membuatnya merasa tidak tenang dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Tamara mengungkapkan bahwa gangguan tersebut datang melalui pesan singkat dan media sosial. Menurutnya, pesan-pesan yang diterimanya mengandung unsur ancaman sehingga memengaruhi kondisi psikologisnya.

"Ada tindakan yang mengancam dan mengganggu melalui pesan di WhatsApp dan Instagram. Lama-kelamaan aku merasa terganggu dan menjadi takut keluar rumah," kata Tamara Tyasmara saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Merasa Selalu Diawasi Saat Beraktivitas

Situasi tersebut membuat Tamara mengaku mengalami paranoia atau perasaan takut berlebihan ketika berada di luar rumah. Ia merasa seolah-olah selalu ada seseorang yang mengawasinya, termasuk saat sedang menjalani pekerjaan di lokasi syuting.

"Aku jadi parno. Misalnya saat sedang syuting, aku selalu melihat ke kanan dan kiri. Kalau merasa ada orang yang mengikuti, aku langsung bertanya ke asisten, 'Ini siapa? Kok melihat ke arah aku terus?' Rasanya jadi tidak tenang," tuturnya.

Perasaan tidak aman tersebut, lanjut Tamara, membuat dirinya lebih waspada terhadap orang-orang di sekitar dan situasi yang ditemuinya saat bekerja maupun beraktivitas di tempat umum.

Mengaku Pernah Dibuntuti Saat Berkendara

Tak hanya menerima ancaman di dunia maya, Tamara juga mengaku pernah merasa dibuntuti oleh seseorang ketika sedang berkendara. Pengalaman tersebut membuatnya semakin khawatir terhadap keselamatannya.

"Iya, kalau aku sedang pergi menggunakan mobil, di jalan rasanya seperti ada yang menguntit. (Laporan) sempat ada beberapa bulan lalu yang akhirnya langsung aku laporkan ke Polres Jakarta Selatan," ujar Tamara.

Merasa nyawanya terancam, ia pun memutuskan untuk menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan teror dan intimidasi tersebut kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.

Kasus Masih Dalam Penyelidikan Polisi

Hingga saat ini, Tamara mengaku belum mengetahui siapa sosok yang berada di balik serangkaian ancaman dan teror yang diterimanya. Ia memilih menyerahkan seluruh proses penyelidikan kepada aparat kepolisian yang menangani laporannya.

"Untuk hal itu masih diproses oleh polisi, jadi belum tahu pasti. Nomor telepon dan akun media sosialnya memang tidak aku kenal," tuturnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik dugaan teror dan intimidasi yang dialami Tamara Tyasmara.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN